Pj Bupati Sidoarjo : Pesantren Tempat Transformasi Ilmu ke Islaman dan Tempat Pengembangan Santri Preneur

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
MALAM HSN - Malam puncak Hari Santri Nasional (HSN) ke 5 di Sidoarjo dimaknai Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono negara wajib mencerdaskan bangsa dan mensejahterahkan rakyatnya saat puncak HSN di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (31/10/2020) malam.
MALAM HSN - Malam puncak Hari Santri Nasional (HSN) ke 5 di Sidoarjo dimaknai Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono negara wajib mencerdaskan bangsa dan mensejahterahkan rakyatnya saat puncak HSN di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (31/10/2020) malam.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Malam puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke 5 di Sidoarjo dimaknai Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono negara wajib mencerdaskan bangsa dan mensejahterahkan rakyatnya. Salah satunya pengembangan pesantren berbasis vokasi (pendidikan berbasis kejuruan dan ketrampilan) dalam mencetak santri preneur.

Hudiyono menilai, pesantren selain menjadi tempat transformasi ilmu ke Islaman juga mencipatakan santri preneur. Pesantren sebagai tempat memelihara dan menjaga tentang konsep-konsep ke Islaman dan menciptakan ulama.

"Di masa perkembangan teknologi maupun perkembangan peradaban sekarang, saya kira pesantren sudah merevitalisasi diri, mengubah dan menyesuaikan perkembangan serta sudah diperkuat negara dengan hadirnya UU No 18 Tahun 2019 tentang Pesantren," ujar Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono saat malam puncak peringatan HSN ke 5 di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (31/10/2020) malam.

Dua konsep ini, kontribusi yang cukup besar pesantren terhadap pembangunan negara. Di pesantren ada lembaga formal dan non formal. Konsep pendidikan di pesantren dinilai luar biasa bagus. Karena setiap saat para santri berinteraksi langsung dengan guru-guru, pengasuh dan para kiainya.

"Setiap waktu ketemu dengan kiainya, ini yang bagus. Nilai dikonstruksikan kurikulum pesantren, kurikulum umum maupun agama ini semata-mata untuk mecerdaskan bangsa. Mencerdaskan bangsa itu pasti menuju kesejahteraan," papar Cak Hud sapaan akrab Hudiyono yang juga menjabat Kepala Biro Kesos Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Konsep pengajaran di pesantren sekarang, lanjut Hudiyono bukan hanya tentang pendalaman agama. Namun vokasional (ketrampilan) juga masuk. Kalau di Jawa Timur ada One pesantren One produk.

"Setiap pesantren akan menjadikan santri preneur dan sosio preneur. Jadi pesantren itu selain menguatkan ilmu keagamaan juga menguatkan tetang ketrampilan. Tentang vokasional, karena pertumbuhan jenis-jenis pekerjaan yang bermacam-macam. Dengan adanya teknologi informasi maka pesantren dalam perkembangannya menyesuaikan," tegasnya.

Sementara di Sidoarjo ada sekitar 90 pesantren yang terdata di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo. Hubungan antara pemerintah dengan pesantren sangat harmonis, sinergitas terjaga dengan baik. Apalagi, dirawat dengan berbagai program peningkatan pesantren.

"Kami berpesan Santri Sehat Sidoarjo Kuat dan Indonesia Kuat. Kami harap para santri menjaga disiplin protokol kesehatan," pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Senin, 04 Mei 2026 22:10 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - SMA Al Muslim Jawa Timur menghadirkan konsep kelulusan yang berbeda dan penuh nilai bermakna melalui kegiatan GraduAction 2026,…

Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mengoptimalkan penanganan banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah.…

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Senin, 04 Mei 2026 13:55 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Teka-teki kematian Kepala Desa (Kades) Buncitan, Mujiono yang meninggal di Kantor Balai Desa Buncitan, Kecamatan Sedati,…

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana tenang saat kerja bakti warga Dusun Wonogiri, Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, mendadak berubah menjadi…

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo mendadak gempar Minggu (03/05/2026) sore. Sosok pemimpin desa mereka, Mujiono…