Papan Larangan Tak Digubris, 3 PSK Tlocor Nekat Layani Tamu Terjaring Polisi

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TERTANGKAP - Sebanyak 3 perempuan yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) diamankan polisi dari bekas lokalisasi Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Kamis (13/09/2018).
TERTANGKAP - Sebanyak 3 perempuan yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) diamankan polisi dari bekas lokalisasi Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Kamis (13/09/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sedikitnya 3 perempuan yang diduga berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) diamankan di Polsek Jabon, Kamis (13/09/2018). Ketiganya, diduga masih melayani pria hidung belang di kawasan Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Padahal, dua pekan kemarin petugas gabungan sudah memasang papan larangan PSK beroperasi di kawasan bekas lokalisasi liar itu.

Ketiga perempuan yang diduga berprofesi sebagai PSK itu, diantaranya adalah DR (28) warga Desa Kepadangan, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, WS (41) warga Dusun Sidodadi, Desa Kemloko, Kecamatan Garum, Blitar dan AM (44) warga Dusun Rowotelu, Desa/Kecamatan Tanggul, Jember. Ketiganya ditangkap dan terjaring razia saat melayani para tamunya di kamar.

"Dalam razia kami melibatkan petugas gabungan Forkopimka Jabon, Polri, TNI dan Satpol PP. Makanya ketiga perempuan bandel itu, kami digelandang ke Polsek Jabon untuk diperiksa dan menjalani proses hukum lebih lanjut," terang Kapolsek Jabon, AKP Saadun kepada republikjatim.com, Kamis (13/09/2018).

Saadun mengungkapkan ketiga perempuan itu ditangkap karena masih beroperasi melayani tamu di bekas lokalisasi Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan. Ketiganya diamankan dari dua tempat yang berbeda. Yakni di komplek milik Fadil dan milik Suryani alias Sum.

"Saat ditangkap dua orang PSK menunggu tamu dan satunya melayani tamu di dalam kamar. Sedangkan, PSK lainya keburu kabur ketika melihat kedatangan polisi dan Satpol PP," imbuhnya.

Saadun menguraikan apa pun alasan ketiga perempuan itu, tidak diterima petugas razia. Alasannya, pihaknya tidak main-main dan bakal menindak tegas jika diketahui masih ada perempuan beroperasi di kawasan lokalisasi yang ditutup itu.

"Karena di lokasi sudah terpasang papan himbauan dan larangan bertuliskan dilarang melakukan praktek protitusi. Tapi ketiganya tetap membandel," tegasnya.

Saadun menegaskan pasca mengamankan ketiga PSK, pihaknya bakal memanggil pemilik dan pengelolah kompleks itu. Alasannya, sebelumnya Forkopimka Jabon, Tokoh Agama (Toga), dan Tokoh Masyarakat (Tomas) sepakat mensterilkan tempat itu dari prostitusi. Selain itu berkomitmen mengembalikan pokok fungsinya seperti semula. Yakni menjadi pemukiman penduduk.

"Mereka kami panggil karena mengingkari kesepakatan bersama toga dan tomas sekitar sebelumnya," jelasnya.

Sementara salah seorang PSK, DR diamini kedua rekannya dihadapan penyidik kompak mengaku sudah mengetahui jika bekas kompleks itu sudah dipasang papan himbauan dan larangan untuk tidak melakukan praktek prostitusi.

"Tapi, kami tidak ada pekerjaan lain. Ini semua terpaksa untuk mencukupi kebutuhan hidup," tandasnya. K1/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Hadapi Musim Kemarau, Dinas Perkim Ngawi Tingkatkan Layanan Air Bersih di Wilayah Sulit Air

Hadapi Musim Kemarau, Dinas Perkim Ngawi Tingkatkan Layanan Air Bersih di Wilayah Sulit Air

Selasa, 26 Mei 2026 10:02 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 10:02 WIB

Ngawi (republikjatim.com) — Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,3 m…

Pertahankan WTP, Pemkab Sidoarjo Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Aset Bersama BPK RI

Pertahankan WTP, Pemkab Sidoarjo Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Aset Bersama BPK RI

Senin, 25 Mei 2026 22:02 WIB

Senin, 25 Mei 2026 22:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus memperkuat tata kelola keuangan daerah dan penatausahaan aset. Berbagai upaya itu dilakukan sebagai bagian …

Dewan Direksi dan Karyawan Perumda Delta Tirta Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah

Dewan Direksi dan Karyawan Perumda Delta Tirta Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah

Senin, 25 Mei 2026 15:33 WIB

Senin, 25 Mei 2026 15:33 WIB

Dewan Direksi dan Karyawan Perumda Delta Tirta Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447…

Pilkades Serentak Digelar, Bupati Sidoarjo Minta Cakades dan Relawan Jaga Kondusifitas Pesta Demokrasi di Desa

Pilkades Serentak Digelar, Bupati Sidoarjo Minta Cakades dan Relawan Jaga Kondusifitas Pesta Demokrasi di Desa

Minggu, 24 Mei 2026 14:52 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 14:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak diSidoarjo berlangsung hari ini, Minggu (24/5/2026). Ada 80 desa dengan 230 Calon…

Bupati Sidoarjo Pastikan Kesiapan Seluruh TPS untuk Pilkades Serentak di 80 Desa

Bupati Sidoarjo Pastikan Kesiapan Seluruh TPS untuk Pilkades Serentak di 80 Desa

Minggu, 24 Mei 2026 11:54 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 11:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak 2026, Minggu 24 Mei 2026, Bupati Sidoarjo, Subandi didampingi Wakapolresta Sidoarjo AKBP …

Lampaui Target, 33 Persen Lulusan SMK YPM 8 Sidoarjo Langsung Diserap di Dunia Kerja Sebelum Pelepasan 2026

Lampaui Target, 33 Persen Lulusan SMK YPM 8 Sidoarjo Langsung Diserap di Dunia Kerja Sebelum Pelepasan 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 13:09 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 13:09 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kebahagiaan dan rasa bangga tengah menyelimuti keluarga besar SMK YPM 8 Sidoarjo, Sabtu (23/05/2026). Dalam momen pelepasan 464…