Sidoarjo (republikjatim.com) - Salah satu peserta Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2020 MNCTV, Mochammad Abdul Wahid merupakan putra asli Kota Delta warga Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi, Sidoarjo. KDI 2020 memasuki puncak acara Konser Kemenangan KDI 2020, Senin (02/11/2020) mulai pukul 19.00 WIB di MNCTV.
KDI 2020 menyisakan tiga peserta. Selain Wahid, dua peserta finalis lainnya, Gita dari Lombok dan Haviz dari Dumai. Tiga finalis itu sudah tampil pada Grand Final, Senin (26/10/2020) malam lalu. Menjelang tampil di puncak acara, Konser Kemenangan KDI 2020, Wahid mendapat dukungan langsung dari Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono.
Hudiyono mengajak seluruh warga Sidoarjo untuk memilih Wahid dalam ajang Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2020 yang digelar MNCTV itu. Wahid adalah satu-satunya kontestan KDI yang mewakili Sidoarjo pada ajang pencarian bakat ini. Kedatangan Pj Bupati didampingi Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi Demokrat, Zahlul Yussar disambut kedua orang tua Wahid.
"Saya salut dengan keberanian Wahid bertarung mengalahkan puluhan peserta dari seluruh Indonesia. Kami mengajak masyarakat Sidoarjo untuk mendukung penuh Wahid untuk menjadi juara pertama," ujar Hudiyono.
Selain itu, Hudiyono menambahkan pada acara babak grand final nanti, dirinya bersama rombongan akan datang ke Jakarta untuk mensupport Wahid dalam penampilanya.
"Dengan kedatangan kami, pastinya akan menjadi penyemangat Wahid agar menyajikan yang terbaik. Saya harap Wahid menjadi juara pertama," tegasnya.
Sementara Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo dari Fraksi Demokrat, Zahlul Yussar mendukung penuh atas upaya Wahid hingga masuk tiga besar dalam Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2020 MNCTV.
"Saya sangat salut dan bangga terhadap Wahid yang mengharumkan nama Sidoarjo. Jika menang, kita akan menyambut kedatangan Wahid di Sidoarjo dengan naik delman. Ayo dukung dan kirim SMS sebanyak-banyaknya agar Wahid jadi pemenang," pintahnya.
Ahmad Khotib dan Sriyamah yang merupakan kedua orang tua Wahid menyampaikan rasa terharunya atas kunjungan Pj Bupati Sidoarjo dan rombongan itu.
"Saya tidak menyangka kalau Bapak Pj Bupati mau datang kerumah Kami," kata Khotib yang kesehariannya mengajar Ngaji ini.
Baginya, tanpa dukungan semua pihak, dirinya tidak akan bisa berbuat apa-apa.
"Apalagi, Bapak Pj Bupati berbincang langsung dengan Wahid melalui video call. Kami berharap agar mental Wahid lebih bersemangat dalam penyajian aksi panggungnya di babak grand final nanti," pungkasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi