Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Pemkab Sidoarjo menyerahkan hasil evaluasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sidoarjo, di Pendopo Delta Nugraha, Senin (30/11/2020) sore. Tahun 2020 ini, ada sebanyak 15 OPD yang mendapatkan evaluasi dengan kategori AA (memuaskan).
Diantaranya Setda, Dinas Perpusip, Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Tenaga Kerja, Badan Kepegawaian Daerah, Dispendukcapil, Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal PTSP, BPKAD, DLHK, Dinas Koperasi dan UM, Inspektorat, BPPD, Bappeda dan RSUD. Sedangkan pemegang the best adalah RSUD Sidoarjo. SAKIP kategori A Tahun 2020 ada tambahan sebanyak 4 OPD. Karena di Tahun 2019 lalu masih 11 OPD.
Sedangkan OPD dengan SAKIP kategori BB (sangat baik) Tahun 2020 ini ada 33 OPD. Diantaranya, Dinas Perkim Cipta Karya, Kecamatan Gedangan, Kecamatan Tulangan, Disporapar, Kecamatan Balongbendo, Kecamatan Waru, Kecamatan Krian, Diskominfo, Kecamatan Taman, Kecamatan Wonoayu, Kecamatan Porong, Kecamatan Tarik, Dinas PU Bina Marga, Kecamatan Candi, Kecamatan Krembung, Kecamatan Jabon, Dishub, Dikbud, Dinsos, Kecamatan Sidoarjo, Sekretariat DPRD, DP3AKB, Disperindag, Kecamatan Sedati, Kecamatan Prambon, Bakesbangpol, BPBD, Kecamatan Buduran, Kecamatan Tanggulangin, Dinas PMD, Satpol PP, Kecamatan Sukodono dan Dinas Kelautan dan Perikanan. Sedangkan the best jatuh pada Dinas Kelautan dan Perikanan Pemkab Sidoarjo. SAKIP Kategori BB Tahun 2020 ada tambahan 4 OPD dari tahun 2019 lalu. Yakni Tahun 2019 hanya 29 OPD.
Sedangkan OPD dengan kategori B (baik) pada Tahun 2020 ini tidak ada lagi.
Asisten Administrasi dan Pembangunan Pemkab Sidoarjo, Benny Airlangga mengatakan evaluasi SAKIP harus dilaporkan karena sesuai Perpres Nomor 29 Tahun 2014. Setiap pimpinan daerah harus mengevaluasi implementasi SAKIP setiap tahun sebagai upaya memperbaiki pelayanan publik.
"Penghargaan evaluasi implementasi SAKIP tujuannya untuk meningkatkan dan memotivasi kinerja pelayanan publik agar semakin prima," ujar Beny.
Sementara Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono mengucapkan selamat dan sukses atas kinerja OPD yang dianggap luar biasa. Baginya, target AA semua OPD harus tetap semangat. Selain itu, yang sudah baik harus bisa menularkan nilai positifnya kepada OPD lain. Karena memang harus ada perubahan positif itu.
"Untuk menuju kategori AA, kami minta kepada Inspektorat Sidoarjo agar sering berkomunikasi dengan OPD. Supaya ke depan kinerja OPD lebih baik lagi," tegasnya.
Hudiyono mengungkapkan dirinya ingin OPD Pemkab Sidoarjo memiliki daya serap tinggi dalam memanfaatkan anggaran yang ada. Tujuannya agar setiap tahun Silpa di Sidoarjo tidak selalu tinggi.
"Segera lakukan penyerapan dan pencairan anggaran, agar masyarakat tidak menunggu untuk pembangunan," tandasnya.
Dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas para pejabat OPD Pemkab Sidoarjo, dalam acara itu juga digelar Bimtek secara virtual peningkatan SAKIP Tahun 2020 oleh Sekretaris Deputi bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan RB. Hel/Waw
Editor : Redaksi