Minta Yang Lama Mengabdi Diprioritaskan Saat Seleksi PPPK, GTT dan PTT Wadul Dewan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
HEARING - Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori memimpin hearing bersama GTT dan PTT serta Dinas Pendidikan dan BKD Pemkab Sidoarjo, Rabu (27/01/2021).
HEARING - Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori memimpin hearing bersama GTT dan PTT serta Dinas Pendidikan dan BKD Pemkab Sidoarjo, Rabu (27/01/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perwakilan pengurus Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Dinas Pendidikan Pemkab Sidoarjo mengaduh ke Komisi D DPRD Sidoarjo, Rabu (27/01/2021). Para guru honorer ini, mendesak adanya pengawasan ketat, soal adanya potensi dugaan pungutan liar (Pungli) saat proses rekruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjikan Kerja (PPPK) mendatang.

Pengaduan itu, bukan tanpa sebab. Alasannya, sebelumnya jika GTT maupun PTT pindah ke sekolah lain lantaran adanya penambahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan sekolah itu, kerap adanya praktik dugaan pungli.

"Di dalam pertemuan itu, kami menerima banyak keluhan dari perwakilan GTT dan PTT. Salah satunya terkait potensi pungutan liar. Tentu kami minta Inspektorat sebagai inspektur bisa menindak tegas jika ditemukan pelakunya. Inspektorat harus berkomitmen menindaklanjuti keluhan GTT dan PTT itu," ujar Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori usai hearing bersama GTT dan PTT serta BKD dan Dinas Pendidikan Pemkab Sidoarjo, Rabu (27/01/2021).

Selain itu, politisi senior PKB ini meminta, agar masyarakat tidak perlu ragu untuk melapor jika mendapati pungutan liar dalam seleksi PPPK atau lainnya.

"Dengan adanya laporan itu, Inspektorat Pemkab Sidoarjo bakal bekerja menelusuri dan menindak tegas oknum yang berani bermain-main itu," pintahnya.

Tidak hanya itu, kata Cak Dhamroni para perwakilan GTT dan PTT ini juga meminta adanya perhatian khusus dalam seleksi PPPK. Terutama, kepada GTT dan PTT yang secara usia dan masa pengabdian sudah cukup lama agar dijadikan pertimbangan khusus saat seleksi PPPK.

"Mereka juga meminta pertimbangan khusus masa pengabdian itu. Tapi itu kan bergantung pada regulasi dan ketentuan yang ada. Itu harus diikuti dalam proses seleksinya nanti. Apalagi seleksinya menggunakan tes. Sistemnya tentu juga berlaku secara nasional. Yang harus dilakukan BKD adalah mau mendampingi para GTT dan PTT sebelum seleksi untuk diberi pelatihan soal teknologi dan komputerisasi," tegasnya.

Sementara itu, politisi asal Tulangan menilai saat ini jumlah GTT dan PTT di Sidoarjo sendiri memang tidak sedikit. Bahkan mencapai ribuan orang. Bahkan, secara kesejahteraan mereka patut untuk mendapat perhatian.

"Sidoarjo pasti akan mengikuti seleksi dan tes yang diterapkan nasional. Karena memang itu berlaku umum. Apalagi, dalam seleksi PPPK, Sidoarjo mengusulkan 2.422 kuota. Tapi, nanti disetujui berapa pun bergantung pemerintah pusat," ungkapnya.

Bagi Cak Dham, saat ini anggota dan pimpinan Komisi D DPRD Sidoarjo sependapat jika Pemkab Sidoarjo harus ikut memperhatikan kesejahteraan ribuan GTT dan PTT itu.

"Karena mereka (GTT dan PTT) memiliki peranan cukup besar dalam perkembangan dunia pendidikan di Sidoarjo," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

Bawa Suara dari Masa Depan, Alumni MINU KH Mukmin Titip Harapan ke Bupati Subandi Soal Jalan dan Pendidikan

Kamis, 18 Jun 2026 09:35 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 09:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana ruang kerja Bupati Sidoarjo, Subandi pada Rabu (17/06/2026) terasa berbeda dari biasanya. Jika ruangan itu, kerap…

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (PemKab) Sidoarjo bergerak cepat mengamankan dan menyukseskan program strategis nasional. Bupati Sidoarjo,…

Gugatan Pembongkaran Tembok Mutiara Regency, Kesaksian 2 Warga di Persidangan Sudutkan Posisi Bupati Sidoarjo

Gugatan Pembongkaran Tembok Mutiara Regency, Kesaksian 2 Warga di Persidangan Sudutkan Posisi Bupati Sidoarjo

Rabu, 17 Jun 2026 18:25 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 18:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru persidangan gugatan warga Perumahan Mutiara Regency melawan Bupati Sidoarjo di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)…

Redam Lonjakan Harga Pokok, Ribuan Warga 3 Desa di Gedangan Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Redam Lonjakan Harga Pokok, Ribuan Warga 3 Desa di Gedangan Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Rabu, 17 Jun 2026 15:03 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 15:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah nyata untuk meringankan beban ekonomi masyarakat terus digulirkan di Kabupaten Sidoarjo. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK…

Genjot Transparansi Pajak Tidak Bocor, Pemkab Sidoarjo Pasang 361 Alat Perekam Transaksi Digital di Berbagai Usaha

Genjot Transparansi Pajak Tidak Bocor, Pemkab Sidoarjo Pasang 361 Alat Perekam Transaksi Digital di Berbagai Usaha

Rabu, 17 Jun 2026 14:24 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 14:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan gas dalam melakukan digitalisasi tata kelola keuangan daerah. Langkah…

Tatap Masa Depan, PKB Sidoarjo Bidik Gen Z Sekaligus Perkuat dan Dongkrak Akar Rumput NU

Tatap Masa Depan, PKB Sidoarjo Bidik Gen Z Sekaligus Perkuat dan Dongkrak Akar Rumput NU

Rabu, 17 Jun 2026 09:52 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Estafet kepemimpinan DPC PKB Kabupaten Sidoarjo di bawah komando H Rizza Ali Faizin, M PdI langsung bergerak cepat merajut…