Ning Sasha : Ibu Rumah Tangga Pegang Peranan Penting Cegah Kasus Stunting

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SOSIALISASI - Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Ny Sa'adah Ahmad Muhdlor saat acara Sosialisasi Cegah Stunting dengan Edukasi Pemberian Makanan Rumahan Yang Tinggi Gizi di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (22/02/2024).
SOSIALISASI - Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Ny Sa'adah Ahmad Muhdlor saat acara Sosialisasi Cegah Stunting dengan Edukasi Pemberian Makanan Rumahan Yang Tinggi Gizi di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (22/02/2024).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen dalam upaya pencegahan stunting. Salah satunya, dengan menyelenggarakan sosialisasi dengan fokus pada edukasi pemberian makanan rumahan yang tinggi gizi.

Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Ny Sa'adah Ahmad Muhdlor mengatakan ibu memegang peranan penting dalam mencegah stunting di Sidoarjo. Alasannya, ibu tidak hanya berperan waktu mengandung bayi.

"Wanita yang akan menjadi seorang ibu, yakni saat remaja harus benar-benar menjaga pola makan dan cara menyiapkan perkawinan yang sehat. Misalnya, seperti mengikuti tes kesehatan sebelum menikah agar bisa melahirkan anak sehat dan bebas stunting," ujarnya disela acara Sosialisasi Cegah Stunting dengan Edukasi Pemberian Makanan Rumahan Yang Tinggi Gizi di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (22/02/2024).

Istri Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Ning Sasha, juga menambahkan peranan kedua seorang ibu adalah rajin memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada anak-anaknya.

"Berikan ASI ekslusif saat enam bulan pertama. Kemudian, lanjutkan hingga 2 tahun serta berikan MPASI (makanan pendamping ASI) yang tinggi akan protein hewani," papar Fakultas Hukum, Unair Surabaya ini.

Selain itu, pihaknya berharap melalui kegiatan itu, masyarakat dapat lebih aware (perhatian) terhadap pentingnya gizi untuk pertumbuhan anak.

"Yakni dengan menerapkan pola makan sehat dan dapat mengurangi risiko stunting di Kabupaten Sidoarjo," tegas alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Acara sosialisasi ini dihadiri anggota TP PKK Kabupaten Sidoarjo serta menghadirkan narasumber handal. Yakni penyuluh Keluarga Berencana (KB) dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Pemkab Sidoarjo dan Kepala Bidang Peningkatan Kesehatan Masyarakat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo.

Narasumber acara itu, memberikan pemahaman mendalam tentang pencegahan stunting melalui pemberian makanan seimbang dan bergizi tinggi. Mereka juga memberikan tips praktis memasak makanan sehat yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi anak-anak.

Penyuluh KB Ahli Muda Dinas P3AKB Pemkab Sidoarjo, Anisa Prabawati menjelaskan peran ibu dalam penurunan stunting adalah menjadi faktor penentu dalam biologis.

"Perempuan tidak hanya membawa janin. Karena mereka juga akan melahirkan generasi penerus bangsa berkualitas. Sehingga perlu diperhatikan pola makan dimulai dari 1.000 hari ibu hamil dan menyusui di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak," urainya.

Sementara Kepala Bidang Peningkatan Kesehatan Masyarakat, Dinkes Pemkab Sidoarjo, Sri Andari menyebut tingginya angka stunting dipengaruhi oleh pola asuh.

"Pola asuh ini sangat mempengaruhi pola makan anak yang kurang memperhatikan tingkat kebutuhan gizi seimbang. Hal ini menjadi pemicu stunting yang masih tinggi," urainya.

Dirinya berharap masyarakat tidak melihat besaran porsi saat memberikan makanan kepada anak. Namun lebih melihat pada kandungan gizi seimbang sesuai kebutuhan anak.

"Makan itu bukan porsinya yang banyak tapi lebih perhatikan pada kandungan kaya akan gizi untuk mencegah stunting pada anak," tandasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo mencatat angka stunting di Sidoarjo menurut SSGI (Survey Status Gizi Indonesia) Tahun 2021 sebesar 14,8 persen, naik pada Tahun 2022 sebesar 16,1 persen. Sedangkan di Tahun 2023 dari Survei Kesehatan Indonesia turun atau menjadi hanya 1 digit.

Dari jumlah anak usia balita di Sidoarjo sebanyak 182.172 anak, yang diperiksa secara rutin di posyandu sebanyak 145.000 anak. Kemudian dari jumlah itu sebanyak 5.000 anak stunting atau sebesar 4 persen dari jumlah keseluruhan. Sosialisasi ini, menjadi langkah nyata TP PKK Kabupaten Sidoarjo dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas. Semakin banyak masyarakat yang teredukasi, semakin besar pula peluang mengurangi angka stunting di wilayah Sidoarjo ini. Hel/Waw

Berita Terbaru

Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mengoptimalkan penanganan banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah.…

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Senin, 04 Mei 2026 13:55 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Teka-teki kematian Kepala Desa (Kades) Buncitan, Mujiono yang meninggal di Kantor Balai Desa Buncitan, Kecamatan Sedati,…

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 22:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana tenang saat kerja bakti warga Dusun Wonogiri, Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, mendadak berubah menjadi…

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo mendadak gempar Minggu (03/05/2026) sore. Sosok pemimpin desa mereka, Mujiono…

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menyambut momentum bersejarah hampir empat dekade pengabdian di dunia pendidikan Islam, Yayasan Al Muslim Jawa Timur secara…