Penghuni Ngadu Dewan, Bukti Banyak Pengembang Perumahan Bandel Tidak Serahkan Fasum dan Fasos ke Pemkab Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
HEARING - Ketua Komisi C, Suyarno hearing dengan perwakilan Dinas lP2CKTR serta perwakilan penghuni Perum Griya Masangan Asri, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono yang mengadukan Fasum dan Fasos, Selasa (28/03/2023) sore.
HEARING - Ketua Komisi C, Suyarno hearing dengan perwakilan Dinas lP2CKTR serta perwakilan penghuni Perum Griya Masangan Asri, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono yang mengadukan Fasum dan Fasos, Selasa (28/03/2023) sore.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perkembangan kota metropolis Sidoarjo tak sebanding dengan pembangunan Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) yang ada. Terutama, Fasum dan Fasos yang ada di dalam perumahan.

Hal ini lantaran masih banyak pengembang bandel yang enggan menyerahkan Fasum dan Fasosnya ke Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (P2CKTR) Pemkab Sidoarjo. Alasannya, tak menyebabkan Fasum dan Fasos itu cukup banyak, mulai dari pengembang sudah hengkang (meninggalkan) Kota Delta hingga rumitnya dokumen administrasi penyerahan Fasum dan Fasos itu.

Padahal, selama ini faktanya Kota Bandeng dan Udang ini masih menjadi primadona pengembang untuk berinvestasi dan membangun berbagai jenis perumahan. Bahkan juga menyiapkan berbagai fasilitas yang selalu menggoda calon pembeli.

Bukti lainnya masih ada selisih jumlah penduduk Sidoarjo saat malam dan siang hari dengan selisih sekitar 500.000 warga. Sayangnya, tingginya minat pengusaha (pengembang) perumahan tidak dibarengi kesadaran untuk melaksanakan kewajibannya sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 10 Tahun 2019. Hal ini juga dikarenakan minimnya pengawasan yang dilaksanakan Pemkab Sidoarjo.

"Sampai hari ini, di Sidoarjo masih sangat banyak pengembang perumahan yang tidak mau menyerahkan fasilitas umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos)-nya ke Pemkab Sidoarjo. Para pengembangan perumahan membandel ini mulai menjadi perhatian serius anggota dan pimpinan Komisi C DPRD Sidoarjo," ujar Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Suyarno saat menerima pengaduan para penghuni Perum Griya Masangan Asri, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Selasa (28/03/2023) sore.

Selain itu, Suyarno yang juga ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sidoarjo ini menambahkan dalam peraturannya sudah jelas. Yakni pengembang wajib menyerahkan Fasum dan Fasos kepada Pemkab Sidoarjo jika unitnya sudah terjual lebih dari 50 persen.

"Prakteknya di Sidoarjo sekarang, banyak pengembang setelah unit rumahnya terjual semua, ditinggal begitu saja oleh pengembang. Padahal kalau ada kerusakan Fasum dan Fasos yang perlu diperbaiki, anggaran dari Pemkab Sidoarjo tidak bisa masuk. Akibatnya, yang dirugikan adalah masyarakat atau penghuni perumahan yang awalnya konsumen perumahan, bukan pengembang atau pihak PT," tegas Suyarno yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo ini.

Sedangkan dalam hearing antara Komisi C DPRD Sidoarjo, warga (penghuni perumahan), pengembang Perum Griya Masangan Asri Desa Masangan Wetan Sukodono dan perwakilan Dinas P2CKTR Pemkab Sidoarjo merupakan kasus lama. Bahkan menjadi salah satu kasus belum diserahkannya Fasum dan Fasos ke Pemkab oleh pengembangan.

"Tercatat kasus perumahan di Masangan Wetan ini bukan satu satunya kasus. Masih banyak sekali kasus lainnya yang hampir sama pokok masalahnya dan isi pengaduan ke dewan kasusnya mirip serta serupa semuanya," urai politisi PDI Perjuangan Dapil III (Wonoayu, Tulangan, Prambon dan Krembung) ini.

Karena itu, Suyarno memberi tenggang waktu 3 bulan bagi pengembang perumahan Perum Griya Masangan Asri, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo untuk melengkapi berkas serah terima Fasum dan Fasosnya itu.

"Tadi mereka (pengembang PT Prasetyo Jaya Makmur Abadi) janjinya 3 bulan menyiapkan segala berkas penyerahan fasum itu," jelasnya.

Sementara Ketua RW 08 Perumahan Griya Masangan Asri, Asriyoko mengaku bersama ratusan warganya sudah menempati perumahan itu sejak Tahun 2009 lalu. Akan tetapi hingga kini Fasum dan Fasosnya belum diserahkan ke Pemkab Sidoarjo. Akibatnya kerusakan tidak bisa segera diperbaiki.

"Kami minta dewan membantu agar pengembang segera menyerahkan Fasum dan Fasosnya ke Pemkab Sidoarjo. Agar kerukunan Fasum mulai jalan dan semuanya bisa diperbaiki menggunakan anggaran bantuan Pemkab Sidoarjo," pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Selasa, 03 Feb 2026 17:11 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 17:11 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Anggota DPR RI, Arzeti Bilbina menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar kebangsaan yang menjadi tugas anggota DPR dan MPR RI…

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Usai berhasil merobohkan tembok batas di ujung Perumahan Mutiara Regency Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo mendadak petugas…

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi meresmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Sabtu…

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo tengah memacu akselerasi layanan air bersih bagi masyarakat Sidoarjo.…

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus afirmasi atas berbagai…

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam merayakan usia setengah abad, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo menggelar rangkaian Milad ke 50 dengan mengusung…