Keterbatasan Peralatan, Pilkades Sistem E-Voting di Sidoarjo Dikurangi Empat Desa

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas PMD Pemkab Sidoarjo, Fredik Suharto
Kepala Dinas PMD Pemkab Sidoarjo, Fredik Suharto

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Sidoarjo menggunakan dua sistem. Yakni dengan sistem elektronic voting (e-voting) dan manual.

Untuk sistem e-voting sebelumnya ditetapkan digelar satu desa di setiap kecamatan. Namun, seiring dengan keluarnya Surat Edaran (SE) Mendagri tentang Pelaksanaan Pilkades di Tengah Pandemi Covid-19, yang salah satunya mengatur setiap TPS maksimal 500 pemilih maka e-voting di empat desa dibatalkan.

Karena itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pemkab Sidoarjo merencanakan mengurangi jumlah desa yang menggunakan sistem e-voting. Rencananya dari 18 desa akan dikurangi 4 desa. Keempat desa ini bakal dikembalikan ke sistem pemilihan manual.

"Karena keterbatasan alat e-voting, maka rencananya empat desa akan dikembalikan ke sistem manual. Untuk empat desanya itu, masih kami kaji desa mana saja yang bakal dikembalikan ke pemilihan sistem manual," ujar Kepala Dinas PMD Pemkab Sidoarjo, Fredik Suharto, Selasa (15/12/2020).

Lebih jauh, Fredik menjelaskan untuk jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) manual 572. 086 orang. Sedangkan untuk DPT menggunakan sistem e-voting sebanyak 76.333 pemilih.

"Untuk TPS dengan sistem e-voting nanti juga diterapkan maksimal 500 pemilih dengan jumlah total 1.834 TPS," imbuh mantan Camat Waru ini.

Pj Bupati Sidoarjo, Dr Hudiyono meminta para Calon Kepala Desa (Cakades) untuk bertarung secara kesatria. Artinya para Cakades harus siap kalah dan siap menang.

"Meski gesekan lebih besar saat Pilkades, tapi harus tetap berkontestasi secara kesatria. Jangan sampai ada konflik," tegasnya.

Sementara soal penambahan TPS dalam pelaksanaan Pilkades Serentak di Sidoarjo disambut baik anggota Komisi A DPRD Sidoarjo, Choirul Hidayat. Pria yang akrab disapa Cak Dayat itu mengaku sangat sepakat. Alasannya, hal ini untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya klaster baru di tengah pandemi Covid-19.

"Yang terpenting, Pilkades tidak mundur lagi. Karena sudah sekian lama dinantikan masyarakat. Paling tidak pelaksaan Pilkades mampu meredam dinamika di masyarakat desa," ungkapnya.

Sedangkan soal tambahan anggaran Pilkades Rp 13 miliar, anggota Fraksi PDI Perjuangan mengaku tidak menjadi masalah. Baginya, tambahan anggaran untuk penambahan TPS itu seharusnya dilakukan demi terlaksananya protokol kesehatan.

"Tidak masalah itu, kami (Komisi A) sangat sepakat tambahan anggaran itu. Yang terpenting harapan dari masyarakat bisa terakomodir dan protokol kesehatan diterapkan," tandasnya. Zak/Hel/Waw

Berita Terbaru

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo mendadak gempar Minggu (03/05/2026) sore. Sosok pemimpin desa mereka, Mujiono…

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut viral video petugas Satpol PP menertibkan penjual mainan anak, mendorong Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana sidak Alun - Alun…

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke jembatan penghubung antar kabupaten yang berada di…

Bupati Subandi Sidak Tiga RTLH Sekaligus Salurkan Bantuan Kursi Roda Tiga Unit Bagi Warga Miskin di Tarik

Bupati Subandi Sidak Tiga RTLH Sekaligus Salurkan Bantuan Kursi Roda Tiga Unit Bagi Warga Miskin di Tarik

Minggu, 03 Mei 2026 11:10 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Setelah melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah di Alun-alun Sidoarjo, Bupati Sidoarjo,…

Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 Bersamaan

Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 Bersamaan

Sabtu, 02 Mei 2026 20:20 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 20:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo melaksanakan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Alun-Alun Sidoarjo,…