Lambat 30 Persen, Bupati Sidoarjo Minta Pembangunan Dam dan Rumah Pompa Kedungpeluk Rp 7,1 Miliar Harus Selesai

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RAPAT - Bupati Sidoarjo Subandi memimpin rapat soal pembangunan pintu air dan rumah pompa (Boezem) di Desa Kedungpeluk Kecamatan Candi, Sidoarjo yang pekerjaannya mengalami keterlambatan (deviasi) 30 persen, Senin (01/12/2025).
RAPAT - Bupati Sidoarjo Subandi memimpin rapat soal pembangunan pintu air dan rumah pompa (Boezem) di Desa Kedungpeluk Kecamatan Candi, Sidoarjo yang pekerjaannya mengalami keterlambatan (deviasi) 30 persen, Senin (01/12/2025).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi memimpin rapat soal pembangunan pintu air dan rumah pompa (Boezem) di Desa Kedungpeluk Kecamatan Candi, Sidoarjo, Senin (01/12/2025). Dalam rapat yang diselenggarakan di Opsroom Setda Sidoarjo ini, sebagai tindak lanjut Sidak Bupati Sidoarjo beberapa hari lalu.

Hadir dalam rapat ini Kepala Dinas PUBM dan SDA Dwi Eko Saptono, Pelaksana Proyek serta pihak-pihak terkait lainnya.

Subandi mengatakan proyek ini harus segera selesai, meski dengan kondisi pembangunan rumah pompa yang mengalami deviasi sebesar 30 persen. Subandi meminta adanya penambahan tenaga kerja untuk segera menyelesaikan lantai bawah.

"Kalau itu (lantai bawah) sudah selesai, maka bisa segera digunakan untuk mengantisipasi kelebihan debit air," ujar Subandi.

Dalam rapat itu, Subandi menjelaskan kepada Kepala PUBM dan SDA Dwi Eko Saptono untuk benar-benar mengawasi pengerjaan proyek Dam Kedungpeluk itu. Terutama, pengerjaan lantai bawah rumah pompa yang harus segera diselesaikan.

"Kalau bisa hari Jumat besok, lantai bawah itu harus sudah selesai. Pengerjaan harus dimaksimalkan untuk lantai bawah. Karena pengerjaan yang paling sulit lantai bawah rumah pompa," pinta Subandi.

Selain itu, Subandi menilai jika lantai bawah sudah selesai, dalam kondisi cuaca apa pun, pembuangan air dari Tanggulangin (selatan) menuju Kedungpeluk (utara) lebih mudah. Jika lantai bawah belum selesai, pembuangan air masih susah.

"Karena pembangunan Dam dan Rumah Pompa Kedungpeluk itu bertujuan menarik debit air dari Tanggulangin agar bisa dibuang ke muara. Dam dan Boezem Kedungpeluk terhubung langsung dengan Boezem Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin," katanya.

Tidak hanya itu, Dinas PUBM dan SDA juga harus bisa memastikan penyelesaian proyek itu. Jangan sampai kontraktor pelaksana tidak mampu menuntaskan dan terjadi wanprestasi. Ada waktu tiga pekan sampai berakhirnya kontrak pada 26 Desember 2025 mendatang.

"Kemudian sesuai peraturan, ada tambahan waktu 50 hari. Kontraktor pelaksana akan dikenakan denda sampai proyek selesai. Kalau dalam waktu 3 minggu tidak selesai, maka akan ada penambahan waktu lagi itu yang diberlakukan," tandas mantan Kades Pabean, Kecamatan Sedati ini.

Sedangkan sebagai percepatan pengerjaan, Subandi meminta tambahan pekerja untuk mengejar target penyelesaian proyek. Pemkab Sidoarjo ingin pembangunan Dam dan Rumah Pompa Kedungpeluk menjadi solusi atas bencana banjir yang terjadi di Tanggulangin selama ini.

"Kalau sampai pelaksana Wanprestasi, kasihan warga Kecamatan Tanggulangin yang kebanjiran setiap tahun," pungkasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Ketahuan Akali Petugas Pakai Izin Distributor, Bupati Ancam Tutup 3 Toko Miras di Kahuripan Nirvana Village Sidoarjo

Ketahuan Akali Petugas Pakai Izin Distributor, Bupati Ancam Tutup 3 Toko Miras di Kahuripan Nirvana Village Sidoarjo

Sabtu, 01 Agu 2026 07:41 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 07:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mengambil langkah tegas terhadap peredaran Minuman Keras (Miras) ilegal di wilayahnya. Bupati Sidoarjo, Subandi…

Sempat Diproyeksi Defisit, APBD Pemkab Sidoarjo Tahun 2025 Malah Surplus Rp 61,7 Miliar dan Raih WTP Ke 13

Sempat Diproyeksi Defisit, APBD Pemkab Sidoarjo Tahun 2025 Malah Surplus Rp 61,7 Miliar dan Raih WTP Ke 13

Jumat, 31 Jul 2026 17:08 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 17:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kinerja pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo pada Tahun Anggaran 2025 menorehkan kejutan positif. Sempat…

Ketuk Hati Pengusaha Lain, MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo Bagi-Bagi BBM Pertamax Gratis untuk Ratusan Ojol di Candi

Ketuk Hati Pengusaha Lain, MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo Bagi-Bagi BBM Pertamax Gratis untuk Ratusan Ojol di Candi

Jumat, 31 Jul 2026 10:05 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 10:05 WIB

​Sidoarjo (republikjatim.com) - Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo menghadirkan inovasi menarik dalam aksi sosial rutinnya. Ji…

Satpol PP Gerak Sendiri Gedor Warkop Remang-Remang di GOR dan Candi Amankan Miras dan Pemandu Lagu

Satpol PP Gerak Sendiri Gedor Warkop Remang-Remang di GOR dan Candi Amankan Miras dan Pemandu Lagu

Kamis, 30 Jul 2026 13:41 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 13:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Sidoarjo menggelar razia mendadak menyasar warung kopi (warkop) remang-remang di…

Serap Aspirasi Warga Jabon, Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto Dorong Penguatan Ekonomi Lokal dan Sarana Kesehatan

Serap Aspirasi Warga Jabon, Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto Dorong Penguatan Ekonomi Lokal dan Sarana Kesehatan

Kamis, 30 Jul 2026 12:25 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 12:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kehadiran anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto dalam agenda reses di Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon,…

Darurat Miras dan Pergaulan Bebas, Bupati Subandi Bersama PCNU dan PKB Sidoarjo Siap Tutup Tempat Usaha Ilegal

Darurat Miras dan Pergaulan Bebas, Bupati Subandi Bersama PCNU dan PKB Sidoarjo Siap Tutup Tempat Usaha Ilegal

Rabu, 29 Jul 2026 21:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 21:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan sikap tak main-main dalam memerangi maraknya Penyakit Masyarakat (Pekat).…