Pilkada Sidoarjo

Antisipasi Gangguan Pemungutan Suara, Bawaslu Sidoarjo Petakan 11 Indikator Potensi TPS Rawan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, Agisma D Fastari
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, Agisma D Fastari

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo melakukan pemetaan terhadap potensi kerawanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mengantisipasi gangguan atau hambatan saat Pemilu Serentak Tahun 2024. Pemetaan itu, dilakukan dengan tujuan untuk mencegah pelanggaran dan sengketa dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang bakal digelar pada 27 November 2024 mendatang. Pemetaan itu, sesuai amanat Undang-Undang bahwa salah satu tugas pengawasan adalah sebagai upaya pencegahan pelanggaran dan sengketa Pemilihan.


Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, Agisma D Fastari mengatakan pemetaan kerawanan ini melibatkan 346 kelurahan/desa di 18 kecamatan yang melaporkan potensi kerawanan TPS.
Proses pengambilan data dilakukan selama enam hari, mulai tanggal 10 hingga 15 November 2024 kemarin.


"Berdasarkan pemetaan itu, terdapat sembilan indikator TPS rawan yang sering terjadi. Dua indikator yang jarang terjadi tetapi tetap perlu diantisipasi. Variabelnya seperti, penggunaan hak pilih (DPT yang tidak memenuhi syarat, DPTb, potensi DPK, Penyelenggara Pemilihan di luar domisili, pemilih disabilitas terdaftar di DPT, Riwayat sistem noken tidak sesuai ketentuan, dan/atau Riwayat PSU atau PSSU). Keamanan (riwayat kekerasan, intimidasi dan/atau penolakan penyelengaraan pemungutan suara)," ujar Agisma D Fastari kepada republikjatim.com, Rabu (20/11/2024).


Selain itu, lanjut Agisma juga terdapat politik uang, politisasi SARA, netralitas (penyelenggara Pemilihan, ASN, TNI/Polri, Kepala Desa dan/atau Perangkat Desa), logistik (riwayat kerusakan, kekurangan/kelebihan, dan/atau keterlambatan), lokasi TPS (sulit dijangkau, rawan konflik, rawan bencana, dekat dengan lembaga pendidikan/ pabrik/ pertambangan, dekat dengan rumah Paslon/posko tim kampanye, dan/atau lokasi khusus) serta jaringan listrik dan internet.


"Ada sembilan indikator potensi TPS rawan yang paling sering terjadi di Kabupaten Sidoarjo," ungkapnya.


Agisma menyebutkan diantaranya Terdapat pemilih DPT yang tidak memenuhi syarat (meninggal dunia, alih status TNI/Polri) di 766 TPS, Pemilih disabilitas yang terdaftar di DPT pada 620 TPS, Terdapat Pemilih Pindahan (DPTb) di 255 TPS, Penyelenggara Pemilihan yang bertugas di luar domisili di 171 TPS, Potensi pemilih yang memenuhi syarat namun tidak terdaftar di DPT di 69 TPS, Praktik politik uang di sekitar TPS pada 25 TPS.


"TPS yang terletak dekat dengan rumah pasangan calon atau posko tim kampanye di 24 TPS, Kekurangan atau kelebihan logistik di 23 TPS serta TPS yang berada di lokasi khusus (Rutan/Lapas) sebanyak 12 TPS," tegasnya.


Sedangkan dua indikator yang meskipun tidak sering terjadi tetapi tetap harus diwaspadai, yakni Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 1 TPS dan kendala aliran listrik di 2 TPS. Meski demikian, untuk mengatasi potensi kerawanan itu.


"Bawaslu Sidoarjo telah merumuskan sejumlah strategi pencegahan," ungkapnya.


Salah satunya dengan melakukan patroli pengawasan di wilayah TPS rawan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Diantaranya seperti pemerintah, aparat penegak hukum dan masyarakat.


"Sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat serta kolaborasi dengan pemantau Pemilu, organisasi masyarakat dan pengawas partisipatif menjadi kunci dalam menjaga kelancaran pemungutan suara," papar Agisma.


