Sidoarjo (republikjatim.com) - Kesempatan terakhir bagi peserta KDI 2020 berasal dari Sidoarjo, Muhammad Abdul Wahid mengumpulkan dukungan sebanyak-banyaknya lewat SMS untuk bisa lolos juara 1 Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2020. Malam ini, grand final KDI disiarkan langsung live di MNC TV pukul 19.00 - selesai.
Peserta yang tersisa tinggal Wahid perwakilan dari Sidoarjo, Jawa Timur, peserta kedua Muhammad Hafizh dari Kota Dumai, Riau dan peserta ketiga Gita dari Lombok, NTB.
Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono berangkat ke Jakarta untuk memberikan dukungan langsung kepada Wahid bersama kedua orangtua Wahid. "Keluarga dan Kedua orang tua Wahid sudah diberangkatkan ke Jakarta terlebih dulu Minggu (01/11/2020) kemarin," kata Hudiyono, Senin (02/11/2020).
Hudiyono datang bersama kepala OPD memberikan support langsung ke Wahid di studio MNC TV dan mengajak masyarakat Jawa Timur, khususnya Sidoarjo agar grand final bisa mengirim SMS dukungan ke Wahid dengan cara ketik: Wahid (spasi) KDI kirim ke 95151 atau klik vote melalui aplikasi RCTI+. Cak Hud sapaan akrab Hudiyono datang ke Jakarta mengajak serta keluarga dan kedua orang tua Wahid, Kodim dan Sriamah. Kehadiran kedua orangtua Wahid, akan membawa keberkahan dan motivasi tersendiri bagi Wahid.
"Semoga performa Wahid malam ini bisa memuaskan pemirsa pecinta Dangdut Indonesia. Sehingga dukungan untuk Wahid mengalir terus tidak hanya dari masyarakat Sidoarjo saja, tapi daerah lain juga mengirim SMS untuk Wahid," pintahnya.
Wahid adalah Pemuda asal Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Dia memang suka dengan musik dangdut. Banyak prestasi yang sudah diraih di ajang kontes dangdut.
Kodim (60) ayah Wahid menuturkan sosok anaknya yang low profil. Pemuda berusia 25 tahun alumni Universitas Muhammadiyah Malang ini dikenal rajin dan cerdas. Bahkan di rumahnya yang sederhana, Wahid dikenal ramah dan ringan tangan.
"Warga kampung sangat antusias mendukung Wahid menjuarai KDI 2020," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi