Desak Keterbukaan, Sikap 'Denial' Dikbud Sidoarjo Dikritik Balik Soal Misteri Dugaan Hilangnya 992 Kursi SPMB SMPN 2026

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
GRAFIS - Beginilah gratis soal kuota kursi SPMB SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Sidoarjo.
GRAFIS - Beginilah gratis soal kuota kursi SPMB SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Sidoarjo.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Sidoarjo kini tengah memicu gelombang protes keras dari masyarakat. Penolakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo atas temuan selisih kuota dinilai sebagai bentuk nyata dari sikap denial (penangkalan) pejabat publik yang enggan dievaluasi. Hal ini, sebagaimana tecermin dari narasi pembelaan diri yang belakangan gencar diinisiasi pihak dinas di berbagai media online.

​Pemerhati Kebijakan Publik dan Pendidikan Sidoarjo, Badruzzaman mengkritik keras sikap normatif kedinasan itu. Pihak Dikbud sebelumnya mengklaim sistem PPDB/SPMB daring yang berjalan saat ini sudah sepenuhnya akuntabel dan transparan. Namun, bagi Badruzzaman, bantahan sepihak tanpa adanya sinkronisasi data terbuka justru mempertegas adanya upaya menutupi kegagalan sistemik.

​"Dinas Pendidikan Sidoarjo bersikeras tidak ada kursi yang hilang. Namun faktanya, ada jurang data sebesar 992 kursi antara sosialisasi resmi dinas sebanyak 14.472 kursi dengan kuota yang terkunci di aplikasi pendaftaran yang hanya 13.480 kursi. Data ini valid tanpa membuka berapa semestinya pagu SPMB SMPN 2026 adalah puncak dari sikap denial pejabat," ujar Badruzzaman dalam keterangan pers tertulisnya di Sidoarjo, Kamis (25/06/2026).

​Badruzzaman membeberkan skandal gap data ini bukan sekadar eror teknis sesaat. Melainkan, pola dugaan "kecurangan" birokrasi yang diduga sengaja dirawat demi keuntungan pihak tertentu.

​Pada pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 lalu, publik disuguhkan drama yang sama. Kala itu, terjadi hilangnya hak akses atau gap sebanyak 1.104 kursi akibat perbedaan tajam antara realitas lapangan penerimaan murid baru dengan angka realisasi pada aplikasi SPMB.

​"Tahun lalu ada 1.100 lebih kursi dan tahun ini hampir 1.000 kursi. Alasan mereka selalu sama. Yaitu 'otomatisasi sistem' pelimpahan jalur. Otomatisasi macam apa yang polanya konsisten menyembunyikan ribuan kursi? Ini bukan otomatisasi, ini dugaan manipulasi pagu untuk menyediakan 'kursi cadangan' bagi siswa titipan pasca-pengumuman resmi ditutup," ungkap Badruzzaman.

​Lebih jauh, Badruzzaman sangat menyayangkan sikap Dikbud Sidoarjo yang cenderung defensif dan memilih menyerang balik para kreator konten maupun elemen masyarakat yang membongkar ketimpangan data itu ke media sosial. Pihak dinas terkesan sengaja mengalihkan substansi masalah dengan menuduh kritik masyarakat sebagai pemicu kegaduhan sosial.

​"Karakter pejabat denial itu selalu fokus pada prosedur formal penyiaran informasi, bukan pada pembenahan data. Ketika rakyat bertanya mengapa angkanya berbeda, mereka justru menuntut konfirmasi birokratis dan mencap kritik sebagai hoaks. Jangan korbankan hak anak-anak Sidoarjo demi menyelamatkan reputasi instansi yang buruk," tegasnya.

​Menyikapi kebuntuan ini, Badruzzaman mendesak lembaga pengawas eksternal seperti Ombudsman RI Perwakilan Jawa Timur (Jatim) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera turun tangan melakukan audit forensik terhadap sistem IT di Portal SPMB SMP Sidoarjo.

