Atap SDN III Balong Ponorogo Nyaris Ambruk, Disangga Sejumlah Bambu

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SANGGA BAMBU - Kepala SDN III Balong, Ponorogo, Kariminanto menunjukkan ruang kelas 3 yang hampir ambruk disangga menggunakan sejumlah bambu, Kamis (07/11/2019).
SANGGA BAMBU - Kepala SDN III Balong, Ponorogo, Kariminanto menunjukkan ruang kelas 3 yang hampir ambruk disangga menggunakan sejumlah bambu, Kamis (07/11/2019).

i

Ponorogo (republikjatim.com) - Ruang kelas 3 SDN III Balong di Dusun Jepun, Desa/Kecamatan Balong, Ponorogo kondisinya mengkhawatirkan. Kayu kerangka atap sabagian besar sudah lapuk. Padahal ruang kelas tiga itu, ada puluhan siswa yang setiap hari belajar.

Berdasarkan pantauan di lapangan menyebutkan suasana sekolah ramai adanya aktivitas belajar mengajar. Namun, kebetulan ada kegiatan sekolah ramah anak dalam rangka hari anak internasional.

Di sekolah yang beralamat di timur Lapangan Jepun itu, satu ruang dikosongkan dan dipasang tiang bambu untuk penyangga kayu atap yang rusak lapuk dimakan rayap putih. Salah satu siswa kelas 3 SDN Balong, Putra mengaku takut masuk di ruangan kelasnya. Namun karena ruang kelas 3 rusak ia bersama 19 temannya dipindah ruangan yang aman.

"Karena ketahuan plafonnya rusak, takut kalau masuk ruang kelas 3 itu. Tapi sekarang dipindah ke ruang musik sebelah selatan," katanya.

Salah seorang guru SDN III Balong, Tukimun kerusakan kayu atap di ruang kelas 3 itu, awal ketahuan kayu atap ruang kelas 3 itu rusak, saat guru olahraga mengajak siswa kelas 3 di lapangan. Mendadak plafon jatuh dan setelah dicek ternyata kayu atap dari bangunan sudah rusak dan lapuk dimakan rayap.

"Selain ruang kelas 3, plafon di kelas 5 juga rusak, kayunya masih kelihatan kuat," ungkapnya.

Kepala SDN III Balong, Kariminanto menegaskan ruang kelas 3 dikosongkan dan dipasang tiang penyangga bambu. Hal itu untuk mengamankan kayu kap yang lapuk dimakan rayap. Kerusakan ruang kelas 3 ini diketahui sejak Agustus 2019 lalu.

"Sebenarnya awal tahun sudah kelihatan, tapi belum separah ini. Agustus lalu, plipit plafon jatuh. Kami cek ternyata kayu atap hancur. Makanya ruang kelas langsung dikosongkan dan dipasang tiang untuk mengamankan atap. Siswa kelas 3 yang berjumlah 20 siswa dipindahkan ke ruang kesenian yang aman untuk sementara ini," paparnya.

Kariminanto menguraikan gedung SDN 3 Balong direnovasi Tahun 1988 atau 1989. Bahkan kap berkerangka besi dan asbes sebagai atapnya. Seketika diganti kayu dengan genting sampai sekarang ini.

"Kami berharap agar segera mendapat perbaikan. Perbaikan SDN III ini total. Karena kusen jendela sudah lapuk dan bisa menggunakan kayu kap atas kerusakan merembet ke ruang lain. Karena bangunan ini menyatu utuh," imbuh Kasek yang akrab dipanggil Karim ini.

Karim mengaku yang perlu diwaspadai saat musim hujan kap akan semakin tambah rusak. Karena genting basah. Baginya dari 11 guru dan 1 penjaga sekolah harus aktif mengecek kondisi atap dari gedung ini karena ada sebanyak 88 siswa kelas 1 hingga kelas 6.

"Meski ada ruang kelas yang rusak, tapi masih bisa diatasi karena ada ruang kelas lain yang kosong. Sehingga tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar," tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Ponorogo, Endang Retno Wulandari saat dikonfirmasi via ponselnya, sampai berita ini ditulis belum memberikan jawaban. Mal/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Kupas Regulasi Hingga Antropologi, DPD Partai NasDem Sidoarjo Siapkan Kajian Sains Data Pemetaan Dapil Pemilu 2029

Kupas Regulasi Hingga Antropologi, DPD Partai NasDem Sidoarjo Siapkan Kajian Sains Data Pemetaan Dapil Pemilu 2029

Kamis, 03 Sep 2026 21:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 21:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 tidak lagi sekadar urusan membagi jumlah penduduk dengan…

Desak Tutup SPPG Tak Taat Peraturan, GMPK Soroti Lemahnya Pengawasan Pangan di Kasus 730 Santri Sidoarjo Keracunan

Desak Tutup SPPG Tak Taat Peraturan, GMPK Soroti Lemahnya Pengawasan Pangan di Kasus 730 Santri Sidoarjo Keracunan

Kamis, 03 Sep 2026 21:08 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 21:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus keracunan makanan yang menimpa puluhan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam Desa Putat, Kecamatan…

Pasca Kasus Keracunan Massal, Pemkab Sidoarjo Dampingi Kesehatan Jiwa Santri Ponpes Manba'ul Hikam

Pasca Kasus Keracunan Massal, Pemkab Sidoarjo Dampingi Kesehatan Jiwa Santri Ponpes Manba'ul Hikam

Kamis, 03 Sep 2026 20:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 20:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bergerak cepat memulihkan kondisi fisik maupun psikologis para santri yang menjadi korban…

Hearing Tak Dihadiri Pejabat BGN dan Pemilik SPPG, Dewan Sidoarjo Desak Usut Tuntas Kasus Keracunan Massal 730 Santri

Hearing Tak Dihadiri Pejabat BGN dan Pemilik SPPG, Dewan Sidoarjo Desak Usut Tuntas Kasus Keracunan Massal 730 Santri

Kamis, 03 Sep 2026 18:44 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 18:44 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Upaya pengusutan tuntas kasus keracunan massal yang menimpa 730 korban mulai santri, orangtua siswa dan para siswa SDN…

Siap Mundur Jika Gagal dalam Setahun, 3 Direksi Baru Perumda Delta Tirta Sidoarjo Dilantik dengan Target Ekstrem

Siap Mundur Jika Gagal dalam Setahun, 3 Direksi Baru Perumda Delta Tirta Sidoarjo Dilantik dengan Target Ekstrem

Kamis, 03 Sep 2026 14:12 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 14:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru pengelolaan air bersih di Kabupaten Sidoarjo resmi dimulai. Tiga jajaran direksi baru Perumda Delta Tirta Sidoarjo…

Dewan Pers Belum Putuskan HPN 2027, AMSI SMSI Satu Suara Minta Digelar di Jakarta

Dewan Pers Belum Putuskan HPN 2027, AMSI SMSI Satu Suara Minta Digelar di Jakarta

Kamis, 03 Sep 2026 12:43 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 12:43 WIB

Jakarta (republikjatim.com) - Dewan Pers hingga Rabu (02/09/2026) malam, belum menetapkan lokasi maupun konstituen yang akan menjadi penanggung jawab dan…