Dipicu Warisan, Pria Ponorogo Pukul Kepala Saudaranya Pakai Martil

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DIRAWAT - Sulamsri alias Benik (45) warga Dusun Glagahan, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Ponorogo saat menjalani perawatan tim medis atas luka bekas pukulan martil, Rabu (12/09/2018).
DIRAWAT - Sulamsri alias Benik (45) warga Dusun Glagahan, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Ponorogo saat menjalani perawatan tim medis atas luka bekas pukulan martil, Rabu (12/09/2018).

i

Ponorogo (republikjatim.com) - Jajaran petugas Unit Reskrim Polsek Sambit berhasil menangkap pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di pekarangan rumah belakang milik Samudji alias Pramu warga Dusun Glagahan, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Ponorogo. Kini, tersangka dan barang buktinya diamankan di Polsek Sambit.

Aksi pemukulan terhadap Sulamsri alias Benik (45) warga Dusun Glagahan, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Ponorogo Senin (10/09/ 2018) pukul 17.30 WIB. Mengetahui istrinya dipukul martil (palu) oleh Samudji alias Pramu Bin Jemiran (57), suami korban Suyono (45) langsung melaporkan kejadian yang mengakibatkan istrinya terluka di kepala dan tangan ini ke Polsek Sambit.

"Korban mengalami luka patah tulang jari (jari manis & jari tengah) tangan kanan, (ibu jari) tangan kiri serta luka robek di bagian kepala belakang yang harus dirawat tim medis," terang Kapolsek Sambit AKP Darmana melalui Kasubag Humas Polres Ponorogo, Ipda Teguh Satriyo, Rabu (12/09/2018).

Satriyo menceritakan awalnya korban datang ke rumah pelaku untuk mencari Umi Mahmudah (28) anak pelaku. Sebelumnya, korban dan anak pelaku sudah ada permasalahan diantara keduanya. Hingga saat terjadi cek-cok mulut antara korban dan Umi itu.

"Saat korban cek-cok dengan Umi, pelaku sibuk membenahi rumahnya yang tidak jauh dari lokasi, hingga pelaku yang masih membawa martil (palu) menghampiri korban. Setelah itu, antara korban dan pelaku terlibat cekcok mulut. Tidak terima dengan umpatan korban, pelaku mengejar korban yang lari ke tepi sawah belakang rumah pelaku itu. Kemudian, tanpa banyak kata pelaku langsung memukul kepala korban menggunakan martil itu," imbuhnya.

Saat kepala korban dipukul palu itu, lanjut Satriyo korban berusaha melindungi kepala bagian belakangnya menggunakan tangan sambil berteriak minta tolong. Saat suami korban datang di lokasi kejadian, saat itu mengetahui pelaku sedang dipegangi Sarmi dan Umi (istri dan anak pelaku). Sedangkan korban dalam keadaan tengkurap dengan kepala sudah berlumuran darah.

"Karena itu, suami korban langsung menolong istrinya dengan dibawa ke rumah ketua RT setempat, Saelan. Kemudian Suyono membawa istrinya berobat ke puskesmas Sambit dan dirujuk ke RSUD dr Hardjono Ponorogo untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang memadai," tegasnya.

Sementara soal motif penganiayaan itu lanjut Satriyo karena pelaku geram dengan korban yang berulang kali mengusik keluarganya. Akibatnya, dengan spontan pelaku langsung menghajar korban.

"Masalahnya didasari motif perekonomian dan warisan. Korban sering bertengkar dengan keluarga pelaku. Motifnya pelaku merasa tidak nyaman sering diusik korban. Kini pelaku sudah diamankan beserta barang buktinya berupa 1 (satu) buah martil (palu) besi warna hitam. Pelaku terancam pasal 351 ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan," pungkasnya. Ami/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Wadul Fraksi PKB Sidoarjo, Tokoh Agama dan Pendidikan Sarirogo Desak Penutupan Toko Miras Meski Kantongi Izin

Wadul Fraksi PKB Sidoarjo, Tokoh Agama dan Pendidikan Sarirogo Desak Penutupan Toko Miras Meski Kantongi Izin

Jumat, 17 Jul 2026 19:27 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Keresahan mendalam melanda warga Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo. Ini menyusul, kehadiran outlet yang secara bebas menjual…

Kalah di PTUN, Bupati Sidoarjo Diperintah Bangun Lagi Tembok Pembatas Perum Mutiara Regency

Kalah di PTUN, Bupati Sidoarjo Diperintah Bangun Lagi Tembok Pembatas Perum Mutiara Regency

Jumat, 17 Jul 2026 18:12 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 18:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kebijakan Pemkab Sidoarjo terkait integrasi jalan antarperumahan berujung kekalahan di meja hijau. Pengadilan Tata Usaha Negara…

Gelorakan Sidoarjo ASRI, Wabup Mimik Idayana dan Arumi Bachsin Ajak Warga Budayakan Tanam Pohon

Gelorakan Sidoarjo ASRI, Wabup Mimik Idayana dan Arumi Bachsin Ajak Warga Budayakan Tanam Pohon

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan menekan polusi udara. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana…

Cetak ‘Green Leader’ Masa Depan, 612 Siswa Baru SMK YPM 8 Sidoarjo Bersihkan Sungai Lepas 18.000 Benih Ikan

Cetak ‘Green Leader’ Masa Depan, 612 Siswa Baru SMK YPM 8 Sidoarjo Bersihkan Sungai Lepas 18.000 Benih Ikan

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun ajaran 2026/2027 di SMK YPM 8 Sidoarjo ditutup dengan cara yang tidak biasa.…

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo benar-benar serius dalam mengurai kemacetan kronis di kawasan Perempatan Gedangan. Langkah konkret ini, terus…

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Untuk mencetak lulusan yang tidak hanya jago teori tetapi juga siap tempur di dunia kerja, Program Studi (Prodi) Ilmu Politik…