Hanya Sosialisasi Sepihak, Puluhan Warga Kedungbocok Tarik Tolak Bangunan Tower Seluler Hampir Selesai

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DEMO - Sejumlah warga lingkungan RW 05 Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo demo di depan bangunan tower seluler XL yang hampir selesai, Senin (26/04/2021) sore.
DEMO - Sejumlah warga lingkungan RW 05 Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo demo di depan bangunan tower seluler XL yang hampir selesai, Senin (26/04/2021) sore.

i

Sidoarjo (republikajatim.com) - Berdirinya bangunan tower provider XL di lingkungan wilayah RW 05 Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo diprotes sejumlah warga. Hal ini lantaran, diduga bangunan tower setinggi 50 meter ini tidak ada sosialisasi antar warga sekitar.

Selain itu, warga juga khawatir dampak lingkungan yang ditimbulkan dari bangunan tower itu. Apalagi bangunan ini berdiri di atas lahan yang ada tepi ruas jalan kampung dan dekat dengan pemukiman penduduk.

Masyarakat Peduli Lingkungan, Jauhar Mukhlas menceritakan awalnya sebagai warga sekitar tidak tahu menahu pembangunan tower itu. Alasannya, karena tidak ada sosialisasi.

"Jadi, ini terkesan semuanya sendiri. Karena secara sepihak kami tidak ada pemberitahuan sama sekali," ujarnya kepada republikjatim.com, Senin (26/04/2021) sore.

Jauhar beralasan menolak pembangunan bangunan tower itu, karena sebagai masyarakat awam yang sebenarnya butuh penjelasan dan ingin tahu dampaknya juga belum ada penjelasan.

"Bagi kami pembangunan tower ini tidak aman bagi lingkungan. Karena untuk ukuran tanah tower berdimensi pondasi 10 meter kali 10 meter. Kalau untuk tingginya sejak awal mengklaim lebih kurang 50 meter. Untuk ukuran dan tingginya tower, kami tidak tahu pasti. Karena tidak ada sosialisasi sama sekali sebelumnya," ungkapnya.

Untuk saat ini, kata Jauhar, informasi yang diperoleh tower ini milik operator seluler XL. Selain itu, pembangunannya saat ini masih berjalan. Meskipun proses penggalian pondasi hingga sekarang kurang lebih sebulan.

"Yang menjadi unek-unek saya dan warga sekitar, kalau memang dari pihak kontraktor ini merasa sesuai prosedur kenapa sama sekali tidak pernah menghiraukan warga sekitar dan tidak ada sosialisasi," tegasnya.

Padahal, kata Jauhar, pihak Pemerintah Desa Kedungbocok sudah mengajukan aspirasinya mulai dari bawah Rukun Tetangga (RT) hingga kemarin maju ke tingkat balai desa (Pemdes).

"Dari pihak pemerintah desa hanya menjanjikan saja. Tapi, ternyata setelah tenggang waktu yang diberikan, tidak pernah ada yang namanya realisasi. Itu sudah diucapkan lebih kurang saat pengajuan hingga sekarang sudah dua minggu," jelasnya.

Karena itu, Jauhar menilai jika melihat dari kondisi sekitar lebih baik ditutup pembangunan tower itu. Karena warga tidak pernah tahu dampak dan efek kedepannya.

"Mulai proses awal saja sudah tidak transparan. Kami ebagai warga sama sekali tidak dianggap sebagai manusia. Kami tidak dianggap sama sekali," tandasnya. Zak/Hel/Waw

Berita Terbaru

Usulkan SDN Pucang 2 Jadi Cagar Budaya, PDI Perjuangan Sidoarjo Lacak Jejak Pemikiran Bung Karno di Bumi Jenggolo

Usulkan SDN Pucang 2 Jadi Cagar Budaya, PDI Perjuangan Sidoarjo Lacak Jejak Pemikiran Bung Karno di Bumi Jenggolo

Minggu, 21 Jun 2026 14:55 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Diskusi mengenai rekam jejak Sang Proklamator RI, Ir Soekarno seolah tidak pernah habis dikupas. Terbaru, Dewan Pimpinan Cabang…

Tanamkan Karakter Sadar Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gandeng 15 SMP di Sidoarjo

Tanamkan Karakter Sadar Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gandeng 15 SMP di Sidoarjo

Jumat, 19 Jun 2026 09:22 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 09:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur (Jatim) II terus bergerak masif dalam memperluas jaringan…

Tindak Lanjuti Arahan KPK, Bupati Subandi Warning Kontraktor Sidoarjo Harus Kerja Tepat Waktu dan Jaga Kualitas

Tindak Lanjuti Arahan KPK, Bupati Subandi Warning Kontraktor Sidoarjo Harus Kerja Tepat Waktu dan Jaga Kualitas

Kamis, 18 Jun 2026 15:02 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 15:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo tancap gas membenahi tata kelola pembangunan infrastruktur. Merespons tegas arahan Tim Pencegahan Komisi…

Ringankan Beban Warga Miskin, 2.052 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Pangan Beras 40 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

Ringankan Beban Warga Miskin, 2.052 KPM di Sidoarjo Terima Bantuan Pangan Beras 40 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter

Kamis, 18 Jun 2026 14:34 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 14:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus berkomitmen menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakatnya. Kamis (18/06/2026),…

Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

Kamis, 18 Jun 2026 09:35 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 09:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana ruang kerja Bupati Sidoarjo, Subandi pada Rabu (17/06/2026) terasa berbeda dari biasanya. Jika ruangan itu, kerap…

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (PemKab) Sidoarjo bergerak cepat mengamankan dan menyukseskan program strategis nasional. Bupati Sidoarjo,…