Sidoarjo (republikjatim.com) - Partai pengusung Bupati Sidoarjo, Subandi dan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana sudah berkali-kali mengingatkan kedua pimpinan daerah Kabupaten Sidoarjo ini, agar menghentikan konflik yang kini semakin muncul dipermukaan dan menjadi bahan perbincangan warga Sidoarjo dan sekitarnya.
Apalagi, saat ini yang dibutuhkan warga Sidoarjo bukan soal konflik itu. Akan tetapi yang lebih dibutuhkan warga Sidoarjo adalah kerja nyata sekaligus merealisasikan visi dan misi Bupati dan Wabup yang sudah dijanjikan saat kampanye di Tahun 2024 lalu.
Desakan itu, salah satunya disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Sidoarjo, Adam Rusydi. Menurut Adam perbedaan kepentingan antar Bupati dan Wabup Sidoarjo itu, terutama soal ego harus dikesampingkan. Hal ini, agar keduanya fokus pada kinerja dan merealisasikan visi dan misinya yang dijanjikan saat kampanye awal merebut kekuasaan di Sidoarjo di Pilkada Tahun 2024 kemarin.
"Kami sebagai partai pengusung sudah berkali-kali mengingatkan agar konflik dan kepentingan ego kedua pimpinan daerah ini dikesampingkan. Tapi, sampai hari ini, konflik masih berjalan. Kami berharap perbedaan ego (Bupati dan Wabup) itu segera direda, demi kepentingan utama yakni masyarakat Sidoarjo," ujar Adam Rusydi usai acara Sosialisasi Optimalisasi Media dan Pemuda di Era Digital untuk Mewujudkan Jatim Gerbang Indonesia Emas di Aston Hotel Sidoarjo, Jumat (26/09/2025) malam.
Bagi Adam yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo ini, konflik antara Bupati dan Wabup Sidoarjo harus segera diselesaikan dan diredakan. Apalagi, saat ini, yang ditunggu dan dibutuhkan masyarakat Sidoarjo adalah kinerja nyata Bupati dan Wabup Sidoarjo.
"Jadi bukan konflik yang terus membesar ini yang dibutuhkan masyarakat Sidoarjo. Apa yang sudah dijanjikan saat kampanye dulu harus direalisasikan. Karena kalau konflik tidak segera reda, maka masyarakat Sidoarjo berhak dan akan menagih janji-janji politik yang sudah dijadikan dulu menjadi hak warga Sidoarjo yang terlanjur memilih pasangan Bupati dan Wabup Sidoarjo ini," tegas Adam Rusydi.
Menurut Adam yang juga dikenal sebagai politisi muda yang sudah dua periode menjadi anggota DPRD Jawa Timur ini menilai, selain janji politik yang harus ditunaikan, ada pula sejumlah program dari pemerintah pusat yang wajib dijalankan oleh Pemkab Sidoarjo. Nah yang harus dijalankan Pemkab Sidoarjo ini membutuhkan kolaborasi antara Bupati dan Wabup Sidoarjo.
"Karena itu, menurut saya sinergi antara Bupati dan Wabup Sidoarjo ini mutlak dibutuhkan. Bukan mempertontonkan konflik. Tentu, hal ini yang harus kita kawal bersama. Konflik hanya akan menghambat jalannya program pemerintah pusat ke daerah. Kami sebagai partai pengusung meminta kedua belah pihak menurunkan tensi dan ego masing-masing demi kemajuan dan pembangunan di Sidoarjo," pinta anggota DPRD Provinsi Jatim Dapil Jatim 2 wilayah Kabupaten Sidoarjo ini.
Tidak hanya itu, Adam juga menekankan konflik politik sebaiknya tidak dijadikan ajang saling menyalahkan antara Bupati dan Wabup Sidoarjo. Adan menyebutkan, di dalam konflik, biasanya kedua pihak merasa memiliki kebenaran dan keyakinan masing-masing yang melekat pada pendiriannya.
"Karena itu, saya mengajak mari kita berpolitik secara dewasa, bijak dan santun. Yang ditunggu masyarakat Sidoarjo sekarang ini adalah karya dan kinerja nyata, bukan konflik semata," jelasnya.
Sementara itu, ditanya soal sikap Partai Golkar sebagai pengusung Bupati dan Wabup Sidoarjo diluar Partai Gerindra dan Partai Demokrat, Adam mengaku sudah melakukan berbagai upaya agar pimpinan daerah (Bupati dan Wabup) bisa duduk bersama dan mencari jalan islah demi kepentingan masyarakat Sidoarjo. Bahkan, pihaknya berharap permasalahan ini segera tuntas agar roda pemerintahan Sidoarjo kembali berjalan maksimal demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo.
"Sejak hari ini, saya mohon doa saja kepada rekan-rekan (media) sekalian, tentu kami berharap permasalahan konflik (Bupati dan Wakil Bupati)segera cepat selesai. Kemungkinan kami juga akan mengingatkan lagi soal program kerjanya yang diharapkan masyarakat Sidoarjo," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi