Dewan Sesalkan Minimnya Sosialisasi Penanganan Covid-19 Berdampak Warga Tolak Puskesmas Jadi Ruang Isolasi

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori
Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah anggota dan pimpinan DPRD Sidoarjo menyesalkan minimnya sosialisasi penanganan virus Corona (Covid-19) yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo. Hal itu berdampak saat Dinkes Pemkab Sidoarjo mengusulkan Puskesmas Sidodadi, Kecamatan Candi, Sidoarjo direncanakan sebagai lokasi perawatan dan isolasi bagi pasien terpapar Covid-19 langsung mendapatkan penolakan warga sekitar, Selasa (31/03/2020) kemarin.

Penyelasan itu, salah satunya disampaikan Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori. Politisi PKB ini menyayangkan sikap Dinkes Pemkab Sidoarjo saat berencana menjadikan Puskesmas Sidodadi menjadi ruang perawatan isolasi pasien Covid-19 justru ditentang dan ditolak masyarakat sekitarnya dengan membentangkan sejumlah spanduk kekecewaan.

"Pemerintah Daerah seharusnya mengadakan sosialisasi yang komprehensif kepada masyarakat Desa Sidodadi. Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 seharusnya menjelaskan soal Standar Opersional Prosedur (SOP) penanganan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sampai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) agar masyarakat paham," katanya kepada republikjatim.com, Rabu (01/04/2020).

Lebih jauh, politisi senior asal Tulangan ini memaklumi reaksi warga Desa Sidodadi terutama yang berdekatan langsung dengan Puskesmas Sidodadi. Apalagi, warga belum memahami sama sekali penanganan pasien Covid-19 itu.

"Kami memaklumi reaksi warga yang menolak itu. Karena mungkin warga tidak paham SOP penanganan. Ditambah informasi di Medsos yang tidak proporsional hingga warga merasa ketakutan," ungkapnya.

Bagi pria yang akrab dipanggil Cak Dham ini, untuk menangani wabah virus Corona (Covid-19l ini tidak dapat dilakukan sendiri. Hal ini perlu kerjasama semua pihak untuk meemberikan pencerahan yang baik dan benar terkait dengan penunjukan Puskesmas Sidodadi sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 itu.

"Kami juga berkeyaninan pemerintah tidak akan sembarangan dalam menangani serta menanggulangi wabah ini. Kami minta pemerintah menggandeng semua pihak yang ada untuk memberikan pemahaman ke masyatakat," pintahnya.

Kendati demikian, Cak Dham tetap mengapresiasi kinerja Gugus Tugas p Penanganan Covid-19 dengan segala keterbatasan dan kekurangannya. Menurutnya saat ini persoalan bukan pada anggaran yang tersedia. Akan tetapi lebih pada kelangkaan alat dan bahan yang dibutukan. Termasuk masker N95 dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis.

"Kami minta masyarakat untuk mematuhi semua aturan dan himbauan serta saran dari pemerintah. Kinerja Gugus Tugas selama ini dalam penanganan Covid-19 sudah maksimal," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan Warga Sidodadi, Kecamatan Candi, Sidoarjo menggelar aksi di depan Puskesmas Sidodadi yang akan dijadikan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Warga menolak Puskesmas Sidodadi sebagai tempat isolasi pasien Covid 19 lantaran puskesmas sangat dekat dengan pemukiman warga. Warga merasa ketakutan tertular wabah virus Corona itu.

Salah seorang warga setempat Muhamad Irjik mengaku warga menolak Puskesmas Sidodadi sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Baginya warga Desa Sidodadi belum mendapat sosialisasi dari pemerintah daerah atau pemerintah desa.

"Aksi warga ini sepontan karena merasa takut tertular virus Corona. Masyarakat taunya dari media. Setahu saya memang belum ada sosialisasi sama sekali," tandasnya. Hel/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Kecewa Saat Sidak TPST Penatarsewu dan Terungkulon, Bupati Minta Benahi Seluruh Pengelolaan Sampah di Sidoarjo

Kecewa Saat Sidak TPST Penatarsewu dan Terungkulon, Bupati Minta Benahi Seluruh Pengelolaan Sampah di Sidoarjo

Rabu, 08 Apr 2026 20:30 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 20:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mendorong pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Hal…

Sidak Pemeliharaan Jalan Suko - Sumberejo, Wabup Sidoarjo Menyoal Drainase Pemicu Banjir dan Jalan Rusak

Sidak Pemeliharaan Jalan Suko - Sumberejo, Wabup Sidoarjo Menyoal Drainase Pemicu Banjir dan Jalan Rusak

Rabu, 08 Apr 2026 19:03 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 19:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana melakukan sidak pekerjaan pemeliharaan jalan di ruas Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo - Desa…

Dua Ulir Pintu Ari Hilang 4 Tahun Terkahir Diketahui Saat Wabup Sidoarjo Sidak Normalisasi Sungai Porong

Dua Ulir Pintu Ari Hilang 4 Tahun Terkahir Diketahui Saat Wabup Sidoarjo Sidak Normalisasi Sungai Porong

Rabu, 08 Apr 2026 17:57 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo tengah mengerjakan normalisasi Sungai Porong Kanal. Satu alat berat dikerahkan untuk mengeruk sedimentasi sungai…

Lobi Maut Wabup Mimik Idayana, Sidoarjo Diguyur Rp 36 Miliar untuk Bedah 1.200 RTLH

Lobi Maut Wabup Mimik Idayana, Sidoarjo Diguyur Rp 36 Miliar untuk Bedah 1.200 RTLH

Rabu, 08 Apr 2026 16:45 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 16:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabar gembira menyelimuti warga Sidoarjo. Ribuan hunian tak layak atau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bakal segera berubah wajah.…

Purna Tugas dari Senayan, Rahmat Muhajirin Turun Gunung Jadi Advokat, Siap Bela Rakyat Kecil Sidoarjo Gratis

Purna Tugas dari Senayan, Rahmat Muhajirin Turun Gunung Jadi Advokat, Siap Bela Rakyat Kecil Sidoarjo Gratis

Rabu, 08 Apr 2026 13:33 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 13:33 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Semangat pengabdian H Rahmat Muhajirin SH MH atau yang akrab disapa Abah RM, tampaknya tidak pernah padam. Setelah menyelesaikan…

Kasus Dugaan Korupsi Dana Swadaya Pembangunan Lapangan Rp 900 Juta, Warga Sawohan Desak Kejari Sidoarjo Tak "Main Mata"

Kasus Dugaan Korupsi Dana Swadaya Pembangunan Lapangan Rp 900 Juta, Warga Sawohan Desak Kejari Sidoarjo Tak "Main Mata"

Rabu, 08 Apr 2026 12:22 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 12:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Penanganan kasus dugaan korupsi penggelapan dalam jabatan yang menyeret Kepala Desa Sawohan, Nurul Munfatik, kini memasuki …