Mendadak Ditabrak Dan Dilindas Motor Gangster, Remaja di Sidoarjo Dibacok Gergaji Pemotong Es Hingga Dipenuhi Luka

republikjatim.com
LUKA - Kondisi korban pengeroyokan DPW (16) warga Kecamatan Taman, Sidoarjo yang sekujur tubuhnya dipenuhi luka dan dibalut perban usai dirawat di rumah sakit karena luka akibat dikeroyok massa, Rabu (09/11/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib apes dialami seorang remaja DWP warga Kecamatan Taman, Sidoarjo. Remaja berusia 16 tahun ini mengaku menjadi korban penganiayaan gerombolan pemuda yang diduga gangster yang dilengkapi senjata tajam (sajam) di kawasan Perumahan Griya Taman Asri, Desa Tawangsari, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Jumat (04/11/2022) sekitar pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, peristiwa keji yang dialami korban (DPW) bermula saat korban bersama-sama teman-temannya, hendak pulang dari nongkrong. Saat arah pulang, motor yang ditumpangi mogok. Seketika korban berinisiatif mendorong sepeda motornya itu.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Saat saya mendorong motor, tiba-tiba dari belakang muncul gerombolan orang yang langsung menabrak saya dari belakang. Jumlahnya belasan orang memakai baju dan jaket hitam. Kemudian, saya terjatuh dan teman saya lari menyelamatkan diri. Saat saya jatuh langsung dilindas motor gerombolan itu," ujar DPW, Rabu (09/11/2022).

Saat itu, korban mengaku tidak bisa menghindar lagi. korban hanya berpikir jika gerombolan itu adalah para pelaku begal.

"Saat itu, saya sudah pun pasrah. Kalau misalnya motor saya diambil, saya pun pasrah," imbuhnya.

Karena korban terjatuh itulah, gerombolan gengster ini langsung beramai-ramai memukuli korban. Setelah dipukuli, korban juga diseret ke samping arah semak-semak sambil diteriaki.

"Ayo disayurin, ayo disayurin," ucap DWP menirukan teriakan para pelaku malam itu.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Nah, ketika berada di semak-semak itulah, korban dibacok dengan sajam.

"Seingat saya sajam para pelaku itu ada celurit, gergaji pemotong es batu, pedang dan saya juga dilempari batu," urainya.

Orangtua korban, Wahyudi mengaku malam itu merasa kaget ketika anaknya diantar satpam komplek perumahan. Apalagi, anaknya dalam kondisi mengalami luka parah.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Malam itu, anak saya dibawa satpam ke rumah. Kondisinya sudah terluka parah. Ada sekitar 10 titik luka akibat benda tajam yang bersarang ditubuh anak saya. Tanpa berpikir panjang, saya langsung larikan anak saya ke Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo untuk segera mendapat perawatan," ungkap Wahyudi.

Sementara secara terpisah Kanit Reskrim Polsek Taman, Iptu Aman Prasetyo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian pengeroyokan itu terjadi di wilayahnya.

"Tadi malam saya sama anggota juga sudah ke Rumah Sakit tempat korban dirawat untuk memastikan kondisi korban," pungkasnya. Zak/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru