Sidoarjo (republikjatim.com) - Tidak dapat dipungkiri, kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang serba cepat, mudah, dan berbasis IT harus dihadapi. Untuk memenuhi tantangan itu, Polresta Sidoarjo menjawab dengan berbagai inovasi pelayanan berbasis digital itu.
Karena itu, untuk mengenalkan inovasi pelayanan publik berbasis IT ini, Polresta Sidoarjo menggelar sosialisasi Zona Integritas (ZI) WBK dan WBBM serta 7 inovasi berbasis IT ke media, masyarakat, LSM, komunitas media sosial serta otomotif.
"Ada beberapa inovasi berbasis IT yang kami sosialisasikan. Diantaranya E-SIM, SKCK Online, Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan/Penyidikan (SP2HP), Laporan Pengaduan Online, Laporan Kehilangan Online, Jenguk Nyaman, serta Delta SIAP," terang Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho di Aula Bharadaksa Polresta Sidoarjo, Selasa (30/04/2019).
Menurut Zain sejumlah inovasi publik berbasis IT milik Polresta Sidoarjo ini harus disampaikan kepada masyarakat. Tujuannya agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan kepolisian dapat memanfaatkannya. Hal ini agar dapat mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan.
"Kami berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik yang ada di Polresta Sidoarjo. Pelayanan serba digital akan terus kami kembangkan untuk kepuasan masyarakat," tegasnya.
Sementara Kabagren Polresta Sidoarjo Kompol Darti Setiyowati menambahkan adanya layanan publik berbasis IT Polresta Sidoarjo ini, sangat efektif dan efisien bagi masyarakat. Waktu pengurusan lebih cepat, tidak berbelit dan terpenting masyarakat dapat terhindar dari percaloan. Dia mencontohkan misalkan pengurusan SIM, melalui aplikasi E-SIM masyarakat dapat mengisi form registrasi perpanjangan SIM atau SIM baru.
"Saat datang ke Satpas Polresta Sidoarjo, waktunya jadi lebih ringkas dan dapat menghindari calo," tandasnya. Waw
Editor : Redaksi