Pedagang Merugi, Ratusan Kendaraan Pedagang Pasar Porong Antre Mengular Penuhi Jalanan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
MENGULAR - Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat para pedagang Pasar Porong, Sidoarjo merasa dirugikan dan memicu antrean panjang mengular mobil pikup dan truk pengangkut buah dan sayur, Kamis (30/04/2020).
MENGULAR - Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat para pedagang Pasar Porong, Sidoarjo merasa dirugikan dan memicu antrean panjang mengular mobil pikup dan truk pengangkut buah dan sayur, Kamis (30/04/2020).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ratusan pedang Pasar Buah dan Sayur Porong, Sidoarjo merasa dirugikan sejak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) 28 April 2020 kemarin. Selain penghasilan mereka menurun, setiap hendak masuk ke dalam Pasar Porong harus rela mengantre berjam-jam, Kamis (30/04/2020).

Bahkan antrean panjang kendaraan pedagang itu, juga menunjukkan terabaikannya protokoler jaga jarak (physical distancing). Hal ini dipicu antrean panjang sebelum masuk jalan utama menuju pasar sayur dan buah terbesar di Jatim itu. Padahal, pelaksanaan PSBB di Sidoarjo bertujuan memutus mata rantai pandemi persebaran virus Corona (Covid-19).

Berdasarkan pantuan di lapangan menyebutkan ratusan kendaraan pedagang mengular di pintu selatan Pasar Porong. Antrean mulai pukul 12.00 WIB membuat kendaraan pedagang baik roda dua maupun roda empat atau bahkan lebih mengular di pintu masuk bagian Selatan itu.

Para pedagang dan sopirnya terlihat turun dari kendaraan yang mengangkut komoditas sayuran dan buah-buahan itu. Bahkan mereka mala bergerombol menungu pintu masuk dibuka di depan pintu utama pasar itu.

Salah seorang pedagang cabe, Kurniawan mengeluhkan pendapatannya turun drastis sejak pemberlakuan PSBB di Sidoarjo. Jika sebelumnya mampu menjual cabe hingga 6 kuintal kini hanya membawa cabe 2 kuintal saja.

"Itu pun kerap tidak habis. Karena pembelinya sepi sekali. Jelas pendapatan pedagang seperti saya ini turun drastik," keluhnya.

Bagi Kurniawan jika sebelumnya saat kondisi normal mampu menghasilkan uang Rp 1 juta sekali jualan. Namun kini, mampu mendapatkan uang Rp 200.000 saja sudah sangat susah.

"Sekarang penghasilan kami turun drastis. Sekarang cari uang Rp 200.000 sangat sulit," ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan pedagang Pasar Porong lain Mahfud. Pedagang sayuran ini juga mengaku pendapatan dan omzetnya turun drastis. Apalagi, sebelum masuk ke dalam pasar harus antrean panjang berjam-jam.

"Antrean itu membuat sayuran tidak segar lagi karena terlalu lama mengantre dan kepanasan itu. Kami pedagang berharap virus ini segera berlalu agar bisa berjualan normal. Kami minta kebijakan khusus dari pemerintah bagi pedagang seperti kami ini," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Sidoarjo, Nawari mengaku pihaknya sudah mengevaluasi pelaksanaan PSBB di Pasar Porong. Karena itu, pihaknya memajukan jam operasioanl Pasar Porong agar penumpukan kendaraan tidak terjadi lagi. Padahal, kata Nawari dua hari sebelumnya, operasional Pasar Porong dimulai pukul 04.00 sampai 11.00 WIB serta pukul 16.00 sampai 20.00 WIB.

"Makanya kami tadi membuka pintu masuk pukul 14.30 WIB atau maju 1,5 jam," kilahnya.

Selain itu, kata Nawari pihaknya mewajibkan pemakaian masker kepada penjual dan pembeli di Pasar Porong. Baginya, yang tidak memakai masker, dilarang masuk pasar tradisional itu.

"Kami juga menyediakan tempat cuci tangan di beberapa titik di dalam Pasar Porong itu," tandasnya. Yan/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Fisik, Gus Rizza Resmikan PAUD Kenanga Sidoarjo Sebagai ‘Laboratorium Moral’ Generasi Masa Depan

Bukan Sekadar Fisik, Gus Rizza Resmikan PAUD Kenanga Sidoarjo Sebagai ‘Laboratorium Moral’ Generasi Masa Depan

Rabu, 10 Jun 2026 14:55 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi fondasi awal yang paling krusial dalam menentukan arah masa depan sebuah bangsa. Di…

Air Mata Haru dan Tepuk Tangan Riuh Warnai Pelepasan Siswa Kelas VI MI Al Huda Lebo Sidoarjo

Air Mata Haru dan Tepuk Tangan Riuh Warnai Pelepasan Siswa Kelas VI MI Al Huda Lebo Sidoarjo

Rabu, 10 Jun 2026 10:56 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 10:56 WIB

​Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti acara Perpisahan dan Pelepasan Siswa dan Siswi Kelas VI MI Al Huda Lebo, Kecamatan …

Sengkarut Data SPMB Sidoarjo 2026, Misteri 992 Kursi Hilang, Pengamat Endus Celah Lebar Lewat 'Jalur Belakang'

Sengkarut Data SPMB Sidoarjo 2026, Misteri 992 Kursi Hilang, Pengamat Endus Celah Lebar Lewat 'Jalur Belakang'

Selasa, 09 Jun 2026 19:44 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 19:44 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 yang seharusnya menjadi gerbang mencerdaskan …

Wisuda ke 31 SMP - MA Bilingual Al Amanah Junwangi Cetak Generasi Unggul, Rektor UINSA Bakar Semangat Hadapi Medsos

Wisuda ke 31 SMP - MA Bilingual Al Amanah Junwangi Cetak Generasi Unggul, Rektor UINSA Bakar Semangat Hadapi Medsos

Selasa, 09 Jun 2026 18:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 18:13 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana khidmat, haru sekaligus bangga menyelimuti civitas Pesantren Modern Al-Amanah Junwangi, Krian, Sidoarjo di GOR Sidoarjo,…

Kondisi Psikis Korban Terguncang Nyaris Bunuh Diri, Pengacara Desak Polresta Tuntaskan Kasus Pencabulan Gadis 17 Tahun

Kondisi Psikis Korban Terguncang Nyaris Bunuh Diri, Pengacara Desak Polresta Tuntaskan Kasus Pencabulan Gadis 17 Tahun

Selasa, 09 Jun 2026 16:33 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 16:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan pencabulan yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 17 tahun kini menjadi sorotan tajam. Korban dilaporkan…

Krisis Kepemimpinan Bayangi OPD, Dewan Desak BKD Sidoarjo Segera Isi Ratusan Jabatan Kosong dari Kadis hingga Kasek

Krisis Kepemimpinan Bayangi OPD, Dewan Desak BKD Sidoarjo Segera Isi Ratusan Jabatan Kosong dari Kadis hingga Kasek

Selasa, 09 Jun 2026 09:39 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 09:39 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sinyal merah membayangi roda pemerintahan di Kabupaten Sidoarjo. Di tengah ratusan kursi Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan…