Sidoarjo (republikjatim.com) - Tenaga Kesehatan (Nakes) dan kader kesehatan se Kecamatan Porong mendatangi Pendopo Delta Wibawa dengan wajah berseri, Jumat (29/09/2023). Kedatangan mereka untuk menerima insentif dan honor. Ada 8 Nakes dan 375 kader kesehatan yang menerimanya. Terdapat pula 18 orang kader kesehatan dengan pengabdian lebih dari 40 tahun yang menerima honor dari Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali.
Selain itu, Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini juga memberi beberapa hadiah hiburan kepada mereka. Ada dua sepeda angin dan beberapa alat penanak nasi yang dibagikan kepada para kades kesehatan itu.
Gus Muhdlor yang juga alumni Fisip Unair Surabaya ini meminta untuk tidak memandang nilai nominal insentif dan honor yang didapat para kader kesehatan. Akan tetapi, perhatian pemerintah terhadap pengabdian Nakes dan kader kesehatan yang selama ini sudah membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Sidoarjo itu yang harus diperhatikan.
"Kader kesehatan mempunyai peran besar bagi pembangunan kesehatan. Mereka menjadi ujung tombak pemberian pelayanan kesehatan. Bahkan di tangan mereka derajat kesehatan masyarakat Sidoarjo semakin meningkat," ujar Gus Muhdlor di tengah pembagian honor.
Selain itu, lanjut Gus Muhdlor sejak hari itu, perhatian Pemkab Sidoarjo terhadap pembangunan kesehatan tidak bisa dibantah lagi. Baik itu berupa pembangunan infrastrukturnya maupun penunjangnya.
"Terbukti di tahun ini honor kader kesehatan naik," kata alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.
Gus Muhdlor juga berharap pemberian insentif seperti ini menjadi semangat para kader kesehatan dan tenaga kesehatan dalam menurunkan Angaka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Selain itu, juga ditugaskan menuntaskan angka stunting. Tahun depan diyakini akan berusaha kembali menaikan insentif dan honor yang diterima.
"Di tahun ini juga sudah dimulai pemberian proteksi bagi Nakes dan kader kesehatan saat bekerja. Bahkan mereka sudah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan," urainya.
Diketahui para Nakes yang merupakan bidan dan perawat berpraktek mandiri tahun ini memperoleh insentif sebesar Rp 250.000 perbulan. Mereka menerima langsung selama enam bulan sebesar Rp 1,5 juta. Sedangkan kader kesehatan mendapatkan honor Rp 30.000 perbulan. Honor diterima langsung selama 6 bulan sehingga mereka langsung menerima Rp 180.000.
Tahun ini Pemkab Sidoarjo juga memberikan kenaikan honor kepada kader kesehatan dari Rp 25.000 menjadi Rp 30.000 perbulan. Seluruh kader kesehatan nanti juga akan mendapat fasilitas BPJS Ketenagakerjaan. Hel/Waw
Editor : Redaksi