Sisi Lain Kedekatan Dua Waliyullah Mbah Ud dan Gus Miek Beserta Sekri Menteri Agama KH Wachid Hasyim

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
AKRAB - KH Ali Mas'ud (Mbah Ud) tampak sangat dekat dengan KH Chamim Tohari Djazuli (Gus Miek) dari Ponpes Al Falah Ploso, Kediri beberapa tahun silam.
AKRAB - KH Ali Mas'ud (Mbah Ud) tampak sangat dekat dengan KH Chamim Tohari Djazuli (Gus Miek) dari Ponpes Al Falah Ploso, Kediri beberapa tahun silam.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - KH Ali Mas'ud (Mbah Ud) memiliki kedekatan khusus dengan KH Chamim Tohari Djazuli (Gus Miek) dari Ponpes Al Falah Ploso, Kediri. Gus Miek adalah pendiri amalan Dzikir Jamaah Mujahadah Lailiyah, Dzikrul Ghofilin, dan Sema’an Jantiko Mantab.

Gus Miek sendiri diketahui merupakan putra KH Djazuli Usman, pendiri Ponpes Al Falah, Ploso, Kediri. KH Djazuli Usman pernah mondok untuk belajar Ilmu Shorof di Pondok Sono Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Pondok tua ini dulunya didirikan kakek Mbah Ud yakni KH Muhayyin.

KH Ali Mas’ud memang berbeda usia cukup jauh dengan Gus Miek. Meski demikian, keduanya sering bertemu dan bertukar pikiran karena mereka memiliki gaya berdakwah yang nyaris sama.

Mbah Ud lebih suka berdakwah dengan terjun langsung di tengah masyarakat dengan menyambangi rumah warga, jamaah dan tempat - tempat keramaian lainnya.

Sedangkan Gus Miek menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk berdakwah di luar tembok pesantren. Ia suka mendatangi diskotik atau tempat - tempat perjudian untuk mengajak para penjudi dan penikmat hiburan malam bertobat dengan caranya tersendiri.

Salah satu pertemuan keduanya dikisahkan ketika Gus Miek berusia 9 tahun pernah sowan ke kediaman KH Ali Mas’ud di Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Saat itu kebetulan di kediaman KH Ali Mas’ud sedang bertamu KH Ahmad Siddiq dari Jember. Saat itu KH Ahmad Siddiq masih berusia sekitar 25 tahun dan menjabat sebagai Sekretaris Pribadi (Sekpri) KH Wachid Hasyim saat menjabat Menteri Agama (Menag) RI.

Saat itu, KH Ahmad Siddiq meminta didoakan Mbah Ud untuk keselamatan bangsa dan negara. Tak disangka, Mbah Ud malah memanggil anak kecil yang sedang bermain di depan rumahnya yang tak lain adalah Gus Miek. Gus Miek kemudian diminta Mbah Ud untuk membacakan doa alfatihah untuk KH Ahmad Siddiq.

Sepulang dari sowan ke Mbah Ud, beberapa bulan kemudian, KH Ahmad Siddiq kembali menemui Mbah Ud untuk berbicara empat mata. Karena penasaran dan menanyakan tentang siapakah Gus Miek sebenarnya.

"Mbah, saya sowan kesini lagi karena ingin tahu Gus Miek itu siapa? Kok banyak orang besar seperti Kiai Hamid (KH Abdul Hamid dari Pasuruan) menghormatinya?," tanya KH Ahmad Siddiq.

Mbah Ud pun langsung menjawab "pada sekitar tahun 1950-an, kamu (pernah) datang ke rumahku meminta doa. Aku menyuruh seorang bocah untuk mendoakan kamu. Itulah Gus Miek. Siapa saja, termasuk kamu (kalau) bisa berkumpul dengan Gus Miek itu seperti mendapatkan Lailatul Qodar," jawab Mbah Ud.

