Sidoarjo (republikjatim.com) - Kwarcab Gerakan Pramuka Sidoarjo diajak untuk membantu mempertahankan program ketahanan pangan nasional. Hal ini lantaran jumlah penduduk selalu meningkat. Sementara lahan pertanian semakin lama semakin menipis.
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, Arum Sabil mengatakan dalam 5 tahun ke depan pihaknya akan fokus pada kewirausahaan dan ketahanan pangan. Salah satunya mampu mengelola hasil pertanian, perkebunan dan peternakan.
"Karena itu Gerakan Pramuka Sidoarjo harus membantu mempertahankan program ketahanan pangan. Karena saat ini jumlah penduduk Indonesia mencapai 270 juta. Sedangkan lahan pertanian hanya sekitar 7 juta hektar. Kami akan fokus masalah ketahanan pangan," ujar Arum Sabil saat melantik pengurus Mabicab Gerakan Pramuka Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (29/12/2021).
Menanggapi ajakan itu, Ketua Mabicab Kwarcab Gerakan Pramuka Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menegaskan akan bekerja keras membawa Pramuka Sidoarjo turut serta membantu menjaga dan mempertahankan program ketahanan pangan.
"Karena ketahanan pangan juga menjadi agenda kita (Pramuka Sidoarjo) dalam menangani dan berkontribusi mempertahankan ketahanan pangan," jelas Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor ini.
Selain itu, Bupati muda alumni Fisip Unair Surabaya ini menegaskan anggota Pramuka Sidoarjo juga bakal memberikan perhatian lebih terhadap remaja Kota Delta dalam memberantas dan menjauhi Narkoba.
"Yang tidak kalah penting adalah pemberantasan narkoba di kalangan remaja dan anak muda. Inovasi dan kegiatan Pramuka Sidoarjo juga nanti mengarah kesana. Karena itu bagian dari ikhtiar menyelamatkan generasi muda dan anak-anak penerus bangsa," tandas Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.
Dalam acara pelantikan itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, Arum Sabil melantik Mabicab, Kwarcab dan LPK Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sidoarjo Masa Bakti 2021-2026 di Pendopo Delta Wibawa. Adv/Hel/Waw
Editor : Redaksi