Bukti Keseriusan Penanganan Bupati, Angka Kasus Stunting di Sidoarjo Turun 2,4 Persen

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SENAM - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dan istri Ny Sa'adah Ahmad Muhdlor serta Ketua DPRD Sidoarjo senam bersama anak-anak TK di Gedangan, Sidoarjo beberapa waktu lalu.
SENAM - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dan istri Ny Sa'adah Ahmad Muhdlor serta Ketua DPRD Sidoarjo senam bersama anak-anak TK di Gedangan, Sidoarjo beberapa waktu lalu.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus stunting Tahun 2023 di Kabupaten Sidoarjo berhasil mengalami penurunan signifikan hingga sebesar 2,4 persen. Hal ini, berkat berbagai upaya kerjasama lintas sektor di bawah kepemimpinan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali.

Berdasarkan data dari aplikasi e-PPGBM (Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) pada bulan timbang di Posyandu pada Februari 2023 stunting di Kabupaten Sidoarjo mencapai 5,3 persen atau sebanyak 4.986 balita terindikasi stunting. Kemudian, di bulan Agustus 2023 mencapai 3,4 persen atau sebanyak 5.026 balita terindikasi stunting.

Jumlah balita terindikasi stunting itu, memerlukan pemeriksaan lebih lanjut soal balita itu benar terdiagnosa stunting. Jika benar maka perlu dirujuk untuk diperiksa lebih lanjut tim dokter spesialis anak.

"Ini merupakan bukti nyata keseriusan kami (Pemkab Sidoarjo) dalam melakukan percepatan penurunan angka stunting di Sidoarjo," ujar Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor ini kepada republikjatim.com, Rabu (08/11/2023).

Gus Muhdlor yang juga alumni Fisip Unair Surabaya ini menjelaskan keberhasilan percepatan penurunan stunting ini karena adanya sinergi baik antara Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, forum Rumah Desa Sehat (RDS) maupun stakehoder lainnya di Sidoarjo.

"Semua saling bekerja dan bersinergi yang baik untuk tujuan yang sama. Yakni percepatan penurunan stunting," ungkap Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo, Fenny Apridawati menguraikan beberapa upaya tengah digencarkan. Diantaranya, pertama pemberian tablet penambah darah kepada ibu hamil dan remaja untuk mencegah anemia yang menyebabkan resiko tinggi terhadap berat badan bayi rendah.

"Tahun ini kami akan pantau ibu hamil dan remaja yang siap menikah agar benar-benar meminum Tablet Tambah Darah (TTD). Karena berkaca dari tahun sebelumnya, angka stunting tinggi akibat dari prosentase penerima TTD sebesar 87 persen tak sebanding dengan persentase yang meminumnya hanya sebesar 16,4 persen," urai Fenny.

Mantan Kepala Disperindag Pemkab Sidoarjo menguraikan upaya kedua yang dilakukan Dinkes Pemkab Sidoarjo adalah menggencarkan pemberian ASI ekslusif. Sedangkan ketiga, bebas Open Defecation Free (ODF) dengan cara pemberian jamban sehat.

"Pada awal Tahun 2023 sebanyak 6.696 KK yang belum memiliki jamban, saat ini turun sebanyak 1.148 KK menjadi 5.548 KK yang belum memiliki jamban," katanya.

Sedangkan berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) skala nasional Tahun 2021, prevalensi stunting nasional sebesar 24,4 persen. Sedangkan SSGI di Jawa Timur, prevalensi stuntingnya mencapai 23,5 persen dan Kabupaten Sidoarjo 14,8 persen. Untuk SSGI nasional Tahun 2022, prevalensi stunting nasional sebesar 21,6 persen dan Jawa Timur 19,2 persen serta Kabupaten Sidoarjo 16,1 persen. Hel/Waw

Berita Terbaru

Pesannya Jaga Kesehatan dan Doakan Sidoarjo, 1.239 CJH Diberangkatkan Wabup Mimik Idayana dari Pendopo

Pesannya Jaga Kesehatan dan Doakan Sidoarjo, 1.239 CJH Diberangkatkan Wabup Mimik Idayana dari Pendopo

Selasa, 05 Mei 2026 18:32 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 18:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 1.239 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sidoarjo diberangkatkan dalam dua tahap keberangkatan, Selasa…

BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

Senin, 04 Mei 2026 22:45 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo resmi memberlakukan program pembebasan denda pajak daerah mulai 4 Mei hingga…

Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Senin, 04 Mei 2026 22:10 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - SMA Al Muslim Jawa Timur menghadirkan konsep kelulusan yang berbeda dan penuh nilai bermakna melalui kegiatan GraduAction 2026,…

Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mengoptimalkan penanganan banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah.…

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Senin, 04 Mei 2026 13:55 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Teka-teki kematian Kepala Desa (Kades) Buncitan, Mujiono yang meninggal di Kantor Balai Desa Buncitan, Kecamatan Sedati,…