Selain itu, Bawaslu juga menyediakan posko pengaduan yang bisa diakses secara offline maupun online oleh masyarakat serta melakukan pengawasan langsung untuk memastikan ketersediaan logistik pemilu dan kesesuaian pelaksanaan pemungutan serta penghitungan suara.


Disamping itu, Bawaslu juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengantisipasi kerawanan itu. Diantaranya melakukan distribusi logistik secara tepat pada H-1, menjaga netralitas penyelenggara, dan mengantisipasi gangguan keamanan serta bencana alam yang mungkin terjadi.


"Kami juga berharap KPU dapat memastikan pelayanan pemungutan suara yang inklusif bagi kelompok rentan," tandas Agisma.


Sementara dengan pemetaan ini, diharapkan seluruh stakeholder dapat bekerja sama untuk memastikan Pemilu 2024 berjalan lancar, adil dan bebas dari gangguan yang merugikan demokrasi. Ary/Waw

Berita Terbaru

Selang Sengkarut Pasar Kepuhkiriman, Proyek BOT Mangkrak 10 Tahun Jadi Aset Idle dan Temuan BPK RI

Selang Sengkarut Pasar Kepuhkiriman, Proyek BOT Mangkrak 10 Tahun Jadi Aset Idle dan Temuan BPK RI

Selasa, 19 Mei 2026 17:15 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 17:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proyek pembangunan Pasar Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo yang menggunakan skema Build-Operate-Transfer (BOT) atau Bangun…

Geser ke Timur, Pemkab Sidoarjo Mulai Sosialisasikan Pembebasan Lahan Flyover Gedangan Ditarget Akhir 2026 Selesai

Geser ke Timur, Pemkab Sidoarjo Mulai Sosialisasikan Pembebasan Lahan Flyover Gedangan Ditarget Akhir 2026 Selesai

Selasa, 19 Mei 2026 10:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 10:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mulai melakukan sosialisasi rencana pengadaan tanah untuk pembangunan Flyover Gedangan, Senin malam (18/05/2026) …

Siapkan Layanan Terpadu dan Holistik, Alaya Psikologi Center Sidoarjo Siap Wujudkan Keluarga Sejahtera Mental

Siapkan Layanan Terpadu dan Holistik, Alaya Psikologi Center Sidoarjo Siap Wujudkan Keluarga Sejahtera Mental

Selasa, 19 Mei 2026 07:11 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 07:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kemajuan teknologi informasi dan pengaruh perilaku terhadap tumbuh kembang masyarakat Sidoarjo, dibutuhkan layanan psikologi dan…

Wabup Mimik Idayana Apresiasi Surat Siswa MI Darussalam Sidoarjo Dibaca Langsung Presiden Prabowo Subianto

Wabup Mimik Idayana Apresiasi Surat Siswa MI Darussalam Sidoarjo Dibaca Langsung Presiden Prabowo Subianto

Senin, 18 Mei 2026 15:24 WIB

Senin, 18 Mei 2026 15:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Keberanian Alkhalifi Muhammad Marven siswa Kelas 5 MI Darussalam Desa Sugiwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo berbuah manis. Surat…

Wabup Mimik Idayana Prihatin Kondisi Gedung Juang 45 Sidoarjo, Dorong Renovasi Tampah Ubah Bentuk Aslinya

Wabup Mimik Idayana Prihatin Kondisi Gedung Juang 45 Sidoarjo, Dorong Renovasi Tampah Ubah Bentuk Aslinya

Senin, 18 Mei 2026 14:25 WIB

Senin, 18 Mei 2026 14:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana meninjau langsung kondisi Gedung Juang 45 yang berada di JL Jenderal Ahmad Yani,…

Bupati Sidoarjo Subandi Sidak RTLH Sekaligus Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Miskin Tiga Desa di Wonoayu

Bupati Sidoarjo Subandi Sidak RTLH Sekaligus Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Miskin Tiga Desa di Wonoayu

Senin, 18 Mei 2026 10:07 WIB

Senin, 18 Mei 2026 10:07 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekaligus menyalurkan bantuan kursi …