Ponorogo (republikjatim.com) - Nasib apes dialami pasangan suami istri Sukarlan (50) dan Miranda (50) warga Dusun Samen, Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Ini menyusul, Sukarlan mengalami musibah. Sukarlan yang datang ke sawah bersama istrinya itu meninggal dunia saat hendak menyalakan mesin diesel di dalam lubang sumur sawahnya, Sabtu (28/12/2019) malam.
"Saat dievakuasi warga dan petugas, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," kata Kapolsek Jetis, AKP Suwito kepada republikjatim.com, Sabtu (28/12/2019) malam.
Suwito menceritakan tewasnya Sukarlan berawal ketika korban bersama istrinya datang ke sawahnya yang berada di Desa Kradenan, Kecamatan Jetis. Kedatangan pasutri ini untuk menghidupkan mesin diesel karena Minggu (29/12/2019) pagi, sawahnya itu bakal dibajak. Karenanya dibutuhkan aliran air sawah itu.
"Setelah tiba di lokasi kejadian korban bermaksud akan masuk ke dalam sumur disel. Tapi, setelah korban masuk ke dalam lubang sumur disel yang berada di area persawahan korban diketahui istrinya, tubuh korban lemas di dalam sumur itu," ungkapnya.
Kemudian, kata Suwito istri korban yang mengetahui korban badannya lemas langsung berlari minta tolong ke Agus Susanto (37) yang masih tetangganya. Seketika Agus Susanto langsung datang ke lokasi untuk memastikan kondisi korban. Ketika mulai masuk badannya juga lemas.
"Akhirnya mereka meminta tolong Yamin untuk melapor ke Polsek Jetis itu," tegasnya.
Sementara berdasarkan hasil olah TKP, polisi tidak menemukan tanda - tanda bekas penganiayaan atau kekeraan di tubuh korban.
"Kami pastikan korban murni meninggal karena kekurangan oksigen saat di dalam lubang sumur diesel itu," pungkasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi