Kades Janji Tak Beri Izin, Emak-Emak Warga Tambakrejo Krembung Tolak Pendirian Minimarket di Kampungnya

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TOLAK - Sejumlah emak-emak (ibu-ibu) pemilik toko kelontong di Desa Tambakrejo, Kecamatan Krembung, Sidoarjo demo menolak pembangunan minimarket di kampungnya dengan meluruk balai desa setempat, Selasa (01/03/2022).
TOLAK - Sejumlah emak-emak (ibu-ibu) pemilik toko kelontong di Desa Tambakrejo, Kecamatan Krembung, Sidoarjo demo menolak pembangunan minimarket di kampungnya dengan meluruk balai desa setempat, Selasa (01/03/2022).

i

Sidoarjo - (republikjatim.com) - Puluhan pedagang toko kelontong dan pracangan yang didominasi emak-emak (ibu-ibu rumah tangga) warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Krembung, Sidoarjo meluruk balai desa setempat, Selasa (01/03/2022). Mereka memrotes pembangunan minimarket di kampungnya.

Dalam aksinya itu, massa ibu-ibu membentangkan spanduk dan poster sebagai wujud penolakan pendirian minimarket di kawasan RT 06 RW 03 Desa Tambakrejo. Massa ditemui Kepala Desa Tambakrejo, Sutrisno.

"Kami menolak dan tidak tidak menginginkan adanya pembangunan minimarket. Karena keseharian warga memiliki mata pencaharian maupun kehidupannya mengandalkan dari berdagang. Kedatangan ini menolak pembangunan minimarket di Desa Tambakrejo," ujar salah seorang peserta aksi demo, Ny Yuliati pedagang kelontong Desa Tambakrejo kepada republikjatim.com, Selasa (01/03/2022).

Lebih jauh, Ny Yuliati menjelaskan keberadaan minimarket dirasa sangat meresahkan warga sekitar. Keberadaan minimarket di sejumlah sekitar desanya sudah ada belasan. Menurutnya, jika dibiarkan akan terus bermunculan minimarket-minimarket baru.

"Yang jelas pendapatan pedagang kelontong di desa akan menurun drastis kalau ada minimarket. Apalagi sekarang masih pandemi, pendapatan sudah menurun. Toko kami ini merupakan salah satu penghasilan satu-satu untuk mencukupi keluarga," tegas Yuliati.

Hal yang sama disampaikan Ny Rindah Arizah (35) pedagang kelontong Desa Tambakrejo lainnya. Menurutnya, dirinya sudah 15 tahun menjadi pedagang kelontong. Toko itu merupakan satu-satunya penghasilan untuk mencukupi hidup sehari-hari.

"Kami sangat tidak setuju, kalau di desa kami ada minimarket. Usaha kami sebagai pedagang kelontong sebagai penopang kebutuhan sehari-hari menghidupi keluarga akan turun drastis. Alhamdulillah aspirasi warga direspon Kades Tambakrejo," ungkapnya.

Rindah menjelaskan berdasarkan hasil pertemuan antara Pemerintah Desa, BPD dan perwakilan warga hasilnya disepakati sejumlah keputusan bersama. Yaitu menolak adanya pembangunan minimarket. Hasil itu, secara dituangkan dalam kertas dan ditandatangani.

"Dalam hal ini kami sebagai pedagang kecil merasa dirugikan. Karena pendapatan dari berjualan berkurang drastis," paparnya.

Sementara Kepala Desa Tambakrejo, Sutrisno menegaskan isu pendirian minimarket, pihak tidak tahu dan tidak mengerti. Bahkan dia mengaku memang benar-benar tidak tahu.

"Tapi, sampai saat ini kami belum ada pemberitahuan atau surat dari salah satu pengusaha untuk mendirikan minimarket. Kalau warga keseluruhannya tidak menyetujui adanya pendirian minimarket. Kami juga tidak menyetujuinya dan tidak akan memberi izin untuk pendirian minimarket," pungkasnya. Yan/Waw

Berita Terbaru

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Selasa, 03 Feb 2026 17:11 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 17:11 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Anggota DPR RI, Arzeti Bilbina menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar kebangsaan yang menjadi tugas anggota DPR dan MPR RI…

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Usai berhasil merobohkan tembok batas di ujung Perumahan Mutiara Regency Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo mendadak petugas…

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi meresmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Sabtu…

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo tengah memacu akselerasi layanan air bersih bagi masyarakat Sidoarjo.…

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus afirmasi atas berbagai…

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam merayakan usia setengah abad, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo menggelar rangkaian Milad ke 50 dengan mengusung…