Ponorogo (republikjatim.com) - Sedikitnya 4 anggota kelompok tani terluka serius. Mereka terkena sabetan keris hingga menyebabkan keempat korban dilarikan ke rumah sakit. Pemicunya, gara-gara para korban ini hendak melepas pompa air (sibel) di sumur persawahan wilayah Kecamatan Sukorejo, Ponorogo.
Keempat anggota kelompok tani terluka ini karena sabetan sebilah keris milik salah satu warga yang menghadang saat pompa air milik orang tuanya hendak dilepas anggota kelompok tani itu. Kelompok tani melepasnya karena sudah melebihi kesepakatan yang ditetapkan kelompok tani.
Keempat korban terluka itu diantaranya Jemikun (60) mengalami luka di leher sebelah kanan, Suprapto (45) warga terluka di dada dan menjalani rawat inap di RS Muhammadiyah JL Diponegoro dan Dandy Pratama (16) yang terluka di punggung. Ketiganya warga Dusun Soko, Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo. Sedangkan korban terakhir, Riyan Rifai (17) warga Dusun/Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo terluka di lengan kanan dan menjalani rawat inap di RS Muhammadiyah JL Diponegoro.
"Pemicunya sepeleh. Karena hendak melepas pompa air karena dianggap menyalahi kesepakan bersama," ucap Kapolsek Sukorejo, AKP Harijadi kepada republikjatim.com, Rabu (31/10/2018).
Harijadi menceritakan, kejadian berdarah itu terjadi Rabu (31/10/ 2018) sekitar pukul 22.30 WIB. Pertikaian itu terjadi di area persawahan Dusun Soko, Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo.
"Para korban terluka karena sabetan keris warga yang melarang pelepasan pompa air," imbuhnya.
Harijadi mengungkapkan awalnya, Minggu (21/10/2018 ) pukul 20.00 - 22.45 WIB bertempat di rumah Dedy Wahyudi diadakan musyawarah yang dihadiri kelompok tani dan masyarakat setempat terkait terkait dengan permasalahan pompa air (sibel). Saat itu ada beberapa anggota kelompok tani yang tidak hadir. Hasilnya disepakati batas waktu pelepasan pompa air ditentukan. Namun sesuai hasil rapT itu, ada beberapa yang belum dilepas.
"Akhirnya Rabu sekitar pukul 22.30 WIB, kelompok tani yang sibelnya sudah dilepas bersama masyarakat lain berjumlah 25 orang bersama-sama melepas sibel yang belum dilepas. Saat akan melepas sibel milik Bu Mariatun dihadang anaknya Moh Sukron Fadeli Bim Mustarikun dengan membawa senjata tajam yang berupa keris. Seketika itu Sukron langsung menyerang kelompok tani yang akan melepas sibel," tegasnya.
Kini, kata Harijadi pelaku penganiayaan berhasil diamankan. Pelaku yakni Moh Sukron Fadeli Bin Mustarikun (33) warga Dusun Ngambakan, Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo. Tersangka ditangkap di rumahnya, sekitar pukul 05.30 WIB. Tersangka langsung diperiksa dan ditahan di Rutan Ponorogo.
"Tersangka dijerat pasal 351 KUHP tentang Penganiayan. Tetapi, karena tersangka juga pernah keluar dari rumah sakit jiwa jadi harua ada pemeriksaan kejiwaannnya," pungkasnya. Ami/Waw
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB
Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Upaya penertiban tempat hiburan malam (karaoke) tak berizin di kawasan eks Tol Jabon oleh tim gabungan Komisi A DPRD Kabupaten…
Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB
Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo memberikan klarifikasi resmi meluruskan tuduhan miring …
Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB
Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Lapangan Pasmar 2 Gedangan, Sidoarjo tampak semarak dan penuh keceriaan, Sabtu (24/10/2026). Tidak kurang dari 5.000…
Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB
Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Dugaan pelanggaran prosedur dan semrawutnya data penerima bantuan pangan beras 30 kilogram di Desa Kalimati, Kecamatan Tarik,…
Sabtu, 24 Okt 2026 14:06 WIB
Sabtu, 24 Okt 2026 14:06 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo resmi meluncurkan program …
Sabtu, 24 Okt 2026 09:38 WIB
Sabtu, 24 Okt 2026 09:38 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan gas dalam mempercepat program jaring pengaman sosial dan perbaikan…
Jumat, 23 Okt 2026 19:42 WIB
Jumat, 23 Okt 2026 19:42 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sidoarjo mendorong kolaborasi media, pemerintah, pemuda dan pelaku pariwisata untuk…
Jumat, 23 Okt 2026 17:22 WIB
Jumat, 23 Okt 2026 17:22 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersiap mempercantik kawasan perbatasan Sidoarjo - Surabaya. Tidak sekadar memperjelas …
Jumat, 23 Okt 2026 09:02 WIB
Jumat, 23 Okt 2026 09:02 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Penyakit jantung tidak lagi identik sebagai penyakit usia lanjut. Tren gangguan kardiovaskular kini kian mengintai generasi…
Kamis, 22 Okt 2026 22:21 WIB
Kamis, 22 Okt 2026 22:21 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo resmi dimulai. Sebanyak 11 pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten…
Kamis, 22 Okt 2026 20:26 WIB
Kamis, 22 Okt 2026 20:26 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah taktis untuk mempercepat pembangunan dan menjaga kondusivitas wilayah terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…
Kamis, 22 Okt 2026 18:32 WIB
Kamis, 22 Okt 2026 18:32 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana khidmat menyelimuti Alun-Alun Sidoarjo, Kamis (22/10/2026). Ratusan perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat,…
Kamis, 22 Okt 2026 14:43 WIB
Kamis, 22 Okt 2026 14:43 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Momentum peringatan Hari Santri menjadi panggung pembuktian karya nyata bagi SMK YPM 8 Sidoarjo. Bertempat di Incubator Aula SMK…
Kamis, 22 Okt 2026 13:30 WIB
Kamis, 22 Okt 2026 13:30 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana khidmat meliputi Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Rabu (21/10/2026) malam. Memperingati Hari Santri Nasional, Bupati…
Kamis, 22 Okt 2026 08:50 WIB
Kamis, 22 Okt 2026 08:50 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Santri yang jatuh pada Tanggal 22 Oktober 2026 di lingkungan yayasan YPM Sidoarjo berlangsung meriah dan penuh …