Wabup Sidoarjo Minta BPD Bangun Komunikasi dan Koordinasi Baik Dengan Pemerintah Desa

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RAKERDA - Wabup Sidoarjo, Subandi menutup acara Rakerda Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Jatim yang digelar selama dua hari 12-13 Juni 2021 di Hotel Halogen Juanda Sedati, Sidoarjo, Minggu (13/06/2021).
RAKERDA - Wabup Sidoarjo, Subandi menutup acara Rakerda Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Jatim yang digelar selama dua hari 12-13 Juni 2021 di Hotel Halogen Juanda Sedati, Sidoarjo, Minggu (13/06/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Rakerda Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Jawa Timur yang digelar selama dua hari yakni tanggal 12-13 Juni 2021 di Hotel Halogen Juanda Sedati, Minggu (13/06/2021). Pentupan acara ini dilaksanakan Wakil Bupati Sidoarjo Subandi. Kegiatan ini diikuti pengurus BPD kabupaten/kota se Jatim.

Wabup Sidoarjo, Subandi mengatakan salah satu tugas BPD sebagai kanal aspirasi dan pengawasan penyelenggaraan pemerintah. Keberadaan BPD sangat penting dalam menentukan kemajuan pembangunan desa.

"BPD sebagai lembaga formal yang punya peran strategis dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, demokratisasi dan kesejahteraan warga," ujarnya.

Bagi Subandi yang juga mantan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo ini, BPD harus mampu menjadi benteng dari budaya birokrasi yang tidak bersih serta mampu merumuskan indikator kinerja untuk meningkatkan pembangunan yang ada di desa. Untuk mewujudkan itu, diharapkan setiap anggota BPD senantiasa meningkatkan kapasitas SDM dan inovasinya.

"Termasuk menghindari disharmonisasi antar BPD dan pemerintah desa yang seringkali terjadi tidak terjadi. Karena keberadaan BPD dalam pemerintahan desa adalah check and balance. BPD memiliki hak bertanya, konfirmasi dan hal-hal untuk transparansi di desa," imbuhnya.

Oleh karenanya Wabup Sidoarjo yang juga mantan Kepala Desa Pabean Kecamatan Sedati ini meminta BPD harus benar-benar bisa menjadi rekan kepala desa dalam membangun desa. Bahkan, BPD harus menjadi pilar utama dan jembatan koordinasi pemerintahan desa dan masyarakat. BPD tidak boleh dinilai hanya sebagai pemberi stempel untuk memberikan legitimasi kepada pemerintah desa.

"Jembatan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa harus dapat dibangun dengan baik. Dengan dua hal itu, kami yakin tidak ada BPD dengan kepala desa saling bermusuhan. Saya berharap seluruh BPD dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan memahami Tupoksi serta regulasi yang ada. Agar mampu mengurai setiap permasalahan dan berperan aktif dalam membangun desa sesuai slogan Abpednas yakni membangun desa menata kota," tegasnya.

Sementara itu Ketua DPD Abpednas Jatim, Agus Budi menegaskan keberadaan Abpednas untuk mengawal dan mengawasi pembangunan negeri. Dirinya yakin keberadaan Abpednas bukan menjadi oposisi pemerintah desa. Namun untuk ikut bersama membangun desa.

"Keberadaan Abpednas bukan dalam rangka bertentangan atau menjadi oposisi dari pemerintah," katanya.

Dalam kesempatan itu, dirinya meminta dukungan kepada seluruh pengurus Abpednas untuk menjadikan Abpednas Jatim lebih maju. Hal ini penting demi kemajuan desa di Jawa Timur, khususnya pembangunan Indonesia.

"Kami berharap kepada Pemkab Sidoarjo mendukung keberadaan Abpednas Jatim," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Optimisme Baru dari Trawas, Muswil VI KAHMI Jatim Siap Kawal Jawa Timur Jadi Gerbang Baru Utama Nusantara

Optimisme Baru dari Trawas, Muswil VI KAHMI Jatim Siap Kawal Jawa Timur Jadi Gerbang Baru Utama Nusantara

Jumat, 25 Sep 2026 20:39 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:39 WIB

Mojokerto (republikjatim.com) - Korps Alumni HMI (KAHMI) Jawa Timur resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI pada 25 hingga 27 September 2026 di Hotel…

Tingkatkan Penerimaan Negara, DJP Jatim Sita dan Lelang 69 Aset Penghutang Pajak Senilai Rp 29,8 Miliar

Tingkatkan Penerimaan Negara, DJP Jatim Sita dan Lelang 69 Aset Penghutang Pajak Senilai Rp 29,8 Miliar

Jumat, 25 Sep 2026 15:34 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 15:34 WIB

Malang (republikjatim.com) - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur (Jatim) Bersatu bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jatim menggelar…

Bikin Faktur Pajak Fiktif Hampir Rp 1 Miliar, Bos Perusahaan Konstruksi Diserahkan Penyidik Pajak ke JPU Kejari Sidoarjo

Bikin Faktur Pajak Fiktif Hampir Rp 1 Miliar, Bos Perusahaan Konstruksi Diserahkan Penyidik Pajak ke JPU Kejari Sidoarjo

Kamis, 24 Sep 2026 22:20 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 22:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur (Jatim) II menyerahkan…

Singkirkan Ratusan Pesaing, Muda Mudi Sidoarjo Melenggang ke Final Duta Budaya Jatim 2026, Bupati Ajak Warga Beri Voting

Singkirkan Ratusan Pesaing, Muda Mudi Sidoarjo Melenggang ke Final Duta Budaya Jatim 2026, Bupati Ajak Warga Beri Voting

Rabu, 23 Sep 2026 23:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 23:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Prestasi membanggakan kembali diukir generasi muda Kabupaten Sidoarjo. Dua putra-putri terbaik daerah, Muhammad Rasya Islami…

Sinyal Hijau Menuju Liga 1, Pemkab Sidoarjo Siap Totalitas Sokong Deltras FC, Ini Beberapa Syarat Mutlaknya

Sinyal Hijau Menuju Liga 1, Pemkab Sidoarjo Siap Totalitas Sokong Deltras FC, Ini Beberapa Syarat Mutlaknya

Rabu, 23 Sep 2026 22:30 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 22:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Angin segar bertiup kencang bagi publik sepak bola Delta. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo secara terbuka menyatakan…

Kasus Pembatalan Akta Kelahiran di Sidoarjo Melonjak 2 Kali Lipat, Kepala Dispendukcapil Warning Kejujuran Data Adminduk

Kasus Pembatalan Akta Kelahiran di Sidoarjo Melonjak 2 Kali Lipat, Kepala Dispendukcapil Warning Kejujuran Data Adminduk

Rabu, 23 Sep 2026 17:16 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 17:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Sidoarjo mencatat peningkatan signifikan pada kasus pembatalan…