Sidoarjo (republikjatim.com) - SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) dan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo menjalin kerja sama penyelenggaraan dan pengembangan Excellent Tahfidh Program. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) itu dilakukan Waka Kurikulum Smamita Sidoarjo, Irma Rusdiana SPd dan Kepala Kemenag Sidoarjo, H M Arwani MHi di Gedung Kemenag Sidoarjo, Kamis (18/01/2024) kemarin.
Kedatangan rombongan Smamita diterima langsung M Arwani. Menurutnya, dengan ditandatanganinya MoU ini kedua pihak bisa saling berkontribusi meningkatkan mutu pendidikan, khususnya program Tahfidh Al Quran.
"Kami berharap dengan kerja sama ini banyak memberikan manfaat dan pelajaran kepada siswa dan siswi Smamita tentang arti penting menghafal Al Quran. Selain itu, ijazah hafalan siswa Smamita Tahfidz nanti akan dilegalisasi pejabat Kemenag yang berwenang," ujar M Arwani kepada republikjatim.com, Minggu (21/01/2024).
Waka Bidang Al Islam Dan Kemuhammadiyaan (Ismuba), Miftahol Jannah menjelaskan kedatangannya di Kemenag Sidoarjo untuk kerja sama dalam program Tahfidh Al Quran. Di Tahun 2024 ini, Smamita membuka tiga kelas program Tahfidh.
"Kami berharap dengan adanya kerja sama ini, semakin membuat kualitas kelas Tahfidz Smamita menjadi lebih baik dan menjadikan siswa Smamita Istiqomah menjadi generasi Qurani," ungkapnya.
Miftahol menjelaskan isi MoU mengenai program Tahfidh Al Quran diantaranya dauroh dan munaqasah tahfidh. Miftahol Janah menambahkan MoU dengan lembaga lain sangat penting bagi sebuah lembaga pendidikan. Karena, tidak saja untuk kepentingan akreditasi sekolah, melainkan sebagai media sekolah untuk bertukar program dan kegiatan.
"Sekolah akan mendapatkan manfaat untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikannya," jelasnya.
Karena itu, sekolah perlu memperbanyak MoU dengan lembaga lainnya. MoU Smamita dan Kemenag Sidoarjo itu, untuk peningkatan program Tahfidh dan beberapa program lainnya.
"Kami yakin dengan MoU ini SMA Muhammadiyah 1 Taman semakin baik," pungkasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi