Dikira Korban Kecelakaan, Arek Tarik Diduga Tewas Dianiaya Gerombolan Pemuda

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
OLAH TKP - Sejumlah anggota Polsek Tarik dan Inafis melaksanakan olah TKP atas kematian, Nikko Anggrian, Warga Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo yang diduga tewas karena dibunuh, Minggu (14/10/2018) dini hari.
OLAH TKP - Sejumlah anggota Polsek Tarik dan Inafis melaksanakan olah TKP atas kematian, Nikko Anggrian, Warga Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo yang diduga tewas karena dibunuh, Minggu (14/10/2018) dini hari.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Nikko Anggrian warga Nikko Anggrian, Warga Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo ditemukan warga tewas di JL Desa Mergosari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Minggu (14/10/2018) dini hari. Awalnya, warga menduga pemuda yang tergeletak ini, merupakan korban kecelakaan.

Namun, pasca divisum luar ditemukan luka tusukan benda tajam di tubuh korban. Dugaan sementara polisi menilai ada kejanggalan dalam kasus kematian korban.

"Memang awalnya warga mengira pemuda yang tergeletak itu korban kecelakaan (tabrak lari). Karena itu petugas langsung mengevakuasi korban ke RS Anwar Medika," terang Kapolsek Tarik, AKP Sugianto kepada republikjatim.com, Minggu (14/10/2018).

Saat jenazah korban diperiksa tim medis RS Anwar Medika, ditemukan sejumlah kejanggalan. Salah satunya, luka di tubuh korban buka disebabkan kecelakaan. Akan tetapi malah justru mengarah pada kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia di TKP. Apalagi, luka bekas tusukan di dada kiri korban lukanya cukup dalam.

"Kami menduga luka itu bekas tusukan benda tajam. Karena itu, jenazah korban kemudiab dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk divisum dan memastikan penyebab kematian korban ," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Sugianto selain memvisum dan mengotopsi jenazah korban, polisi juga menggelar olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi dalam peristiwa kematian korban itu. Hasilnya, berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi mengarah ke dugaan korban meninggal karena dianiaya orang lain.

"Kami masih menyelidiki siapa pelaku dan motifnya apa menganiaya korban hingga meninggal itu," tegasnya.

Sejumlah saksi, kata Sugianto sempat melihat korban berboncengan mengendarai motor dikejar motor lain. Kemudian motor korban terhenti setelah dipotong motor yang mengejar korban itu. Selain itu, saksi lainnya menyebutkan ada motor lain yang sempat menabrak motor korban dari belakang. Seketika itu, korban terpelanting dari motornya dan terjatuh di jalan raya desa itu. Bahkan ada seorang perempuab yang terjatuh dalam peristiwa kejar-kejaran antar motor itu.

"Tapi ada juga saksi yang mengaku sempat melihat orang yang diduga pelaku kabur ke arah selatan melalui sawah di desa itu," ungkapnya.

Kendati demikian, lanjut Sugianto polisi belum bisa memastikan semua. Apalagi, ada informasi saksi lain menyebutkan seusai nongkrong, korban bersama teman-temannya melintas di kawasan itu dan sempat memblayer-blayer suara dan tarikan motornya itu.

"Kami masih berupaya mengumpulkan sejumlah keterangan saksi dan menyelidiki kasus kematian korban. Mudah-mudahan bisa segera terungkap semua," pungkasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Sidak Dewan Sidoarjo di Sejumlah Karaoke di Eks Tol Jabon Diduga Bocor, Karaoke Segelan Buka Lagi Usai Petugas Pergi

Sidak Dewan Sidoarjo di Sejumlah Karaoke di Eks Tol Jabon Diduga Bocor, Karaoke Segelan Buka Lagi Usai Petugas Pergi

Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Upaya penertiban tempat hiburan malam (karaoke) tak berizin di kawasan eks Tol Jabon oleh tim gabungan Komisi A DPRD Kabupaten…

Luruskan Tuduhan Proyek Paving Rp 352 Juta, Kades dan Warga Tanggul Wonoayu Buka Suara

Luruskan Tuduhan Proyek Paving Rp 352 Juta, Kades dan Warga Tanggul Wonoayu Buka Suara

Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo memberikan klarifikasi resmi meluruskan tuduhan miring …

Ribuan Anak Padati Lapangan Pasmar 2, Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pintar Bisa Dipelajari, Kejujuran Harus Dicetak Dini

Ribuan Anak Padati Lapangan Pasmar 2, Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pintar Bisa Dipelajari, Kejujuran Harus Dicetak Dini

Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Lapangan Pasmar 2 Gedangan, Sidoarjo tampak semarak dan penuh keceriaan, Sabtu (24/10/2026). Tidak kurang dari 5.000…

Diduga Tabrak Peraturan Musdes dan Temukan 177 Data Penerima Bermasalah, Penyaluran Bantuan Kalimati Diadukan Dewan

Diduga Tabrak Peraturan Musdes dan Temukan 177 Data Penerima Bermasalah, Penyaluran Bantuan Kalimati Diadukan Dewan

Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dugaan pelanggaran prosedur dan semrawutnya data penerima bantuan pangan beras 30 kilogram di Desa Kalimati, Kecamatan Tarik,…

Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Gelar Subuh Keliling Perdana di Waru

Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Gelar Subuh Keliling Perdana di Waru

Sabtu, 24 Okt 2026 14:06 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:06 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo resmi meluncurkan program …

Sentuhan Hangat di Waru, Bupati Subandi Turun Langsung Bedah Rumah dan Bagikan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Sentuhan Hangat di Waru, Bupati Subandi Turun Langsung Bedah Rumah dan Bagikan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Sabtu, 24 Okt 2026 09:38 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 09:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan gas dalam mempercepat program jaring pengaman sosial dan perbaikan…