Dibuang di Selokan, Polisi Bongkar Makam Bayi Hasil Hubungan Bapak dan Anak Tiri

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BONGKAR - Tim Satuan Reskrim Polres Ponorogo dan tim forensik RS Bhayangkara membongkar makan bayi perempuan yang diduga hasil hubungan gelap bapak dan anak tirinya di makam Dusun Toyomarto, Desa Pupus, Kecanatan Ngebel, Ponorogo, Senin (08/10/2018).
BONGKAR - Tim Satuan Reskrim Polres Ponorogo dan tim forensik RS Bhayangkara membongkar makan bayi perempuan yang diduga hasil hubungan gelap bapak dan anak tirinya di makam Dusun Toyomarto, Desa Pupus, Kecanatan Ngebel, Ponorogo, Senin (08/10/2018).

i

Ponorogo (republikjatim.com) - Tim penyidik Satuan Reskrim Polres Ponorogo dan tim Forensik RS Bhayangkara Kediri terpaksa membongkar makam bayi perempuan yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Toyomarto, Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Ini menyusul, bayi malang itu sebelum dimakamkan dibuang di selokan pembuangan air.

Selain itu, diduga kuat bayi perempuan itu adalah hasil hubungan gelap bapak dan anak tirinya. Bahkan diduga bayi malang ini juga kelahirannya dipaksakan (diaborsi).

"Bapak bayi ini tidak sekedar menghamili anak tirinya. Bahkan bayi yang dikandung korban diaborsi, kemudian dibuang ke saluran air," terang Kasat Reskrim, Polres Ponorogo, AKP Maryoko kepada republikjatim.com, Senin(08/10/2018).

Mantan Kasat Reskrim Polres Ngawi ini memceritakan kasus yang membuat polisi terpaksa membongkar mayat bayi di Dusun Toyomarto, Desa Pupus Kecamatan Ngebel ini berawal ketika Dipo (kakek korban) yang disetubuhi Miswanto (bapak tiri korban ingin memperbaiki saluran pembuangan air di rumahnya yang tidak mengalir karena tersumbat. Hasilnya, ternyata tersumbatnya air saluran itu karena ada janin bayi di dalam saluran air itu.

"Setelah bayi diangkat langsung dimakamkan dipemakaman umum desa setempat. Kemudian kakek korban langsung menanyakan hal itu ke korban dan pelaku," imbuhnya.

Selama ini, lanjut mantan Kanit Reskrim, Polsek Waru, Polresta Sidoarjo ini antara pelaku dan korban hidup serumah, layaknya keluarga lain pada umumnya. Karena itu, polisi terpaksa membongkar makam bayi hasil hubungan terlarang antara bapak dan anak tirinya itu karena adanya laporan ke Polsek Ngebel tertanggal 6 Oktober 2018 kemarin.

"Selain membongkar makam mayat janin bayi ini, penyidik juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta dilanjutkan memanggil 6 orang saksi untuk dimintai keterangan," tegasnya.

Salah satu saksi yang sudah diperiksa, kata Maryoko adalah saksi korban. Selain itu juga dimintakan visumnya. Oleh karena itu, polisi mendatangkan tim forensik itu.

"Karena yang diduga melakukan persetubuhan sudah dimintai visum. Hasil pemeriksaan ada janin yang sudah dimakamkan. Makanya kami mendatangkan tim Forensik RS Bhayangkara Kediri untuk membongkar makam dan diotopsi," ungkapnya.

Sementara hasil pemeriksaaan dan alat bukti yang dikumpulkan yang diduga sebagai pelaku adalah ayah tiri korban. Kini Miswanto sudah ditetapkan tersangka. Akan tetapi, keberadaannya masih dicari polisi.

"Kepada saudara Miswanto dimanapun berada agar segera menyerahkan diri. Kalau tidak kami (polisi) bakal bertindak tegas," tandasnya. Ami/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Sidak Dewan Sidoarjo di Sejumlah Karaoke di Eks Tol Jabon Diduga Bocor, Karaoke Segelan Buka Lagi Usai Petugas Pergi

Sidak Dewan Sidoarjo di Sejumlah Karaoke di Eks Tol Jabon Diduga Bocor, Karaoke Segelan Buka Lagi Usai Petugas Pergi

Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Upaya penertiban tempat hiburan malam (karaoke) tak berizin di kawasan eks Tol Jabon oleh tim gabungan Komisi A DPRD Kabupaten…

Luruskan Tuduhan Proyek Paving Rp 352 Juta, Kades dan Warga Tanggul Wonoayu Buka Suara

Luruskan Tuduhan Proyek Paving Rp 352 Juta, Kades dan Warga Tanggul Wonoayu Buka Suara

Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo memberikan klarifikasi resmi meluruskan tuduhan miring …

Ribuan Anak Padati Lapangan Pasmar 2, Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pintar Bisa Dipelajari, Kejujuran Harus Dicetak Dini

Ribuan Anak Padati Lapangan Pasmar 2, Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pintar Bisa Dipelajari, Kejujuran Harus Dicetak Dini

Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Lapangan Pasmar 2 Gedangan, Sidoarjo tampak semarak dan penuh keceriaan, Sabtu (24/10/2026). Tidak kurang dari 5.000…

Diduga Tabrak Peraturan Musdes dan Temukan 177 Data Penerima Bermasalah, Penyaluran Bantuan Kalimati Diadukan Dewan

Diduga Tabrak Peraturan Musdes dan Temukan 177 Data Penerima Bermasalah, Penyaluran Bantuan Kalimati Diadukan Dewan

Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dugaan pelanggaran prosedur dan semrawutnya data penerima bantuan pangan beras 30 kilogram di Desa Kalimati, Kecamatan Tarik,…

Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Gelar Subuh Keliling Perdana di Waru

Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Gelar Subuh Keliling Perdana di Waru

Sabtu, 24 Okt 2026 14:06 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:06 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo resmi meluncurkan program …

Sentuhan Hangat di Waru, Bupati Subandi Turun Langsung Bedah Rumah dan Bagikan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Sentuhan Hangat di Waru, Bupati Subandi Turun Langsung Bedah Rumah dan Bagikan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Sabtu, 24 Okt 2026 09:38 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 09:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan gas dalam mempercepat program jaring pengaman sosial dan perbaikan…