Rayakan Hari Santri Nasional 2022, Warga Binaan Lapas Sidoarjo Terima Tausiah Dari Ulama Lebanon

republikjatim.com
PEMBINAAN - Lapas Kelas IIA Sidoarjo memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022 dengan menggelar pembinaan kepribadian bagi warga binaan diisi langsung dengan tausiah seorang ulama Lebanon, Syekh Habib Thariq Ghannam Al Hasani, Sabtu (22/10/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lapas Kelas IIA Sidoarjo memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022 dengan menggelar pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Lapas yang terletak di jantung Kota Delta ini diisi langsung dengan tausiah seorang ulama dari Lebanon, Syekh Habib Thariq Ghannam Al Hasani.

"Selain memperingati Hari Santri Nasional, kegiatan ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW," ujar Kalapas Sidoarjo, Teguh Pamuji kepada republikjatim.com, Sabtu (22/10/2022).

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Teguh menjelaskan momentum ini menjadi sarana untuk meningkatkan ketaqwaan warga binaannya. Sehingga, para warga binaan bisa tenang menjalani pembinaan di dalam Lapas Sidoarjo.

"Kami wajibkan bagi yang muslim untuk ikut, baik yang laki-laki maupun perempuan. Karena ini memang menjadi pembinaan khusus," ungkap Teguh.

Para warga binaan tampak antusias dan khusyuk mengikuti kegiatan. Karena kapasitas masjid yang terbatas, warga binaan meluber hingga lapangan Lapas Delta.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Kami sediakan translator agar warga binaan bisa memahami materi dakwah yang disampaikan Syekh Thariq," tegasnya.

Sementara itu, Syekh Thariq mengulas dua materi besar. Pertama terkait teladan dan mukjizat Rasulullah Muhammad SAW.

"Beliau (Nabi Muhammad SAW) adalah teladan. Kita harus menjadikannya contoh dalam setiap aspek kehidupan kita, termasuk saat kita diberikan ujian dengan musibah," urainya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Untuk itu, Syekh Thariq berharap para warga binaan bisa sabar dalam menjalani ujian dengan menjalani masa pidana di Lapas ini, justru, masa-masa ini harus dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Setelah keluar dari Lapas, harus menjadi insan yang bertaubat dan kelak dapat bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya," pesannya. Kem/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru