Ponorogo (republikjatim.com) - Warga Ponorogo sempat gempar dengan ditemukannya mayat laki- laki yang ditemukan di dekat kios di JL Alun-Alun Selatan, Kelurahan Pakunden Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Kamis (02/01/2020). Ini menyusul ditemukannya mayat laki-laki yang ditemukan di dekat kios dengan kondisi tengkurap dengan hidung mengeluarkan darah.
Korban tewas itu adalah Lamiran (56) warga Desa Bakur, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun. Mayat korban kali pertama ditemukan pemilik kios yang hendak membuka kiosnya. Jenazah korban, ditemukan sekitar pukul 04.45 WIB. Korban ditemukan Bonasri (62) dan Sahir (63) keduanya pemilik kios di samping Alfamart yang merupakan warga Dusun Grenteng, Desa Ngampel, Kecamatan Balong, Ponorogo.
Kasubag Humas Polres Ponorogo, Ipda Edi Sucipto mengatakan kedua pemilik kios itu berangkat dari rumah hendak membuka kios yang berada di selatan Alun-Alun. Namun setelah sampai di kios mereka (Bonasri dan Sahir) melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak dengan posisi tengkurap dan mengeluarkan darah dari hidungnya.
"Saat kedua saksi itu akan membuka kiosnya menemukan korban sudah meninggal dengan tengkurap dan hidung mengeluarkan darah," katanya.
Selain itu, kata Edi melihat korban saksi langsung memberitahu ke Wartono seorang PNS yang tinggal di JL Sentot Prawirodirjo, Kelurahan Kauman, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Seketika itu Wartono mendatangi TKP dan langsung melaporkan ke Polsek Kota.
"Setelah mendatangi TKP, polisi langsung mengevakuasi korban ke RSUD dr Harjono untuk divisum," tegasnya.
Sementara itu, kata Edi di TKP, polisi menemukan sejumlah barang bawaan korban. Barang itu dijadikan sebagai barang bukti. Diantaranya, berupa motor Vario, identitas fotokopi KK dan SIM, Hand Phone (HP) Samsung, Hand Phone Nokia X2 dan obat pereda nyeri Mefanamic 500 mg.
"Petugas sekarang menunggu pihak keluarga agar segera bisa diproses," tandasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi