Tanpa Pemerintah, Bantuan Balita Penderita Kanker Hati Terus Berdatangan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TERIMA BANTUAN - Balita penderita kanker hati, Wahyu Fajar Gunawan (13 bulan) didampingi ibu dan neneknya menerima bantuan dari sejumlah donatur, Jumat (15/12/2017).
TERIMA BANTUAN - Balita penderita kanker hati, Wahyu Fajar Gunawan (13 bulan) didampingi ibu dan neneknya menerima bantuan dari sejumlah donatur, Jumat (15/12/2017).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bantuan untuk balita penderita kanker hati (atresia billier) stadium 3, Wahyu Fajar Gunawan terus berdatangan. Kendati demikian, donatur yang kebanyakan dikirim ke rumah secara langsung dan ditransfer ke rekening atas nama Wahyu Fajar Gunawan itu, tidak ada yang datang dari pemerintahan sama sekali.

Padahal, sebelumnya Kepala Desa Sadang dan Camat Taman sempat berkunjung ke rumah balita berusia 1,3 bulan itu di RT 09, RW 03, Dusun Balongbiru, Desa Sadang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Bantuan untuk putra pertama pasangan suami istri, Ny Siska Rukmana Sari (23) dan Oktavian Ali Gunawan (25) salah satunya dari Sahabat Iwan (Relawan Dhuafa). Dari bantuan dari Malaysia, Singapura, Thailand, Hongkong dan Jepang yang terkumpul mencapai Rp 12 juta. Ronciannya Rp 10 juta digunakan membuka rekening atas nama penderita, Rp 1 juta dibelikan kebutuhan sehari-hari penderita serta Rp 1 juta diberikan tunai ke orang tuanya.

"Saya harap semua bantuan itu diberikan khusus untuk pengobatan dan kesembuhan adek Wahyu. Untuk kebutuhan makan keluarga biar menggunakan hasil kerja bapaknya Wahyu," terang Iwan Bagus Saputra kepada republikjatim.com, Jumat (15/12/2017).

Lebih jauh Relawan Dhuafa ini meminta seluruh bantuan dimasukkan ke rekening atas nama Wahyu itu. Tujuannya untuk memudahkan mengelolah dana untuk proses penyembuhan balita yang mata dan kulitnya menguning serta perutnya terus menbesar dan mengeras itu.

"Agar tidak jadi satuan dengan kebutuhan lainnya. Rekening BCA baru itu khusus untuk pengobatan adek Wahyu dan menampung bantuan selanjutnya," imbuhnya.

Hal yang sama disampaikan M Farid. Warga Krian perwakilan dari Juragan Sedekah itu juga memberikan bantuan senilai Rp 2,2 juta untuk Wahyu penderita kanker hati.

"Sifatnya kemanusiaan. Kami berharap ada jalan keluar dan kesembuhan untuk Wahyu," tegasnya.

Sementara Ny Siska Rukmana Sari didampingi ibunya mengaku berterima kasih kepada donatur semua. Menurutnya Kades dan Camat sudah melihat anaknya tapi belum memberikan bantuan dan solusi.

"Bantuan dari pribadi dan organisasi swasta saja yang sudah memperhatikan anak kami," ungkapnya.

Namun demikian, kata perempuan yang akrab dipanggil Siska ini dirinya masih membutuhkan banyak biaya lagi. Hal ini disebabkan RSU dr Soetomo tidak mampu mengoperasi sakit yang diderita putra keduanya. Rencananya Wahyu bakal dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), di Jakarta.

"Biayanya kami mengandalkan dana bantuan yang masuk serta BPJS dan SKTM. Karena pengobatannya kata dokter bisa jadi setahun kalau harus tinggal disana kos-kosan termurah Rp 1,5 juta per bulan. Tapi demi kesembuhan anak saya semua tetap kami tempuh sekuatnya," pungkasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Sengkarut Data SPMB Sidoarjo 2026, Misteri 992 Kursi Hilang, Pengamat Endus Celah Lebar Lewat 'Jalur Belakang'

Sengkarut Data SPMB Sidoarjo 2026, Misteri 992 Kursi Hilang, Pengamat Endus Celah Lebar Lewat 'Jalur Belakang'

Selasa, 09 Jun 2026 19:44 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 19:44 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 yang seharusnya menjadi gerbang mencerdaskan …

Wisuda ke 31 SMP - MA Bilingual Al Amanah Junwangi Cetak Generasi Unggul, Rektor UINSA Bakar Semangat Hadapi Medsos

Wisuda ke 31 SMP - MA Bilingual Al Amanah Junwangi Cetak Generasi Unggul, Rektor UINSA Bakar Semangat Hadapi Medsos

Selasa, 09 Jun 2026 18:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 18:13 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana khidmat, haru sekaligus bangga menyelimuti civitas Pesantren Modern Al-Amanah Junwangi, Krian, Sidoarjo di GOR Sidoarjo,…

Kondisi Psikis Korban Terguncang Nyaris Bunuh Diri, Pengacara Desak Polresta Tuntaskan Kasus Pencabulan Gadis 17 Tahun

Kondisi Psikis Korban Terguncang Nyaris Bunuh Diri, Pengacara Desak Polresta Tuntaskan Kasus Pencabulan Gadis 17 Tahun

Selasa, 09 Jun 2026 16:33 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 16:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan pencabulan yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 17 tahun kini menjadi sorotan tajam. Korban dilaporkan…

Krisis Kepemimpinan Bayangi OPD, Dewan Desak BKD Sidoarjo Segera Isi Ratusan Jabatan Kosong dari Kadis hingga Kasek

Krisis Kepemimpinan Bayangi OPD, Dewan Desak BKD Sidoarjo Segera Isi Ratusan Jabatan Kosong dari Kadis hingga Kasek

Selasa, 09 Jun 2026 09:39 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 09:39 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sinyal merah membayangi roda pemerintahan di Kabupaten Sidoarjo. Di tengah ratusan kursi Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan…

Dinodai 2 Peserta 'Ngerpek' Saat Seleksi Direksi PDAM Sidoarjo, Eks Jubir Subandi - Mimik Desak Wawancara Disiarkan Live

Dinodai 2 Peserta 'Ngerpek' Saat Seleksi Direksi PDAM Sidoarjo, Eks Jubir Subandi - Mimik Desak Wawancara Disiarkan Live

Selasa, 09 Jun 2026 08:46 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 08:46 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proses seleksi Calon Direksi Perumda Delta Tirta (PDAM) Sidoarjo mendadak diguncang isu miring. Di tengah bergulirnya tahapan…

Cegah Krisis, Pemkab Sidoarjo Perkuat Tangani Sampah dari Hulu - Hilir Hidupkan 86 TPS Berkinerja Rendah dan 25 Mangkrak

Cegah Krisis, Pemkab Sidoarjo Perkuat Tangani Sampah dari Hulu - Hilir Hidupkan 86 TPS Berkinerja Rendah dan 25 Mangkrak

Senin, 08 Jun 2026 19:02 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tengah memperkuat upaya penanganan sampah dari hulu hingga hilir. Upaya itu, dilakukan…