Gus Muhdlor Apresiasi Kekompakan Warga Gedangan Bangun Musala Terdampak Proyek Frontage Road

republikjatim.com
BATU PERTAMA - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali meletakkan batu pertama pembangunan Musala Al Jannah Desa/Kecamatan Gedangan, Sidoarjo karena terdampak pembangunan proyek Frontage Road, Jumat (09/12/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Musala Al Jannah Desa/Kecamatan Gedangan, Sidoarjo bakal dibangun Pemkab Sidoarjo lebih indah. Tempatnya tidak jauh dari lokasi musala lama yang terkena dampak relokasi pembangunan proyek Frontage Road (FR) Waru - Buduran.

Peletakan batu pertama pembangunan musala itu dihadiri Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, Jumat (09/12/2022). Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini hadir untuk melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan musala baru itu.

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Acara peletakan batu pertama ini juga dihadiri Camat Gedangan dan beberapa perwakilan OPD, Kepala Desa Gedangan, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta warga setempat.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengapresiasi kekompakan warga Desa Gedangan dalam membangun musala baru itu. Baginya, hal seperti ini tidak hanya menjadi catatan yang indah di dunia saja. Tetapi juga menjadi catatan amal jariyah di akhirat kelak.

"Saya yakin ini akan jadi catatan indah,  juga catatan amal jariyah. Bukan hanya bagi yang punya tanah, tetapi juga bagi siapapun yang rela berkorban tenaga dan pikiran untuk jalan (frontage). Selama dilewati orang, selama itu pula semua dapat transferan pahala," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Jumat (09/12/2022).

Baca juga: Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo, Dwi Eko Saptono yang ikut mendampingi peletakan batu pertama menjelaskan nantinya musala Al Jannah akan dibangun 2 lantai. Luas bangunannya 103 meter persegi dengan kapasitas kurang lebih 51 jamaah.

"Untuk musala yang baru ini kapasitasnya lebih besar satu setengah kali lipat dari yang lama. Sedangkan luas bangunan dua kali lipat dari musala sebelumnya yang terdampak pembangunan Frontage Road," tegas Dwi.

Baca juga: DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Sementara Musala Al Jannah sejatinya adalah musala pengganti yang sebelumnya berada di area Proyek Frontage Road. Melalui musyawarah antara Pemkab Sidoarjo dan warga, tercapailah kesepakatan bersama yakni dibangun kembali musala pengganti yang lokasinya tak jauh dari lokasi musala lama. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru