Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus mendorong penguatan
olahraga elektronik (e-sport) sebagai wadah pengembangan bakat generasi muda sekaligus bagian dari industri kreatif yang terus berkembang.
Dukungan e-sport itu, diwujudkan dalam kegiatan kompetisi e-sport tingkat
Kabupaten Sidoarjo yang digelar hasil kolaborasi Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pemkab Sidoarjo bersama DPRD Sidoarjo di Transmart Sidoarjo, Jumat (29/05/2026).
Kegiatan itu, diikuti sebanyak 40 lebih atlet e-sport dari cabang permainan eFootball dan Mobile Legends. Kompetisi itu, menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial untuk dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mendatang.
Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana mengapresiasi kolaborasi antara Disporapar dan DPRD Kabupaten Sidoarjo dalam penyelenggaraan kegiatan itu. Menurutnya, esport kini bukan sekadar hiburan, melainkan telah berkembang menjadi industri kreatif dan cabang olahraga yang menjanjikan bagi generasi muda.
"E-sport bukan sekadar hiburan saja, akan tetapi sudah menjadi industri kreatif dan olahraga yang menjanjikan sekaligus wadah generasi muda untuk berprestasi, menyalurkan bakat dan mengembangkan kreativitas," ujar Mimik Idayana.
Selain itu, Mimik Idayana mengingatkan para peserta agar tetap bijak dalam bermain game online dan mampu membagi waktu dengan baik.
"Kalau main ini harus ingat waktu. Boleh bermain tetapi tahu waktu dan tetap
menjalankan kewajiban," pintanya.
Mimik berharap melalui kompetisi itu, akan lahir talenta-talenta muda Sidoarjo yang mampu menjunjung tinggi sportivitas, profesionalitas dan kejujuran.
"Saya juga meminta kepada anak-anakku semua untuk menjadikan kompetisi ini sebagai sarana memperluas persahabatan dan pengalaman," tegasnya.
Sementara anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, Achmad Muzayyin Syafrial mengakui perkembangan e-sport saat ini menunjukkan perubahan besar di kalangan anak muda. Menurutnya, game online tidak lagi hanya menjadi sarana mengisi waktu luang saja. Akan tetapi, telah berkembang menjadi cabang olahraga kompetitif di dunia digital.
"Tumbuh kembangnya bibit-bibit olahraga e-sport (game online) sudah tidak lagi hanya sebatas cara mengisi kekosongan saja. Akan tetapi e-sport sudah menjelma menjadi sebuah cabang olahraga anak muda untuk berkompetisi di dunia digital," paparnya.
Kepala Disporapar Pemkab Sidoarjo, Yudi Irianto menegaskan kompetisi ini,
menjadi bagian dari upaya penguatan olahraga e-sport di Kabupaten Sidoarjo. Selain sebagai ajang kompetisi tingkat kabupaten, kegiatan itu juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet e-sport berprestasi.
"Kami berharap muncul atlet-atlet e-sport luar biasa dari Sidoarjo dan kita persiapkan untuk mewakili Kabupaten Sidoarjo pada Porprov Jawa Timur 2027 hingga meraih prestasi membanggakan," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi