Bupati Sidoarjo : Dongkrak Pengembangan UMKM Paska Pandemi, Kolaborasi Antar Wilayah di Jatim Diperkuat

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PAPARAN - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) memaparkan soal kerjasama antar daerah di seluruh Indonesia dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya di Jawa Timur, Jumat (03/12/2021).
PAPARAN - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) memaparkan soal kerjasama antar daerah di seluruh Indonesia dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya di Jawa Timur, Jumat (03/12/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bakal terus memperkuat kerjasama antar daerah di seluruh Indonesia untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Terutama paska adanya pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.

Karena itu, Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) bakal menguatkan kerjasama antar daerah khususnya di jawa Timur. Hal ini, menjadi kunci penting dalam mendukung pengembangan UMKM.

"Saya kemarin bertemu para kepala daerah dalam rapat Kerja Apkasi. Saya sampaikan kalau penguatan konektivitas antar daerah bisa memperkuat rantai pasokan logistik bagi UMKM unggulan di setiap daerah. Karenanya, saya terus mendorong agar penguatan konektivitas antar daerah segera dilakukan. Kalau sudah ada harus diperkuat lagi," ujar Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali kepada republikjatim.com, Jumat (03/12/2021).

Rantai pasokan logistik ini, kata Bupati muda alumni Fisip Unair ini menjadi bagian penting bagi pertumbuhan UMKM. Alasannya, karena komponen biaya produksi bisa ditekan agar UMKM mampu menghasilkan produk yang berdaya saing dari sisi harga.

"Penguatan rantai pasokan logistik ini bisa dimulai dari bahan baku hingga hasil barang siap jual," imbuhnya.

Selain konektivitas yang harus diperkuat, Gus Muhdlor juga menyoroti peraturan mengenai pembelanjaan APBD untuk bantuan UMKM. Menurutnya, selama ini pemerintah daerah sedikit mengalami kesulitan memberi bantuan untuk UMKM karena secara peraturan, pemberian bantuan kepada UMKM hanya bisa melalui dana hibah.

"Itu menjadi salah satu faktor yang kami menilai cukup menghambat dalam mendorong pengembangan UMKM," tegasnya.

Untuk skema hibah, diperlukan proposal pengajuan dari UMKM bersangkutan untuk mendapat bantuan. Pengajuan proposal ini, nantinya baru bisa dimasukkan dalam perencanaan anggaran tahun berikutnya.

"Padahal UMKM butuh bantuannya harus cepat. Seperti saat masa pandemi Covid-19 ini banyak UMKM kesulitan modal. Kalau menggunakan skema hibah, maka pemerintah daerah baru bisa menyalurkan di tahun berikutnya. Ini terlalu lama dan bisa membuat UMKM gulung tikar terutama adanya pandemi Covid-19," papar Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Sementara jika menggunakan skema penghargaan, maka ada pajak hadiah yang harus dibayarkan sebesar 25 persen. Ini tentu mengurangi nominal bantuan yang bisa diberikan.

"Karena itu, melalui Apkasi kami berharap bisa menyampaikan masalah-masalah ini ke pemerintah pusat untuk dicarikan solusinya," tandasnya. Hel/Waw/Adv

Berita Terbaru

Gugah Semangat Berani Bermimpi, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Buka 1.000 Yatim Camp di Krembung Sidoarjo

Gugah Semangat Berani Bermimpi, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Buka 1.000 Yatim Camp di Krembung Sidoarjo

Minggu, 21 Jun 2026 21:42 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 21:42 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bumi Perkemahan Tanjek Wagir, Kecamatan Krembung, Sidoarjo mendadak riuh dan penuh energi positif, Minggu (21/06/2026). Sebanyak…

Hadirkan Senyum 105 Anak, Wabup Sidoarjo Ajak Relawan Terus Menebar Kebaikan di Khitan Massal Bahagia

Hadirkan Senyum 105 Anak, Wabup Sidoarjo Ajak Relawan Terus Menebar Kebaikan di Khitan Massal Bahagia

Minggu, 21 Jun 2026 21:20 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 21:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Kantor Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian, Sidoarjo, tampak berbeda, Minggu (21/06/2026). Tangis haru bercampur tawa…

Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Sidoarjo dan BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan ‘GARDU Sosial’ RT/RW dan Rumah Ibadah

Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Sidoarjo dan BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan ‘GARDU Sosial’ RT/RW dan Rumah Ibadah

Minggu, 21 Jun 2026 18:38 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 18:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mengambil langkah progresif untuk melindungi warganya dari risiko sosial ekonomi. Berkolaborasi dengan BPJS…

Usulkan SDN Pucang 2 Jadi Cagar Budaya, PDI Perjuangan Sidoarjo Lacak Jejak Pemikiran Bung Karno di Bumi Jenggolo

Usulkan SDN Pucang 2 Jadi Cagar Budaya, PDI Perjuangan Sidoarjo Lacak Jejak Pemikiran Bung Karno di Bumi Jenggolo

Minggu, 21 Jun 2026 14:55 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Diskusi mengenai rekam jejak Sang Proklamator RI, Ir Soekarno seolah tidak pernah habis dikupas. Terbaru, Dewan Pimpinan Cabang…

KSB DPC PKB Sidoarjo Terbentuk, Nakhoda Baru Diperkenalkan Abah Usman Siap Bekerja Total Jadi Bendahara

KSB DPC PKB Sidoarjo Terbentuk, Nakhoda Baru Diperkenalkan Abah Usman Siap Bekerja Total Jadi Bendahara

Sabtu, 20 Jun 2026 17:17 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 17:17 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Teka-teki mengenai komposisi elite penentu kebijakan di tubuh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Sidoarjo akhirnya…

Jaga Akar Tradisi, Guntur dan Warih Andono Bersama Para Budayawan Kolaborasi Nguri-Uri Budaya Sidoarjo

Jaga Akar Tradisi, Guntur dan Warih Andono Bersama Para Budayawan Kolaborasi Nguri-Uri Budaya Sidoarjo

Jumat, 19 Jun 2026 18:33 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran modernisasi, Kabupaten Sidoarjo justru membuktikan diri sebagai daerah yang enggan melupakan akar sejarahnya.…