Sidoarjo (republikjatim.com) - Kegiatan rutin memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447, terasa beda saat digelar Masjid Miftahul Jannah Juanda Regency, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Minggu (07/09/2025) malam. Selain mauidloh, ribuan jamaah terhibur dengan iringan Elsika bukan Gambus Biasa dan ratusan door prize dengan hadiah utama Umroh.
Pemangku Masjid Miftahul Iman Juanda Regency, KH Mus Abdullah mengatakan sebagai kewajiban, rasa terima kasih dan bersyukur atas keberadaan manusia Agung Baginda Rasulullah SAW, yang telah memberikan contoh dan tauladan.
"Saya bersyukur masih diberikan kesempatan untuk memuliakan beliau (Baginda Rasulullah SAW). Berkat Ridlo Allah SWT, kita masih dibimbing Allah Azzawajalla untuk selalu bersholawat dan memperoleh syafaat keselamatan dunia dan akhirat," ujar Abah Mus sapaan akrab pendiri Pengobatan Alternatif Barokah ini.
Sedangkan pesan Abah Mus, dalam pengajian itu, jika ingin hidup bahagia dan barokah, harus loman (banyak sedekah) dan bisa menyenangkan orang lain. Termasuk, bisa membahagiakan saudara-saudara sendiri dan bisa menyelesaikan masalah karena diatur Allah SWT.
"Saya hanya bisa mengajak dulur-dulur untuk menyebarkan kebaikan. Semoga hadiah utama Umroh dari PT Intanaya bisa membawa kemabrukan," ungkapnya.
Mauidloh Hasanah dari Bu Nyai Hj Elok memperjelas peran suci Baginda Rasulullah SAW sebagai Uswatun Hasanah (suri tauladan yang baik) bagi seluruh alam semesta. Meski Nabi Muhammad SAW sering dihujat dan dicemooh dalam berdakwah, akan tetapi, sifat Sidiq, Amanah, Fathonah dan Tabliq yang membawa pada keberkahan serta keselarasan hidup yang selamat dunia dan akhirat.
"Inilah hidup yang ditunggu-tunggu manusia. Walau kita tidak bertemu beliau (Nabi Muhammad SAW), bukti kecintaan kita membawa keberkahan. Yakinlah, Fadillah dan Rahmat Allah SWT, harus bergembira sebagai umat Baginda Rasulullah SAW," tandasnya. Mat/Waw
Editor : Redaksi