Gara-Gara Pompa Air, 4 Warga Ponorogo Terluka Kena Sabetan Keris

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DIRAWAT - Salah satu korban tersabet keris dirawat di rumah sakit. Insert foto tersangka penganiayaan diamankan di Polres Ponorogo, Kamis (01/11/2018).
DIRAWAT - Salah satu korban tersabet keris dirawat di rumah sakit. Insert foto tersangka penganiayaan diamankan di Polres Ponorogo, Kamis (01/11/2018).

i

Ponorogo (republikjatim.com) - Sedikitnya 4 anggota kelompok tani terluka serius. Mereka terkena sabetan keris hingga menyebabkan keempat korban dilarikan ke rumah sakit. Pemicunya, gara-gara para korban ini hendak melepas pompa air (sibel) di sumur persawahan wilayah Kecamatan Sukorejo, Ponorogo.

Keempat anggota kelompok tani terluka ini karena sabetan sebilah keris milik salah satu warga yang menghadang saat pompa air milik orang tuanya hendak dilepas anggota kelompok tani itu. Kelompok tani melepasnya karena sudah melebihi kesepakatan yang ditetapkan kelompok tani.

Keempat korban terluka itu diantaranya Jemikun (60) mengalami luka di leher sebelah kanan, Suprapto (45) warga terluka di dada dan menjalani rawat inap di RS Muhammadiyah JL Diponegoro dan Dandy Pratama (16) yang terluka di punggung. Ketiganya warga Dusun Soko, Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo. Sedangkan korban terakhir, Riyan Rifai (17) warga Dusun/Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo terluka di lengan kanan dan menjalani rawat inap di RS Muhammadiyah JL Diponegoro.

"Pemicunya sepeleh. Karena hendak melepas pompa air karena dianggap menyalahi kesepakan bersama," ucap Kapolsek Sukorejo, AKP Harijadi kepada republikjatim.com, Rabu (31/10/2018).

Harijadi menceritakan, kejadian berdarah itu terjadi Rabu (31/10/ 2018) sekitar pukul 22.30 WIB. Pertikaian itu terjadi di area persawahan Dusun Soko, Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo.

"Para korban terluka karena sabetan keris warga yang melarang pelepasan pompa air," imbuhnya.

Harijadi mengungkapkan awalnya, Minggu (21/10/2018 ) pukul 20.00 - 22.45 WIB bertempat di rumah Dedy Wahyudi diadakan musyawarah yang dihadiri kelompok tani dan masyarakat setempat terkait terkait dengan permasalahan pompa air (sibel). Saat itu ada beberapa anggota kelompok tani yang tidak hadir. Hasilnya disepakati batas waktu pelepasan pompa air ditentukan. Namun sesuai hasil rapT itu, ada beberapa yang belum dilepas.

"Akhirnya Rabu sekitar pukul 22.30 WIB, kelompok tani yang sibelnya sudah dilepas bersama masyarakat lain berjumlah 25 orang bersama-sama melepas sibel yang belum dilepas. Saat akan melepas sibel milik Bu Mariatun dihadang anaknya Moh Sukron Fadeli Bim Mustarikun dengan membawa senjata tajam yang berupa keris. Seketika itu Sukron langsung menyerang kelompok tani yang akan melepas sibel," tegasnya.

Kini, kata Harijadi pelaku penganiayaan berhasil diamankan. Pelaku yakni Moh Sukron Fadeli Bin Mustarikun (33) warga Dusun Ngambakan, Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo. Tersangka ditangkap di rumahnya, sekitar pukul 05.30 WIB. Tersangka langsung diperiksa dan ditahan di Rutan Ponorogo.

"Tersangka dijerat pasal 351 KUHP tentang Penganiayan. Tetapi, karena tersangka juga pernah keluar dari rumah sakit jiwa jadi harua ada pemeriksaan kejiwaannnya," pungkasnya. Ami/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Garda Bangsa Sidoarjo Jamin Solid, Kecam Oknum Catut Nama Organisasi Dukung Mantan Kader Pecatan

Garda Bangsa Sidoarjo Jamin Solid, Kecam Oknum Catut Nama Organisasi Dukung Mantan Kader Pecatan

Jumat, 27 Mar 2026 09:18 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 09:18 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Eskalasi politik menjelang pemilihan Ketua DPC PKB Sidoarjo kian menghangat. Terbaru, Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa …

KPU Sidoarjo Percepat Akselerasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan 2026

KPU Sidoarjo Percepat Akselerasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan 2026

Rabu, 25 Mar 2026 09:40 WIB

Rabu, 25 Mar 2026 09:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo secara resmi menerima hasil sinkronisasi Data Penduduk Potensial Pemilih…

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Sabtu, 21 Mar 2026 20:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 20:49 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mengajak masyarakat memperkuat silaturahmi dan saling memaafkan pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447…

Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Sabtu, 21 Mar 2026 18:28 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 18:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Inspeksi Mendadak (Sidak) dilaksankan Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Forkopimda Sidoarjo ke sejumlah pos pengamanan pada …

Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Jumat, 20 Mar 2026 17:11 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 17:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana di Perum TNI AL Blok C1 No 18, Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi, Sidoarjo tampak berbeda dari hari biasanya. Sejak…

Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Jumat, 20 Mar 2026 16:07 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 16:07 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Sidoarjo yang dijadwalkan pada awal April mendatang, tensi politik di internal partai…