Motor Rampasan Pelajar, Dipotongi Tak Dijual Diceburkan Sumur

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PERAMPAS - Dua tersangka perampasan motor, Ainun Nidhom dan Avif bersama barang buktinya dipamerkan Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo sementara 2 rekannya ditetapkan DPO, Minggu (11/02/2018).
PERAMPAS - Dua tersangka perampasan motor, Ainun Nidhom dan Avif bersama barang buktinya dipamerkan Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo sementara 2 rekannya ditetapkan DPO, Minggu (11/02/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo berhasil meringkus 2 tersangka perampasan motor disertai kekerasan yang terjadi di Lampu Merah Maspion 2, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Namun demikian, 2 tersangka lainnya yang sudah ditetapkan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) masih dalam pengejaran petugas.

Kedua tersangka yang diamankan itu yakni Ainun Nidhom warga Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin dan rekannya, Avif alias Plolong warga Desa Kragan, Kecamatan Gedangan. Sedangkan 2 pelaku DPO lainnya yakni Wempi dan Saepi.

Selain mengamankan dua tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya mesin sepeda motor Honda Beat dengan nomor mesin JFV1E2148062 dan protolannya, HP Samsung J2 Prime dan satu unit motor Honda Beat warna putih bernopol W 4279 QD.

"Motor kami potong-potong agar bisa dimasukkan ke dalam sumur. Kami takut ketahuan polisi," terang tersangka Avif kepada republikjatim.com, Minggu (11/02/2018).

Caranya, lanjut pemuda yang akrab dipanggil Plolong ini dengan cara diprotoli dan digerindra. Apalagi, dirinya mendengar rekannya Wempi dicari-cari polisi.

"Kami baru kali ini terlibat kriminal. Jadi tak ada niat menjual motor hasil rampasan dari gerombolan pelajar di jalan raya itu," imbuh pria yang bekerja di pabrik kayu ini.

Hal yang sama disampaikan tersangka Ainun Nidhom. Menurut pria yang sehari-hari bekerja di pabrik karung ini mengakui saat merampas sepeda motor di jalan itu keduanya sedang mabuk berat usai berpesta minunan keras dari sebuah rumah karaoke. Menurutnya sekitar 6 Hand Phone (HP) rampasan dari merampas motor itu diakuinya dibawa DPO Wempi.

"Baik motor maupun HP tidak ada rencana dijual karena kami juga bingung. Untuk Hand Phone rampasan dibawa Wepi (buron) semua. Karena Wempi yang memiliki ide memotong-motong motor itu," katanya.

Sementara Kasat Reskrim, Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris menegaskan perampasan itu terjadi 7 Januari 2018 sekira pukul 04.15 WIB di dekat traffic light (lampu merah) di depan Maspion II Buduran. Para pelaku merampas motor beat milik seorang pelajar yang sebelumnya sempat dihadang dan dipukul kelompok bersepeda motor lain. Para korban itu ketakutan dan sempat mengumpulkan 6 hand phone ke dalam jok motor beat milik korban.

"Korban dianiaya kelompok lain. Korban sempat dipukul dan terjatuh. Para korban juga sempat lari menyelamatkan diri. Tapi setelah kelompok itu kabur dan korban hendak mengambil motornya, malah bertemu dengan para tersangka ini. Saat hendak mengambil motor korban dibentak dan diancam para tersangka. Korban ketakutan dan menghindar, tapi motornya dibawa tersangka dan 6 HP yang berada dalam jok motor korban," ungkapnya.

Sementara para tersangka bakal dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan. Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan dari orangtua korban lantaran korban masih pelajar dibawa umur. Polisi menyelidiki hingga berhasil menemukan tempat tinggal tersangka Nidhom di daerah Tebel, Gedangan, Sidoarjo. Di sana, polisi juga menemukan mesin motor beat milik korban.

"Motor tinggal mesin dan potongan bodinya. Motor sudah dipotong-potong dan diceburkan ke sumur. Sementara handphone sudah dibagi para tersangka tinggal sisa satu HP Samsung J2 yang disita ini," pungkasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Sabtu, 21 Mar 2026 20:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 20:49 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mengajak masyarakat memperkuat silaturahmi dan saling memaafkan pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447…

Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Sabtu, 21 Mar 2026 18:28 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 18:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Inspeksi Mendadak (Sidak) dilaksankan Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Forkopimda Sidoarjo ke sejumlah pos pengamanan pada …

Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Jumat, 20 Mar 2026 17:11 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 17:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana di Perum TNI AL Blok C1 No 18, Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi, Sidoarjo tampak berbeda dari hari biasanya. Sejak…

Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Jumat, 20 Mar 2026 16:07 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 16:07 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Sidoarjo yang dijadwalkan pada awal April mendatang, tensi politik di internal partai…

DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Jumat, 20 Mar 2026 13:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Gejolak internal mulai memanas di tubuh DPC PKB Sidoarjo menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab). Pernyataan Bupati…

Menembus Ombak Sungai, Perjalanan Tim CCD MBM Vancouver Puri Surya Jaya Serahkan Beras 700 Kilogram di Pesisir Sidoarjo

Menembus Ombak Sungai, Perjalanan Tim CCD MBM Vancouver Puri Surya Jaya Serahkan Beras 700 Kilogram di Pesisir Sidoarjo

Kamis, 19 Mar 2026 19:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 19:46 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mentari belum terlalu tinggi saat rombongan Tim Crisis Center Dhuafa (CCD) MBM Vancouver Puri Surya Jaya, Gedangan, Sidoarjo…