Bupati Sidoarjo Ajak KPK Cek Proyek Pembangunan Frontage Road Aloha - Gedangan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
CEK - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengecek proyek pembangunan Frontage Road (FR) Aloha - Gedangan bersama Direktur Koordinasi Supervisi III KPK Bachtiar Ujang Purnama, Selasa (16/11/2021).
CEK - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengecek proyek pembangunan Frontage Road (FR) Aloha - Gedangan bersama Direktur Koordinasi Supervisi III KPK Bachtiar Ujang Purnama, Selasa (16/11/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembangunan Frontage Road (FR) Aloha - Gedangan terus dikejar sebagai salah satu ikhtiar untuk mengurai kemacetan yang menjadi problem utama dan klasik di wilayah langganan macet itu. Karena itu, Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengecek lokasi pembangunan proyek itu bersama Direktur Koordinasi Supervisi III KPK Bachtiar Ujang Purnama, Selasa (16/11/2021).

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengatakan, pembangunan FR adalah salah satu prioritas yang terus dikebut pekerjaannya. Meski dalam pengerjaannya, banyak lika-liku dan halangan.

"Karena pembangunannya harus melibatkan lintas sektor. Ada beberapa tantangan yang diurai. Tapi, kami tetap optimis Insyaallah proyek FR ini selesai sesuai rencana," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Rabu (17/11/2021).

Selain itu, Gus Muhdlor menjelaskan pihaknya mengajak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melihat proyek itu. Pihaknya berkeinginan semua berjalan transparan dan tak ada yang main-main. Buktinya, Gus Muhdlor mengunjungi lokasi pembangunan FR bersama Direktur Koordinasi Supervisi III KPK Bachtiar Ujang Purnama.

"Kami menjelaskan semuanya secara detail. Komitmen Pemkab Sidoarjo semua harus taat peraturan, transparan, dan tidak ada yang melanggar peraturan. Pokoknya, jangan ada yang main-main karena semua ini menggunakan uang rakyat," tegas Bupati Alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Tidak hanya itu, Gus Muhdlor juga menyarankan kepada kontraktor pelaksana proyek agar menambah pegawai atau jam kerja untuk dapat mengejar pembangunan FR yang tertinggal 10 persen dari skedulnya itu.

"Kontraktor bisa menambah pegawai atau jam kerja (lembur) agar pekerjaannya bisa diselesaikan tepat waktu," pintah alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Gus Muhdlor mengungkapkan beberapa tantangan yang muncul yakni ada beberapa tanah yang baru saja dilakukan pembebasan. Hal itu, yang menjadikan penghalang percepatan pembangunan FR.

"Seandainya ada keterlambatan yang tidak berefek banyak. Kemuungkinan nanti hanya memakan waktu 7-10 hari untuk mempercepat penyelesaiannya. Tentunya ini membutuhkan perhatian ekstra. Kami mengimbau warga yang sudah mendapatkan ganti rugi agar segera mengosongkan dan mengambil barang miliknya yang masih bisa dimanfaatkan kembali," urainya.

Sementara Kepala Administrasi Pembangunan Pemkab Sidoarjo, Dwi Eko Saptono mengakui pada minggu ke 14 dan 15, proyek pembangunan FR mencapai 40 persen. Hal itu kurang dari target skedul yang ditetapkan sebesar 50 persen. Kekurangan itu, bakal dikejar pengerjaannya dalam minggu ke 15 dan 16 berikutnya.

"Pembebasan lahan menjadi permasalahan percepatan pembangunan FR Aloha - Gedangan. Informasinya, hari ini ada lagi yang sudah terbayarkan. Sehingga akses soal material mesin-mesin bisa juga langsung mengarah ke pemukiman warga," tandasnya. Zak/Hel/Waw/Adv

Berita Terbaru

Desak Keterbukaan, Sikap 'Denial' Dikbud Sidoarjo Dikritik Balik Soal Misteri Dugaan Hilangnya 992 Kursi SPMB SMPN 2026

Desak Keterbukaan, Sikap 'Denial' Dikbud Sidoarjo Dikritik Balik Soal Misteri Dugaan Hilangnya 992 Kursi SPMB SMPN 2026

Kamis, 25 Jun 2026 23:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 23:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Sidoarjo kini tengah memicu…

Bahas Sidoarjo 'Naik Kelas', Wabup Mimik Idayana Gandeng HIPMI Bikin Terobosan Pengembangan Ekonomi

Bahas Sidoarjo 'Naik Kelas', Wabup Mimik Idayana Gandeng HIPMI Bikin Terobosan Pengembangan Ekonomi

Kamis, 25 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 21:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tampaknya benar-benar emoh melihat roda perekonomian daerah berjalan biasa-biasa saja.…

Wabup Mimik Beri Jempol 3 Pelajar Sidoarjo Pilihan Gagas Gerakan Tukar Sampah Plastik Jadi Bibit Tanaman

Wabup Mimik Beri Jempol 3 Pelajar Sidoarjo Pilihan Gagas Gerakan Tukar Sampah Plastik Jadi Bibit Tanaman

Kamis, 25 Jun 2026 20:13 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:13 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Masalah sampah plastik yang kerap bikin pusing pasrah di tangan anak muda kreatif. Tiga pelajar asal Kabupaten Sidoarjo yang…

Gandeng Kreator Digital, Pemkab Sidoarjo Siap Sulap Komunikasi Publik Jadi Lebih Modis dan Kilat

Gandeng Kreator Digital, Pemkab Sidoarjo Siap Sulap Komunikasi Publik Jadi Lebih Modis dan Kilat

Kamis, 25 Jun 2026 19:45 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 19:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo tampaknya emoh ketinggalan zaman dalam urusan komunikasi publik. Sadar, era digital menuntut pergerakan yang…

Kasus Dugaan TKD Jadi Rumah Kos Elite, Sekdes Damarsi Kali Kedua Diperiksa Maraton Pidsus Kejari Sidoarjo

Kasus Dugaan TKD Jadi Rumah Kos Elite, Sekdes Damarsi Kali Kedua Diperiksa Maraton Pidsus Kejari Sidoarjo

Kamis, 25 Jun 2026 16:46 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 16:46 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo tampaknya terus bergerak maraton mendalami dugaan kasus…

Materi Gugatan Dinilai Kabur, Pelantikan Kades Terpilih Sidokepung Ariantono Tetap Digelar 29 Juni

Materi Gugatan Dinilai Kabur, Pelantikan Kades Terpilih Sidokepung Ariantono Tetap Digelar 29 Juni

Kamis, 25 Jun 2026 10:59 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 10:59 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sidang perdana gugatan sengketa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo digelar di Pengadilan…