Sidoarjo (republikjatim.com) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengunjungi Balai Latihan Kerja (BLK) di Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jumat (06/11/2020). Kunjungan ini dilanjutkan ke rumah dua warga penerima program Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo.
Dalam kunjungannya, Ida Fauziah didampingi Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono melihat langsung peserta pelatihan pra kerja. Mulai dari latihan menjahit, teknologi informatika, teknik permesinan hingga tenaga administrasi akuntansi keuangan.
"Keberadaan BLK sangat membantu mengurangi angka pengangguran sebagai dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19," ujar Manaker, Ida Fauziah kepada republikjatim.com, Jumat (06/11/2020).
Ida menyampaikan berdasarkan datanya angka pengangguran saat ini ada 9,7 juta orang. Jumlah ini lebih banyak disebabkan karena pandemi Covid-19. Sebelumnya, Februari 2020 angka pengangguran masih sebanyak 6,9 juta orang.
"Karena itu, meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program pelatihan didampingi tenaga ahli itu, akan menekan angka pengangguran. Bahkan bisa mengentaskan kemiskinan melalui direktorat jenderal bina penta Kemenaker. Selain mendapat ilmu, peserta pelatihan juga mendapatkan modal usaha," tegasnya.
Kepala BLK Sidoarjo mengungkapkan mayoritas peserta pelatihan kerja yang terdaftar di BLK Tulangan adalah warga Sidoarjo, Mojokerto dan Gresik.
"Sisanya sebagian lagi dari daerah lain. Kebanyakan peserta dari 3 kabupaten/kota terdekat itu," ungkapnya.
Sementara Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono menegaskan keberadaan BLK sangat membantu sekali mengurangi angka pengangguran. Apalagi di tengah pandemi covid-19 banyak terjadi PHK.
"Peserta dilatih ketrampilan agar setelah lepas dari BLK mereka sudah punya keahlian. Pemkab Sidoarjo sudah kerjasama dengan BLK Tulangan untuk mengirim peserta menggunakan biaya APBD Sidoarjo," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi