Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 403 warga Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo bernafas lega. Ini menyusul ratusan sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2020 lalu itu, selesai. Bahkan penyerahan 403 bidang sertifikat tanah ini diberikan Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi di kantor desa setempat, Jumat (09/04/2021).
Subandi mengatakan program PTSL di Sidoarjo bakal terus dilanjutkan. Baginya, melalui program PTSL diharapkan permasalahan obyek tanah di Sidoarjo bisa segera tuntas terselesaikan.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Badan Pertanahan Nasiobal (BPN) Sidoarjo. Harapannya, program PTSL harus terus dilanjutkan di Sidoarjo," ujarnya.
Subandi yang juga Ketua DPC PKB Sidoarjo ini menyebutkan saat itu, ada kurang lebih 1.510 permohonan PTSL dari warga Desa Pabean. Saat ini, yang diselesaikan ada 403 bidang sertifikat.
"Warga Desa Pabean menjadi yang pertama di Kecamatan Sedati yang menerima sertifikat program PTSL," imbuhnya.
Subandi menilai program PTSL banyak memberi manfaat. Terutama dalam mendukung peningkatan perekonomian. Menurutnya, Sidoarjo memiliki program kredit permodalan dengan bunga yang sangat ringan. Masyarakat dapat memanfaatkan program itu untuk berusaha.
"Sertifikat tanah ini dapat menjadi salah satu agunan untuk mendapatkan kredit modal itu. Kalau pinjam ke BPR Delta Artha Rp 50 juta, bunganya pertahun hanya 1,5 juta. Sertifikat tanah ini akan memudahkan jaminan pinjaman," tegasnya.
Oleh karena itu, kata Subandi masyarakat Sidoarjo diminta dapat memanfaatkan program PTSL ini secara maksimal.
"Kami bakal terus mengawal program PTSL di Sidoarjo agar sesuai harapan," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi