Dishub Sidoarjo Terapkan E Money untuk Layanan Uji KIR

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
E MONEY - Dishub Pemkab Sidoarjo mulai menerapkan sistem Elektronik Uji KIR (E KIR) menggunakan E Money untuk memudahkan pelayanan sekaligus untuk transparansi pelayanan, Senin (03/09/2018).
E MONEY - Dishub Pemkab Sidoarjo mulai menerapkan sistem Elektronik Uji KIR (E KIR) menggunakan E Money untuk memudahkan pelayanan sekaligus untuk transparansi pelayanan, Senin (03/09/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Sidoarjo mulai memberlakukan uji kendaraan bermotor dengan sistim E-Money mulai, Senin (03/09/2018). Sistim baru ini, selain untuk memudahkan msyarakat yang akan melakukan uji kir kerdaraan juga untuk mengurangi antrian kendaraan yang berada di JL Raya Gelam, Kecamatan Candi, Sidoarjo.

Selain itu, pembayaran non tunai ini, untuk memberikan kepastian dan transparansi dalam memberikan pelayanan kepada para pemohon uji kir.

Dengan demikian, jika sebelumnya Dishub Pemkab Sidoarjo menerapkan pembanyaran uji kir kendaraan bermotor dengan sistim cashless (membayar dengan uang tunai) sudah tak diberlakukan lagi. Alasannya sistim pembayaran tunai itu, masih banyak kekurangannya. Baik untuk pemilik kendaraan maupun petugas Dishub Pemkab Sidoarjo.

"Pelayanan selama ini sudah sesusi standar menggunakan sistem pembayaran tunai. Tapi, mulai hari ini yang pertama dilakukan pembayaran non tunai. Mulai hari ini Dishub Sidoarjo memberlakukan uji kir kendaaraan bermotor dengan sistem pembayaram E Money," terang Kepala Dishub Pemkab Sidoarjo, M Bahrul Amiq kepada republikjatim.com, Senin (03/09/2018).

Lebih jauh, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo ini menguraikan dalam menerapkan sistem pembayaran E Money pihaknya bekerjasama dengan Bank Jatim Sidoarjo untuk menyediakan layanan baru ini. Tujuan utamanya adalah untuk agar penyelenggaraan pelayanan menggunakan azas kepastian dan azas transparansi.

"Sekarang sudah tidak jamannya lagi menggunakan sistem pembayaran menggunakan uang tunai. Karena nanti akan menumpuk uang tunai baru akan disetorkan. Ini tidak menguntungkan petugas dan pemohon uji kir. Makanya sekarang kami langsung ikhtiar (berusaha) menggunakan sistem non tunai. Sekaligus edukasi ke masyarakat," imbuhnya.

Dengan sistem baru ini, lanjut pria yang akrab dipanggil Amiq ini, pemohon uji kir tidak boleh merasa aneh, tidak boleh ketakutan atau merasa kesulitan mengoperasikan e money. Alasannya, pemohon uji kir yang tidak memiliki Anjungan Tunai Mandiri (ATM) bakal dilayani untuk pembuatan ATM oleh Bank Jatim Sidoarjo. Bahkan hanya dalam 2 menit ATM jadi dan langsung bisa diaktifkan.

"Sekarang jamannya berupaya memberi kepastian. Kalau pembayarannya sudah pasti pakai e money, maka sistem kontrolnya by sistem atau IT. Tak ada kata rekayasa disana sini dan tak ada biaya tambahan atau lainnya. Karena semua sudah tersistem," tegasnya.

Sementara bagi pemohon uji kir dan masyarakat pemohon pengujian kendaraan bermotor yang tidak membawa ATM, tetap di layani. Karena di lokasi, bisa membuka nomor rekening dengan ATM langsung dengan saldo minimal Rp 20.000.

"Semua upaya ini untuk memudahkan pelayanan masyarakat. Dengan sistim ini bisa meminimalisir terjadinya pungutan liar (Pungli) atau percaloan," pungkasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Wadul Fraksi PKB Sidoarjo, Tokoh Agama dan Pendidikan Sarirogo Desak Penutupan Toko Miras Meski Kantongi Izin

Wadul Fraksi PKB Sidoarjo, Tokoh Agama dan Pendidikan Sarirogo Desak Penutupan Toko Miras Meski Kantongi Izin

Jumat, 17 Jul 2026 19:27 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Keresahan mendalam melanda warga Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo. Ini menyusul, kehadiran outlet yang secara bebas menjual…

Kalah di PTUN, Bupati Sidoarjo Diperintah Bangun Lagi Tembok Pembatas Perum Mutiara Regency

Kalah di PTUN, Bupati Sidoarjo Diperintah Bangun Lagi Tembok Pembatas Perum Mutiara Regency

Jumat, 17 Jul 2026 18:12 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 18:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kebijakan Pemkab Sidoarjo terkait integrasi jalan antarperumahan berujung kekalahan di meja hijau. Pengadilan Tata Usaha Negara…

Gelorakan Sidoarjo ASRI, Wabup Mimik Idayana dan Arumi Bachsin Ajak Warga Budayakan Tanam Pohon

Gelorakan Sidoarjo ASRI, Wabup Mimik Idayana dan Arumi Bachsin Ajak Warga Budayakan Tanam Pohon

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan menekan polusi udara. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana…

Cetak ‘Green Leader’ Masa Depan, 612 Siswa Baru SMK YPM 8 Sidoarjo Bersihkan Sungai Lepas 18.000 Benih Ikan

Cetak ‘Green Leader’ Masa Depan, 612 Siswa Baru SMK YPM 8 Sidoarjo Bersihkan Sungai Lepas 18.000 Benih Ikan

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun ajaran 2026/2027 di SMK YPM 8 Sidoarjo ditutup dengan cara yang tidak biasa.…

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo benar-benar serius dalam mengurai kemacetan kronis di kawasan Perempatan Gedangan. Langkah konkret ini, terus…

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Untuk mencetak lulusan yang tidak hanya jago teori tetapi juga siap tempur di dunia kerja, Program Studi (Prodi) Ilmu Politik…