Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali terus mengevaluasi pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo. Lewat layanan respon cepat bebas pulsa 112, warga Sidoarjo dipersilahkan melaporkan semua keluhan yang menyangkut pelayanan yang diberikan Pemkab Sidoarjo.
Seperti melihat jalan berlubang, jalan rusak, pelayanan publik di desa/kelurahan, kecamatan, pelayanan Dispendukcapil, pelayanan kesehatan di Puskesmas dan RSUD, layanan pendidikan sekolah yang jadi kewenangan Pemkab Sidoarjo. Yakni tingkat SD dan SMP Negeri dan juga pelayanan Air PDAM.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Laporan masyarakat yang masuk lewat call center 112 langsung direspon petugas dan instansi terkait. Sejak dilaunching Juni 2022 lalu, jumlah pengaduan rata-rata per minggu capai 100 - 150 laporan. Laporan yang masuk beragam, mulai dari lampu JPU padam, penanganan medis darurat, kebakaran, pohon tumbang, derek mobil, kecelakaan di jalan, Kamtibmas, jalan rusak, layanan catatan sipil hingga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODJG).
Termasuk, juga laporan adanya hewan berbahaya seperti ular yang memasuki rumah. Petugas dengan cepat merespon semua laporan yang masuk untuk memberi pertolongan dan penanganan darurat.
"Prioritas kami satu, memberikan pelayanan publik yang terbaik bagi warga Sidoarjo. Layanan call center 112 bebas pulsa ini bisa dimanfaatkan warga untuk melaporkan apa saja yang terkait dengan fasilitas dan layanan publik Pemkab Sidoarjo," ujar Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini kepada republikjatim.com, Minggu (20/11/2022).
Dari sekian laporan yang masuk, kata Gus Muhdlor ada jenis laporan yang penyelesaiannya membutuhkan waktu. Seperti laporan jalan rusak yang penanganannya membutuhkan waktu karena penyiapan material. Meski demikian, Gus Muhdlor menyampaikan pihaknya akan mengevaluasi kecepatan respon instansi terkait agar semua pengaduan yang masuk lewat call center 112 dapat tertangani dengan cepat. Tidak terkecuali laporan warga terkait jalan rusak.
"Begitu juga dengan layanan catatan sipil dan pelayanan Air PDAM yang sering mendapat pengaduan masyarakat juga tidak luput dari evaluasi," imbuh Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.
Bagi Gus Muhdlor selama ini, laporab jalan rusak yang paling banyak dikeluhkan masyarakat, terutama pada musim hujan banyak pengaduan yang masuk. Solusinya, selain memaksimalkan betonisasi sampai ke jalan desa, perbaikan jalan aspal yang rusak berlubang juga kita upayakan cepat penanganannya.
"Kemudian yang banyak menerima laporan pengaduan adalah layanan catatan sipil dan PDAM. Ini juga akan kita evaluasi dan kita cari akar masalahnya," tegas Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.
Selain itu, Putra KH Agoes Ali Masyhuri Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat Lebo ini menambahkan rata-rata laporan masyarakat yang masuk ke 112 sudah tertangani dan direspon dengan cepat.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Untuk laporan lainnya, seperti pohon tumbang, kecelakaan di jalan, Kamtibmas, ODGJ, ular memasuki rumah dan jenis laporan umum lainnya sudah dapat tertangani dengan cepat. Semua kita evaluasi sekarang. Tinggal kecepatan penanganan jalan aspal yang berlubang," jelasnya.
Sementara Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Sidoarjo, Didik Tri Wahyudi menegaskan petugas call center 112 siap siaga 24 jam menerima laporan maupun pengaduan yang masuk dari masyarakat. Laporan itu, lanjut Didik, langsung diteruskan ke instansi terkait agar segera mendapatkan penanganan.
"Call center 112 terhubung dengan semua OPD. Mereka kerja sampai 3 shift on call 24 jam melayani masyarakat. Kami juga punya instagaram @112sidoarjo yang bisa dilihat masyarakat untuk melihat penanganan dan laporan jumlah pengaduan yang sudah tertangani, " pungkasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi