Gus Muhdlor Ajak APSAI Ambil Peran Nyata Wujudkan Sidoarjo Kota Layak Anak

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
LAYAK ANAK - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) ajak APSAI Sidoarjo mengambil bagian dan berperan aktif melalui aksi nyata bersama pemerintah mewujudkan Sidoarjo menyandang Kota Layak Anak (KLA) di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (02/06/2021).
LAYAK ANAK - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) ajak APSAI Sidoarjo mengambil bagian dan berperan aktif melalui aksi nyata bersama pemerintah mewujudkan Sidoarjo menyandang Kota Layak Anak (KLA) di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (02/06/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di hadapan para pengurus Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Sidoarjo, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menargetkan di masa memimpinan Sidoarjo bisa menyandang Kota Layak Anak (KLA). Karena itu, Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor ini mendorong organisasi APSAI Sidoarjo yang baru dilantik mengambil bagian dan berperan aktif melalui aksi nyata bersama pemerintah mewujudkan Sidoarjo menyandang KLA itu.

"Memenuhi hak-hak anak agar bertumbuh kembang dengan baik serta memberi perlidungan adalah tanggung jawab kita bersama khususnya pemerintah. Termasuk mencegah kasus kekerasan yang dialami anak menjadi prioritas bersama," ujar Gus Muhdlor, Rabu (02/06/2021) di Pendopo Delta Wibawa.

Pemkab Sidoarjo, untuk urusan anak kata alumnus Fisip Unair Surabaya ini sudah menunjukkan komitmennya dalam memenuhi dan memberikan perlidungan dari ancaman kekerasan. Komitmen itu dibuktikan dengan adanya layanan 24 jam menangani pengaduan maupun melayani pendampingan. Hal itu, sejak dibentuknya Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) dibawah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Pemkab Sidoarjo.

"Keberadaan PPPA menjadi penting seiring dengan meningkatkan jumlah anak di Sidoarjo. Data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Tahun 2020 mencatat jumlah anak usia rentang 0-18 tahun mencapai 508.838 orang. Jumlah ini tidak sedikit. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak baik lembaga pemerintah maupun non pemerintah ikut ambil bagian dalam memenuhi hak-hal anak. Terutama dalam mewujudkan Sidoarjo KLA," pintahnya.

Bagi Gus Muhdlor yang juga alumni SMAN 4 Sidoarjo ini, kehadiran lembaga non pemerintah seperti APSAI membawa harapan dan kekuatan baru dalam memenuhi syarat KLA itu.

"Karena APSAI bisa menjadi mitra pemerintah mewujudkan Sidoarjo kota ramah anak itu," tegasnya.

Sementara Kepala (DP3AKB) Pemkab Sidoarjo, Ainun Amali menegaskan tujuan dibentuknya APSAI untuk mengajak dunia usaha, baik perusahaan besar maupun kecil bersama-sama melindungi, memenuhi kebutuhan dan hak anak. Harapannya APSAI memiliki komitmen dan bisa sinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan Sidoarjo kota layak anak. Yaitu melalui peran nyata dunia usaha dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak anak.

"Tahun 2018 Sidoarjo menyandang KLA dari Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) dengan kategori Madya. Tahun berikutnya, 2019 Sidoarjo kembali menyandang KLA dengan kategori Nindya, naik satu tingkat. Tahun 2020 DP3AKB sudah membentuk gugus tugas layak anak pada tingkat kecamatan, desa dan kelurahan," ungkapnya.

Mantan Camat Prambon ini memaparkan Pemerintah Indonesia Tahun 2006 meratifikasi hak anak melalui keputusan Presiden RI No 36 tahun 1990 dan pada tahun 2014 menetapkan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tetang Perlindungan Anak yang menekankan negara wajib memenuhi lima kluster yang menjadi hak anak.

"Yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya serta perlindungan khusus," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Optimisme Baru dari Trawas, Muswil VI KAHMI Jatim Siap Kawal Jawa Timur Jadi Gerbang Baru Utama Nusantara

Optimisme Baru dari Trawas, Muswil VI KAHMI Jatim Siap Kawal Jawa Timur Jadi Gerbang Baru Utama Nusantara

Jumat, 25 Sep 2026 20:39 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:39 WIB

Mojokerto (republikjatim.com) - Korps Alumni HMI (KAHMI) Jawa Timur resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI pada 25 hingga 27 September 2026 di Hotel…

Tingkatkan Penerimaan Negara, DJP Jatim Sita dan Lelang 69 Aset Penghutang Pajak Senilai Rp 29,8 Miliar

Tingkatkan Penerimaan Negara, DJP Jatim Sita dan Lelang 69 Aset Penghutang Pajak Senilai Rp 29,8 Miliar

Jumat, 25 Sep 2026 15:34 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 15:34 WIB

Malang (republikjatim.com) - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur (Jatim) Bersatu bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jatim menggelar…

Bikin Faktur Pajak Fiktif Hampir Rp 1 Miliar, Bos Perusahaan Konstruksi Diserahkan Penyidik Pajak ke JPU Kejari Sidoarjo

Bikin Faktur Pajak Fiktif Hampir Rp 1 Miliar, Bos Perusahaan Konstruksi Diserahkan Penyidik Pajak ke JPU Kejari Sidoarjo

Kamis, 24 Sep 2026 22:20 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 22:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur (Jatim) II menyerahkan…

Singkirkan Ratusan Pesaing, Muda Mudi Sidoarjo Melenggang ke Final Duta Budaya Jatim 2026, Bupati Ajak Warga Beri Voting

Singkirkan Ratusan Pesaing, Muda Mudi Sidoarjo Melenggang ke Final Duta Budaya Jatim 2026, Bupati Ajak Warga Beri Voting

Rabu, 23 Sep 2026 23:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 23:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Prestasi membanggakan kembali diukir generasi muda Kabupaten Sidoarjo. Dua putra-putri terbaik daerah, Muhammad Rasya Islami…

Sinyal Hijau Menuju Liga 1, Pemkab Sidoarjo Siap Totalitas Sokong Deltras FC, Ini Beberapa Syarat Mutlaknya

Sinyal Hijau Menuju Liga 1, Pemkab Sidoarjo Siap Totalitas Sokong Deltras FC, Ini Beberapa Syarat Mutlaknya

Rabu, 23 Sep 2026 22:30 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 22:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Angin segar bertiup kencang bagi publik sepak bola Delta. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo secara terbuka menyatakan…

Kasus Pembatalan Akta Kelahiran di Sidoarjo Melonjak 2 Kali Lipat, Kepala Dispendukcapil Warning Kejujuran Data Adminduk

Kasus Pembatalan Akta Kelahiran di Sidoarjo Melonjak 2 Kali Lipat, Kepala Dispendukcapil Warning Kejujuran Data Adminduk

Rabu, 23 Sep 2026 17:16 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 17:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Sidoarjo mencatat peningkatan signifikan pada kasus pembatalan…