Polisi Sidoarjo Tembak Empat Komplotan Curanmor Bersenjata Bondet Asal Pasuruan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DITEMBAK - Empat dari enam spesialis pencurian motor menggunakan bondet ditembak kakinya dipamerkan Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo bersama barang buktinya, Sabtu (16/11/2019).
DITEMBAK - Empat dari enam spesialis pencurian motor menggunakan bondet ditembak kakinya dipamerkan Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo bersama barang buktinya, Sabtu (16/11/2019).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Jajaran tim Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo terpaksa melumpuhkan empat anggota komplotan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) asal Pasuruan dengan menembak kaki para residivis itu. Ini menyusul, komplotan spesialis Curamor yang bersenjatakan bondet (bom petasan) itu memberikan perlawanan saat digrebek polisi di kos-kosannya di kawasan Kraton, Pasuruan.

Keempat komplotan spesialis Curanmor itu diantaranya Mukhlis (34) Kriswanto (19) dan Muhammad Taufik (21) ketiganya asal Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Selain itu juga ada Budi Prasetyo (40) warga asal Desa Cukur Gondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Keempat tersangka ini ditangkap polisi setelah aksinya menggondol motor di kawasan perumahan Gading Fajar, Desa Sepande, Kecamatan Candi, Sidoarjo terekam CCTV. Apalagi, rekaman CCTV aksi para pencuri yang menggunakan mobil sewaan itu sempat viral di Media Sosial (Medsos).

"Empat komplotan jaringan Curanmor menggunakan bondet asal Pasuruan ini ditangkap karena aksi mereka terekam kamera pengawas (CCTV) di Perumahan Gading Faja Sidoarjo. Komplotan ini terekam CCTV saat mencuri motor di dua lokasi yang bersebelahan. Anggota Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo bertindak usai memintai keterangan saksi dan korban," terang Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho kepada republikjatim.com, Sabtu (16/11/2019).

Lebih jauh, Zain menceritakan setelah melakukan penyelidikan, identitas para tersangka itu sudah dikantongi petugas. Kemudian tim melakukan pengejaran terhadap komplotan yang dikenal tidak segan-segan melukai korbannya dengan cara melempar bondet itu. Selama ini, komplotan ini menggunakan mobil sewaan saat mencari sasaran rumah atau sasaran lainnya.

"Kemudian para pelaku yang menemukan sasaran langsung merusak kunci pagar rumah korban dan kunci motor serta membawa motor hasil curiannya. Kalau tepergok dan korban melawan maka para pelaku melempar bom rakitan (mercon bondet) itu agar bisa kabur," imbuhnya.

Zain mengungkapkan keempat komplotan curanmor kelompok Pasuruan ini diamankan saat akan kembali melakukan aksinya di sebuah tempat kos di JL Raya Kraton, Pasuruan. Saat hendak ditangkap para pelaku melawan petugas dan membawa bom rakitan (mercon bondet) itu.

"Karena itu petugas kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur (menembak) bagian kaki keempat pelaku itu hingga lumpuh," tegasnya.

Selama ini, motor hasil curian keempat komplotan ini, kata mantan Sekpri Kapolri ini dijual kepada Udin. Saat hendak ditangkap Udin kabur dan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).Petugas Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo sudah melakukan penggeledahan rumah DPO itu, namun penadah itu tidak ada dirumah.

"Kami minta DPO Udin segera menyerahkan diri ke polisi. Kalau tidak bakal dilakukan tindakan tegas dan terukur. Apalagi temannya, yakni keempat residivis yang sering keluar masuk penjara itu sudah ditangkap polisi," pintahnya.

Sementara itu, selain keempat anggota komplotan spesialis curanmor itu, polisi juga mengamankan dua tersangka curanmor lainnya yang beraksi di kawasan Waru. Keduanya adalah Kuradi dan Defanza Fajar asal Sidoarjo.

"Dari tangan keempat spesialis itu kami menyita satu unit mobil Daihatsu Xenia nopol N 1453 WJ, 15 anak kunci T, 1 kunci L, 4 sock kunci T, 1 tang, 1 obeng, 1 kunci shock, 2 unci pas, 6 buah mercon bondet. Sedangkan, barang bukti dari rumah penadah Udin, polisi menyita 5 bom rakitan atau mercon bondet, 7 anak kunci T, Plat Nomor dan 11 butir amunisi kaliber 22 mm," tandasnya. Zal/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Rencana Razia Lokalisasi Bocor, Warung Remang-Remang Mendadak Sunyi, Dewan Sidoarjo Desak Evaluasi Total

Rencana Razia Lokalisasi Bocor, Warung Remang-Remang Mendadak Sunyi, Dewan Sidoarjo Desak Evaluasi Total

Minggu, 12 Jul 2026 14:32 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Operasi besar-besaran penyakit masyarakat (pekat) yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Forkopimda, Sabtu…

Bocor, Razia Maraton Malam Hari Wabup Sidoarjo Pastikan 'Sikat Habis' Prostitusi, Judi dan Miras di Kota Delta

Bocor, Razia Maraton Malam Hari Wabup Sidoarjo Pastikan 'Sikat Habis' Prostitusi, Judi dan Miras di Kota Delta

Minggu, 12 Jul 2026 12:24 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 12:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo menunjukkan taringnya dalam memberantas penyakit masyarakat. Dipimpin langsung Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo,…

Kuatkan Nasionalisme dan Kedisiplinan, Ratusan Siswa Baru YPM Sidoarjo Ikuti MPLS HEBAT 2026 di Markas Kikav Panser

Kuatkan Nasionalisme dan Kedisiplinan, Ratusan Siswa Baru YPM Sidoarjo Ikuti MPLS HEBAT 2026 di Markas Kikav Panser

Sabtu, 11 Jul 2026 10:14 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:14 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana berbeda terlihat di Lapangan Kompi Kavaleri (Kikav) 3 Panser. Ratusan siswa baru yang tergabung dalam Komplek Yayasan…

Panasi Mesin Sekaligus Buka Ruang Kompetisi Sehat, PDI Perjuangan Dapil I Sidoarjo Minim Sodorkan 5 Calon Ketua Ranting

Panasi Mesin Sekaligus Buka Ruang Kompetisi Sehat, PDI Perjuangan Dapil I Sidoarjo Minim Sodorkan 5 Calon Ketua Ranting

Jumat, 10 Jul 2026 21:54 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinamika politik internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo kian menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Ranting…

Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers

Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers

Jumat, 10 Jul 2026 20:38 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 20:38 WIB

Surabaya (republikjatim.com) -  Di era serba digital, reputasi produk dan karya jurnalistik digital alias "rekam jejak" di mesin pencari menjadi aset yang …

Terbukti Terlibat Konspirasi Rekrutmen Perangkat Desa di Tulangan, Ning Tiwi Divonis 4 Tahun Lantang Bakal Banding

Terbukti Terlibat Konspirasi Rekrutmen Perangkat Desa di Tulangan, Ning Tiwi Divonis 4 Tahun Lantang Bakal Banding

Jumat, 10 Jul 2026 18:46 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:46 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru kasus dugaan korupsi rekrutmen perangkat desa di Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, akhirnya menemui titik…