Diduga Usai Tenggak Racun Hama, Perempuan 55 Tahun di Ponorogo Meninggal Dunia

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RACUN HAMA - Petugas Polsek Sampung saat olah TKP mengamankan barang bukti racun hama Furadan atas meninggalnya Sarinem (55) warga Dusun Gangin, Desa Jenangan, Kecamatan Sampung, Ponorogo, Jumat (21/05/2021).
RACUN HAMA - Petugas Polsek Sampung saat olah TKP mengamankan barang bukti racun hama Furadan atas meninggalnya Sarinem (55) warga Dusun Gangin, Desa Jenangan, Kecamatan Sampung, Ponorogo, Jumat (21/05/2021).

i

Ponorogo (republikjatim.com) - Keluarga Sarji (55) warga Dusun Gangin, Desa Jenangan, Kecamatan Sampung Ponorogo menerima peristiwa yang menimpa anggota keluarganya yang diduga meninggal dunia karena menenggak racun hama tanaman. Korban adalah istri Sarji yaitu Sarinem (55) yang ditemukan kali pertama oleh Sarji Kamis (20/05/2021) kemarin.

Saat ditemukan kali pertama, korban sudah dalam kondisi lemas dan mulutnya mengeluarkan busa. Melihat kejadian itu, spontan Sarji berteriak meminta pertolongan saksi Sumari (40) tetangga korban dan Srianto (40) yang tak lain menantu korban.

"Korban meninggal dunia diduga karena menenggak racun hama tanaman Furadan itu," ujar Kapolsek Sampung Iptu Marsono kepada republikjatim.com, Jumat (21/05/2021).

Marsono menceritakan awalnya saksi Sarji berpamitan kepada korban untuk pergi ke sawah mengairi tanaman jagung yang berada di belakang rumahnya. Sekira 30 menit kemudian, suami korban ini pulang dan mendapati korban di ruang dapur sudah dalam keadaan lemas dan mulut mengeluarkan busa. Selanjutnya Sarji berteriak meminta pertolongan warga.

"Tidak lama kemudian datang warga sekitar. Kemudian para saksi memberikan pertolongan terhadap korban," imbuhnya.

Kemudian, kata Sumarsono saksi Srianto melihat ibu mertuanya dalam keadaan lemas mulut mengeluarkan busa dan di dekat korban terdapat gelas yang berisi air campur obat hama serta satu bungkus obat hama jenis Furadan, korban dibawa ke Puskesmas Sampung. Setelah mendapat pertolongan medis sekira 10 menit kemudian korban dinyatakan meninggal dunia.

"Seketika itu kasus dilaporkan ke petugas Polsek Sampung," tegasnya.

Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis petugas Puskesmas Sampung di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Korban meninggal dunia murni akibat keracunan minum obat hama jenis Furadan itu. Sedangkan berdasarkan keterangan pihak keluarga saat olah TKP, sebelum menenggak racun hama jenis Furadan itu, korban sudah sering melakukan percobaan bunuh diri namun dapat digagalkan oleh keluarga maupun tetangga sekitar korban.

"Korban menderita sakit asam lambung akut dan psikis (kejiwaan) sejak 10 tahun lalu. Atas kejadian ini pihak keluarga menerima penyebab kematian korban dan tidak menuntut pihak manapun. Korban dimakamkan di pemakaman umum desa setempat," tandasnya. Mal/Waw

Berita Terbaru

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Sabtu, 21 Mar 2026 20:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 20:49 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mengajak masyarakat memperkuat silaturahmi dan saling memaafkan pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447…

Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Sabtu, 21 Mar 2026 18:28 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 18:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Inspeksi Mendadak (Sidak) dilaksankan Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Forkopimda Sidoarjo ke sejumlah pos pengamanan pada …

Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Jumat, 20 Mar 2026 17:11 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 17:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana di Perum TNI AL Blok C1 No 18, Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi, Sidoarjo tampak berbeda dari hari biasanya. Sejak…

Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Jumat, 20 Mar 2026 16:07 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 16:07 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Sidoarjo yang dijadwalkan pada awal April mendatang, tensi politik di internal partai…

DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Jumat, 20 Mar 2026 13:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Gejolak internal mulai memanas di tubuh DPC PKB Sidoarjo menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab). Pernyataan Bupati…

Menembus Ombak Sungai, Perjalanan Tim CCD MBM Vancouver Puri Surya Jaya Serahkan Beras 700 Kilogram di Pesisir Sidoarjo

Menembus Ombak Sungai, Perjalanan Tim CCD MBM Vancouver Puri Surya Jaya Serahkan Beras 700 Kilogram di Pesisir Sidoarjo

Kamis, 19 Mar 2026 19:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 19:46 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mentari belum terlalu tinggi saat rombongan Tim Crisis Center Dhuafa (CCD) MBM Vancouver Puri Surya Jaya, Gedangan, Sidoarjo…