Anehnya, konon begitu Mbah Ud selesai mengucapkan kalimat itu, Gus Miek tiba-tiba turun dari langit-langit kamar rumah Mbah Ud dan duduk diantara Mbah Ud dan KH Ahmad Siddiq. Sama sekali tidak terlihat bekas atap yang runtuh karena dilewati Gus Miek. Setelah mengucapkan salam, Gus Miek pun kembali menghilang.

Demikian kisah dan karomah dari Mbah Ud dan Gus Miek yang membuat KH Achmad Siddiq akhirnya mengenal Gus Miek. Di kemudian hari mereka (Gus Miek dan KH Achmad Siddiq) besanan karena menikahkan anak anaknya.

Gus Miek dan KH Achmad Siddiq pula yang aktif menghidupkan Jamaah Semaan Mantap dan Dzikrul Ghofilin hingga lestari sampai sekarang. Bahkan ketika KH Achmad Siddiq wafat, beliau dimakamkan di Kompleks Pemakaman Aulia di Desa Mojo, Kediri atas permintaan Gus Miek. (Cak One)

Berita Terbaru

Gemakan Shalawat dan Karya, Bupati Subandi Ajak Fatayat NU Sidoarjo Jadi Penggerak Kemajuan Pembangunan Daerah

Gemakan Shalawat dan Karya, Bupati Subandi Ajak Fatayat NU Sidoarjo Jadi Penggerak Kemajuan Pembangunan Daerah

Kamis, 15 Okt 2026 08:58 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 08:58 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mengajak pimpinan dan kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) untuk terus memperkuat peran perempuan melalui…

Gandeng IWAPI Gelorakan Woman Leadership, Sriatun Subandi Ajak Perempuan Sidoarjo Berani Memimpin dan Berkarakter

Gandeng IWAPI Gelorakan Woman Leadership, Sriatun Subandi Ajak Perempuan Sidoarjo Berani Memimpin dan Berkarakter

Rabu, 14 Okt 2026 17:17 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 17:17 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perempuan tidak hanya sekadar pelengkap, melainkan motor penggerak perubahan menuju daerah yang lebih maju. Pesan kuat inilah…

Gerak Cepat Pemkab Sidoarjo, Bupati Subandi Sidak Rumah Korban Kebakaran di Sukodono, Target Perbaikan Minggu Ini

Gerak Cepat Pemkab Sidoarjo, Bupati Subandi Sidak Rumah Korban Kebakaran di Sukodono, Target Perbaikan Minggu Ini

Rabu, 14 Okt 2026 14:57 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 14:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Duka yang menimpa keluarga Khusaini, warga Dusun Dungus, Desa/Kecamatan Sukodono langsung mendapat perhatian serius dari…

Dampak Tak Sinkronnya Perda - Perbup, DPRD Sidoarjo Turun Tangan Saat Pabrik Baja Minta Diskon Retribusi PBG Rp 2,67 M

Dampak Tak Sinkronnya Perda - Perbup, DPRD Sidoarjo Turun Tangan Saat Pabrik Baja Minta Diskon Retribusi PBG Rp 2,67 M

Rabu, 14 Okt 2026 13:02 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 13:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat dengar pendapat (hearing) di Ruang Rapat Gedung…

Jajaran Direksi Beserta Staf BPR Delta Artha Perseroda Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Jajaran Direksi Beserta Staf BPR Delta Artha Perseroda Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 14 Okt 2026 11:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:59 WIB

Jajaran Direksi Beserta Staf BPR Delta Artha Perseroda Sidoarjo Mengucapkan Selamat memperingati Hari Santri Nasional…

Segera Sikat Sejumlah Jembatan Liar, Pemkab Sidoarjo Amankan Proyek Betonisasi Gedangan-Betro Rp 23 Miliar dari Banjir

Segera Sikat Sejumlah Jembatan Liar, Pemkab Sidoarjo Amankan Proyek Betonisasi Gedangan-Betro Rp 23 Miliar dari Banjir

Selasa, 13 Okt 2026 18:18 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 18:18 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengambil langkah tegas terhadap maraknya keberadaan jembatan tanpa izin (akses ilegal) …