Sidoarjo (republikjatim.com) - Perhatian Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo nomor urut 2, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) - Subandi dalam memulihkan kondisi perekonomian kerakyatan bagi warga Sidoarjo cukup serius. Paslon yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, bakal mengkolaborasikan semua pihak untuk pemulihan sektor perekonomian paska pandemi Covid-19.
Salah satunya, bakal mengkolaborasikan sejumlah pihak swasta termasuk investor dan BUMN maupun BUMD di Sidoarjo agar mampu menyerap tenaga kerja lokal secara maksimal.
"Kami (Gus Muhdlor - Subandi) memang fokus pada pemulihan sektor perekonomian. Kami berharap dengan pemulihan sektor perekonomian kerakyatan itu, Sidoarjo bisa bangkit. Makanya, kami pun fokus menaikkan kelas 20.000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan menyiapkan bantuan modal melalui program Kartu Usaha Perempuan Mandiri (Kurma). Sekaligus pembukaan 100.000 lapangan kerja baru," ujar Cabup PKB, Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Minggu (01/11/2020).
Bagi Gus Muhdlor yang juga Alumnus SMAN 4 Sidoarjo ini, untuk membuka lapangan kerja baru sebanyak itu, tidak hanya mengandalkan pembenahan dan pengembangan UMKM dan stimulus bantuan modal melalui program Kurma. Akan tetapi, pihaknya juga siap mengkolaborasi sejumlah pihak swasta termasuk investor maupun BUMN dan BUMD yanh ada di Sidoarjo untuk bersama-sama menjadi penggerak pembangunan menuju Sidoarjo baru.
"Tentu semua harus dilibatkan dalam pembangunan untuk memperkuat realisasi dan targetnya. Kami yakin kolaborasi pihak swasta dan perusahaan milik pemerintahan bakal mampu menyerap banyak tenaga kerja. Terutama bagi investor yang menerapkan sistem padat karya," tegas Alumnus Fisip Unair Surabaya ini.
Tidak hanya itu, dalam pemulihan ekonomi Sidoarjo, tidak hanya digerakkan melalui program peningkatan UMKM, tetapi juga sistem padat karya dengan penyerapan 50 persen tenaga lokal. Semua itu juga ditunjang program lain yakni reformasi (penyederhaan) sistem perizinan.
"Kami optimis, kalau semua berjalan dapat menguatkan perekonomian daerah (Sidoarjo). Bahkan bisa membuka lapangan kerja sebesar-besarnya. Karena suksesnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun fisik sejak pandemi adalah penguatan sektor perekonomian kerakyatan. Yakni mewujudkan roda perekonomian berjalan dan tidak ada pengangguran," tandas Direktur Pendidikan Pesantren Bumi Sholawat ini. Zak/Waw
Editor : Redaksi