​"Kami menuntut Dikbud Sidoarjo membuka log riwayat pemindahan kuota secara runtut menit demi menit ke hadapan publik. Kalau mereka bersih, jangan takut diaudit. Menutup diri hanya akan memperlebar defisit kepercayaan masyarakat kepada dunia pendidikan di Sidoarjo," tandas Badruzzaman.

​Sampai berita ini diturunkan, gelombang desakan agar pemerintah membuka data kuota real-time per sekolah terus mengalir dari para orang tua murid yang merasa hak anak-anak mereka dirugikan sistem penempatan yang diduga tidak transparan itu. 

Sementara secara terpisah Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Pemkab Sidoarjo, Netti Lastiningsih enggan memberikan komentar saat ditanya melalui nomor ponselnya. Pejabat perempuan yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Mutu Pendidikan Dikbud Pemkab Sidoarjo tidak menjawab sepatah kata pun saat dikonfirmasi tim redaksi.Hel/Waw

Berita Terbaru

Kasus Impor Ponsel Bekas Ilegal, Kortas Tipikor Polri Sita Uang Ratusan Juta, Emas, Sertifikat dan 7 Kontainer Dokumen

Kasus Impor Ponsel Bekas Ilegal, Kortas Tipikor Polri Sita Uang Ratusan Juta, Emas, Sertifikat dan 7 Kontainer Dokumen

Kamis, 25 Jun 2026 09:33 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 09:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Mabes Polri berhasil menyita aset bernilai fantastis dari hasil…

Dari Musibah Jadi Berkah, Menko AHY dan Bupati Subandi Kawal Proyek Rp 122 Miliar Pembangunan Ponpes Al Khoziny

Dari Musibah Jadi Berkah, Menko AHY dan Bupati Subandi Kawal Proyek Rp 122 Miliar Pembangunan Ponpes Al Khoziny

Rabu, 24 Jun 2026 21:43 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 21:43 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen pemerintah dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang aman dan layak bagi para santri terus dikebut. Menteri…

Atasi TPT, HIPMI Sidoarjo Sodorkan Roadmap Ekonomi 2026 - 2030 ke Pemkab Diapresiasi Bupati Subandi

Atasi TPT, HIPMI Sidoarjo Sodorkan Roadmap Ekonomi 2026 - 2030 ke Pemkab Diapresiasi Bupati Subandi

Rabu, 24 Jun 2026 20:16 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sidoarjo resmi menyodorkan Roadmap Sinergi…

Gempur Rokok Ilegal, Sidoarjo Musnahkan 9 Juta Batang Rokok Polos Senilai Rp13,5 Miliar

Gempur Rokok Ilegal, Sidoarjo Musnahkan 9 Juta Batang Rokok Polos Senilai Rp13,5 Miliar

Rabu, 24 Jun 2026 17:26 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 17:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemkab Sidoarjo bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Sidoarjo dalam…

Tindak Tegas Penunggak Pajak, DJP Jatim Sita 230 Aset Senilai Rp 24,9 Miliar

Tindak Tegas Penunggak Pajak, DJP Jatim Sita 230 Aset Senilai Rp 24,9 Miliar

Rabu, 24 Jun 2026 15:53 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:53 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Jawa Timur (Jatim) mengambil langkah tegas namun terukur dalam menegakkan keadilan hukum…

Suhu Politik Sidokepung Memanas Jelang Pelantikan, Kades Terpilih Tepis Penyerobotan Tanah Anggap Muatan Politis

Suhu Politik Sidokepung Memanas Jelang Pelantikan, Kades Terpilih Tepis Penyerobotan Tanah Anggap Muatan Politis

Rabu, 24 Jun 2026 10:09 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 10:09 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Belum sempat resmi dilantik, Kepala Desa (Kades) Sidokepung, Kecamatan Buduran terpilih, H Ariantono, sudah diterpa isu miring.…