Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo terus menggenjot percepatan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Tulangan, Candi, dan Kecamatan Porong. Upaya ini, untuk meningkatkan kenyamanan serta keselamatan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. Bahkan, sekaligus menunjang kelancaran mobilitas dan perekonomian warga.
Dalam peninjauan lapangan di sejumlah titik di tiga kecamatan itu, Subandi menemukan kondisi aspal jalan yang ada sudah cukup tua dan membutuhkan penanganan serius. Perbaikan jalan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia.
"Ke depan, pemerintah daerah berencana menyusun master plan penanganan jalan yang ditargetkan rampung Tahun 2027. Melalui perencanaan itu, akan dilakukan pemetaan menyeluruh terhadap kondisi jalan di seluruh wilayah. Termasuk, menentukan ruas jalan yang perlu dilakukan betonisasi, overlay maupun perawatan rutin," ujar Subandi, Sabtu (28/02/2026).
Subandi menjelaskan perencanaan yang matang menjadi kunci agar pembangunan infrastruktur jalan tidak lagi dilakukan secara tambal sulam. Pihaknya menginginkan, ada master plan yang jelas agar penanganan jalan bisa tepat sasaran.
"Termasuk, mana yang harus dibeton, mana yang cukup overlay dan mana
yang perawatan rutin. Jangan sampai anggaran terbuang karena perencanaan tidak matang," tegas Subandi.
Subandi juga menyampaikan pemanfaatan teknologi seperti pemetaan menggunakan drone akan dilakukan untuk melihat kondisi jalan secara menyeluruh. Termasuk, menentukan kapasitas tonase kendaraan pada ruas jalan yang akan ditingkatkan kualitasnya.
"Saat ini tercatat 16 titik jalan rusak selesai diperbaiki dan sekitar 25 titik
lainnya masih dalam proses pengerjaan di wilayah Tulangan, Candi, dan Porong.
Pemkab Sidoarjo menargetkan seluruh pekerjaan itu, rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri. Target kita sebelum lebaran seluruh pekerjaan selesai. Ini tanggung jawab kita kepada rakyat. Masyarakat sudah membayar pajak, maka harus bisa menikmati jalan yang mulus dan aman," janjinya.
Untuk menjamin kualitas pekerjaan, pemerintah daerah juga akan mengevaluasi terhadap kontraktor pelaksana. Kontraktor yang tidak memenuhi standar kualitas pekerjaan tidak akan diberikan perpanjangan kontrak.
"Kami mengajak seluruh stakeholder, termasuk Camat, pemerintah desa, media serta masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Silakan diawasi bersama. Kalau pekerjaannya tidak sesuai, laporkan. Kita ingin pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tandasnya.
Langkah ini, bagi Subandi menjadi wujud komitmen Pemkab Sidoarjo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sidoarjo.
"Khususnya dalam penyediaan infrastruktur jalan yang layak, aman dan berkelanjutan," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi