Sungai Kedunguling Tak Diplengseng, Warga RW 03 Temu Prambon Langganan Banjir Tiap Musim Hujan Sejak 2014

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BANJIR - Salah satu sudut RW 03 Desa Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo yang kerap menjadi langganan banjir setiap musim hujan sejak Tahun 2014 lalu karena sungai Avour Kedunguling tidak diplengseng, Selasa (19/10/2021).
BANJIR - Salah satu sudut RW 03 Desa Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo yang kerap menjadi langganan banjir setiap musim hujan sejak Tahun 2014 lalu karena sungai Avour Kedunguling tidak diplengseng, Selasa (19/10/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suksesi penyelesaian masalah banjir di kota Delta bisa diukur saat musim hujan tiba. Sampai saat ini, masih banyak ditemui sejumlah wilayah di Sidoarjo yang terendam banjir setiap musim hujan.

Satu diantaranya yang masih menjadi langganan banjir adalah warga RT 01 sampai RT 04, RW 03, Dusun/Desa Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo. Warga kampung ini, meski hanya hujan satu jam, bisa dipastikan menjadi langganan banjir. Banjir masuk rumah warga itu sekitar 30 hingga 40 sentimeter.

Salah seorang warga RT 01, RW 03 Desa Temu, Ny Misni mengaku merasa sangat terganggu dengan banjir yang kerap melanda kampungnya. Bahkan hal itu tidak bisa membuat dirinya dan keluarganya tidur nyenyak setiap kali hujan melanda.

"Hujan deras sekira satu jam saja, rumah kami sudah kena banjir sampai masuk ke rumah. Termasuk masuk rumah warga sekitar. Banjir itu sangat membuat kami harap-harap cemas," ujar Misni kepada republikjatim.com, Selasa (19/10/2021).

Perempuan satu anak ini menjelaskan banjir di kampungnya disebabkan luapan air sungai Avour Kedunguling yang kerap tumpah ruah. Apalagi, sungai tidak mampu menampung air hujan. Akibatnya, air sungai meluber ke jalan dan masuk ke rumah-rumah warga di sekitar aliran sungai itu.

"Setiap hujan lebat air sungai sungai Avour Kedunguling penuh dan melaju deras masuk ke rumah kami. Bahkan tanah yang di samping rumah kami ini lambat laun longsor. Kami sudah berinisiatif membuat plengsengan sendiri dengan sesek (anyaman bambu) ditancapkan bambu sebagai penahan agar tidak longsor. Itu pun masih was-was kalau sungai Avour Kedunguling banjir lagi," imbuhnya.

Misni mengaku setiap banjir ketinggiannya mencapai satu lutut. Bahkan airnya tidak surut dalam waktu satu sampai dua jam. Akan tetapi, bisa sampai 3 hari lamanya banjir itu.

"Kalau hujan lebat dari arah barat kami hanya bisa pasrah melihat dan menunggu banjir surut berhari-hari," ungkapnya.

Sementara Sekretaris Desa (Sekdes) Temu, Edy Purwanto mengakui setiap tahun warganya terkena dampak arus sungai Kedunguling. Apalagi air bisa meluber ke rumah warga. Kondisi itu sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan penduduknya. Mulai terkena penyakit disentri, DBD, gatal-gatal (iritasi) dan dampak penyakit lainnya.

"Tidak hanya penyakit yang ditimbulkan dari banjir itu. Tapi berdampak erosi tanah bagi rumah warga. Kemarin ada rumah warga yang abrasi karena arus deras sungai hingga sebagian tanahnya masuk ke dalam sungai. Termasuk salah satu rumah warga ada yang hampir roboh di RW 02. Sebagian lagi di sebelahnya makam umum juga ambrol karena erosi sungai Avour Kedunguling," tegasnya.

Edy berharap Dinas Pekerjaan Umum Bima Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo membangun plengsengan atau bronjong sungai Avour Kedunguling. Karena kalau banjir sangat deras. Sekaligus agar tidak menggerus tanah warga. Menurut Edy setiap tahun itu pihaknya sudah mengusulkan di Musrengbangdes melalui desa dan kecamatan sejak Tahun 2014 lalu. Namun hingga kini usulan itu tidak pernah mendapatkan tanggapan Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo.

"Pengajuan kami tak disetujui kemungkinan karena terbentur anggaran. Kami butuh dibangunkan plengsengan kanan dan kiri sekitar 200 meter mulai dari depan masjid dekat jembatan hingga ke timur sampai ke makam itu. Panjang totalnya 400 meteran. Sungai Avour ini arusnya sangat deras dengan kedalaman 7 meter, terusan sungai Desa Cangkringturi sangat panjang dan berdampak pada Sungai Purboyo arusnya terlalu kecil," tandasnya. Zak/Waw

Berita Terbaru

Divonis 10 Tahun Penjara, Mantan Plt Bupati Sidoarjo Hudiyono Beri Perlawanan Hukum Lewat Banding

Divonis 10 Tahun Penjara, Mantan Plt Bupati Sidoarjo Hudiyono Beri Perlawanan Hukum Lewat Banding

Selasa, 04 Agu 2026 19:55 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 19:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak akhir persidangan kasus dugaan korupsi dana hibah Dinas Pendidikan Jawa Timur menuai ketegangan. Mantan Plt Bupati…

Perkuat Literasi Perpajakan, Kanwil DJP Jatim II Gandeng Insan Media Sikapi Isu Terkini Lewat Media Gathering 2026

Perkuat Literasi Perpajakan, Kanwil DJP Jatim II Gandeng Insan Media Sikapi Isu Terkini Lewat Media Gathering 2026

Selasa, 04 Agu 2026 16:29 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 16:29 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur (Jatim) II menggelar kegiatan Media Gathering dan Media…

Adu Taktik di Atas Rumput Sintetis, PWI Sidoarjo Asah Kekompakan, Sapma PP Tatap Masa Depan Siapkan Regenerasi

Adu Taktik di Atas Rumput Sintetis, PWI Sidoarjo Asah Kekompakan, Sapma PP Tatap Masa Depan Siapkan Regenerasi

Selasa, 04 Agu 2026 09:38 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 09:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Si kulit bundar kembali menunjukkan sihirnya sebagai pemersatu. Di bawah hangatnya sorot lampu Lapangan Mini Soccer Ben's Arena,…

Jaga dari Isu Kerusuhan, Forkopimda Jatim Bersatu Tangkal Hoaks dan Polarisasi Digital di Medsos

Jaga dari Isu Kerusuhan, Forkopimda Jatim Bersatu Tangkal Hoaks dan Polarisasi Digital di Medsos

Selasa, 04 Agu 2026 09:18 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 09:18 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Di tengah derasnya arus disinformasi dan konten provokatif yang beredar di ruang digital, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah…

Perkuat Sinergi Keumatan, Bupati Subandi Silaturahmi PD Muhammadiyah Boyong Pejabat Pemkab Sidoarjo

Perkuat Sinergi Keumatan, Bupati Subandi Silaturahmi PD Muhammadiyah Boyong Pejabat Pemkab Sidoarjo

Senin, 03 Agu 2026 23:08 WIB

Senin, 03 Agu 2026 23:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, Kompleks Perguruan…

Atasi Penumpukan Sampah di Sungai Sukodono, Wabup Sidoarjo Siapkan Solusi Jangka Pendek hingga Bangun TPS3R

Atasi Penumpukan Sampah di Sungai Sukodono, Wabup Sidoarjo Siapkan Solusi Jangka Pendek hingga Bangun TPS3R

Senin, 03 Agu 2026 19:25 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembersihan berkala rupanya belum cukup untuk menyudahi persoalan tumpukan sampah di aliran sungai Kecamatan Sukodono.…